Created on App

"Saya Yakin Taruhannya Harakiri, Gak Akan Bisa" Problem RUU Cipta Kerja yang Digadang-gadang Bisa Atasi Masalah Pengangguran Indonesia

Pengangguran meningkat, lapangan kerja lambat pertumbuhannya
0
L. Asili Weru @_asiliweru

Benarkah ancaman pengangguran dan kemiskinan semakin tinggi menjadi alasan RUU Cipta Kerja harus segera disahkan? Tentu terdengar heroik sekali alasan ini. Tp, alasan ini selalu cacat & timpang jika kita konfrontasi dng realitas statistik. Mari coba kita bedah. twitter.com/tubirfess/stat…

03/07/2020 00:13:16 WIB
L. Asili Weru @_asiliweru

Menurut BPS, per Februari 2020, angkatan kerja di Indonesia mencapai 137,910.000 jiwa. Angka ini menurut BPS berasal dr definisi bhw angkatan kerja adl mrk yg berumur 15 thn ke atas (tdk termasuk yg masih duduk di bangku sekolah). bps.go.id/subject/6/tena…

03/07/2020 00:16:10 WIB
L. Asili Weru @_asiliweru

Angka 137,91 juta jiwa per Feb 2020 itu naik 1,73 juta orang dibanding Feb 2019. Sejak Feb 2018 s/d Feb 2019, kenaikan sendiri oleh BPS dicatat sekitar 2,24 juta jiwa. Artinya dlm 2 thn terakhir (Feb 2018-Feb 2020) ada penambahan hampir 4 juta jiwa tenaga kerja di Indonesia.

03/07/2020 00:19:32 WIB
L. Asili Weru @_asiliweru

Penambahan signifikan setiap tahun terutama dipicu oleh angka lulusan SMA yg tdk mampu melanjutkan studi ke bangku kuliah (spt pengalaman saya pribadi), atau mrk yg terpaksa putus sekolah krn persoalan biaya, dll.

03/07/2020 00:20:52 WIB
L. Asili Weru @_asiliweru

Angka lulusan SMA setiap thn cukup signifikan. BPS mencatat setiap thn sekitar 750.000 angkatan kerja baru berasal dr kalangan ini. Mencapai setengah dr rerata penambahan angkatan kerja setiap tahun yg mencapai hampir 1,5 juta jiwa di Indonesia.

03/07/2020 00:22:53 WIB
L. Asili Weru @_asiliweru

Menurut Bappenas, di rentang 2015-2018, Pemerintah telah berhasil menciptakan 9,38 juta lapangan kerja. Dianggap melampaui target. Data tsb mendaku jumlah pengangguran turun 40.000 orang, sehingga TPT telah berhasil diturunkan menjadi 5,34% thn 2018. bit.ly/31AdRVj

03/07/2020 00:27:20 WIB
L. Asili Weru @_asiliweru

Di thn 2019, BPS merilis bhw ada 129,36 juta org yg mendapat pekerjaan. Bertambah 2,29 juta orang dari Februari 2018. Lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase penduduk di sektor jasa (0,43 persen poin). bit.ly/3dSnnFF

03/07/2020 00:29:42 WIB
L. Asili Weru @_asiliweru

Thn 2020, BPS mencatat jumlah angkatan kerja di Indonesia sebanyak 131.005.641 orang. Persentase penduduk yang bekerja thd angkatan kerja mencapai 94,66 %. Perempuan berada di angka kurang dr 40%.

03/07/2020 00:33:20 WIB
L. Asili Weru @_asiliweru

Saat ini 56 % angkatan kerja Indonesia adl sektor informal. Apa itu sektor informal? Ini sektor ekonomi yg terdiri atas unit usaha berskala kecil yg memproduksi & mendistribusikan barang & jasa. Tujuan utama menciptakan kesempatan kerja & penghasilan tambahan bagi pelaku usaha.

03/07/2020 00:35:57 WIB
L. Asili Weru @_asiliweru

Nah, jika melihat komposisi data di atas, maka dpt disimpulkan secara generik bhw daya topang ekonomi Indonesia berada di pundak sektor pekerja informal. Spt PKL. Skrg pertanyaannya. Dari mana datangnya para pekerja informal ini?

03/07/2020 00:39:25 WIB
L. Asili Weru @_asiliweru

Menurut analisa dari @KATADATAcoid yg mengutip BPS, perkembangan sektor informal dpt dipandang dr 2 sisi. 1) Perkembangan ekonomi digital & teknologi memacu tumbuhnya wiraswasta secara online dan mandiri. Selain itu, pertumbuhan sektor informal jg dipengaruhi oleh karakteristik

03/07/2020 00:41:57 WIB
L. Asili Weru @_asiliweru

... kaum milennial yg cenderung memilih jam kerja fleksibel. Sisi lain, tumbuhnya pekerja informal jg disebabkan alternatif TERAKHKIR utk skadar dpt pekerjaan. Selain itu, pembangunan yg tdk merata jg jadi faktor pendorong pertumbuhan sektor informal. bit.ly/2BWVrTZ

03/07/2020 00:43:37 WIB
L. Asili Weru @_asiliweru

Yg patut digarisbawahi ada 2. 1. Tumbuhnya angka pekerja informal disebabkan oleh ketiadaan alternatif. Jd kerja informal adl pilihan TERAKHIR & bkn pilihan utama. 2. Pembangunan yg tdk merata di Indonesia mendorong geliat tumbuh sektor informal.

03/07/2020 00:45:35 WIB
L. Asili Weru @_asiliweru

1. Tiadanya alternatif. Kerja-kerja informal (ato bhs kerennya disebut kerja immateriil) memiliki beban & bahaya yg jauh lebih beragam. Semisal ketiadaan kontrak kerja, waktu kerja yg lebih panjang & tdk teratur & ketiadaan jaminan bagi pekerja (cuti, asuransi kesehatan, dll).

03/07/2020 00:47:43 WIB
L. Asili Weru @_asiliweru

2. Dampak pembangunan yg tdk merata. Kita semua tau, klo pembangunan di Indonesia itu lebih mendasarkan diri pd aspek infrastruktur & industri ekstraktif yg tdk ramah lingkungan. Kecenderungan ini menyaratkan ketersediaan tanah yg cukup sbg aspek penting dlm perputaran kapital.

03/07/2020 00:51:32 WIB
L. Asili Weru @_asiliweru

Kebutuhan akan tanah yg tinggi (utk pembangunan jalan raya, rel kereta api, tambang emas, batu bara, perkebunan kelapa sawit, industri kertas, dll) tentu saja menyasar daerah desa & hutan yg selama ini didiami oleh Masyarakat Adat & petani. Penyebab konflik agraria berkelanjutan.

03/07/2020 00:53:27 WIB
L. Asili Weru @_asiliweru

Konflik agraria yg berkelanjutan tsb menyebabkan penghancuran & penggusuran ruang hidup petani & Masy. Adat. Akibat langsung adl migrasi dlm jumlah besar ke daerah perkotaan (urbanisasi) utk mendapatkan ruang hidup baru & menghindari konflik asimetris dng Negara (yg pake senjata)

03/07/2020 00:55:10 WIB
L. Asili Weru @_asiliweru

Urbanisasi sdh dr zaman Adam masih pedekate ama Hawa, sdh dianggap sbg penyebab pengangguran terbuka di daerah perkotaan, pemicu naiknya angka kriminalitas & memburuknya ruang hidup di perkotaan krn bersesak-sesak ria (kepadatan maksudnya).

03/07/2020 00:56:19 WIB
L. Asili Weru @_asiliweru

Kepadatan penduduk yg ruang hidupnya digusur di desa & kampung, kemudian memilih tinggal di pemukiman2 kumuh di perkotaan. Krn desakan ekonomi yg keterlaluan, mrk tdk akan peduli soal2 spt sanitasi, regulasi, dll yg sering jd alasan utk mengusir mrk dr ruang hidup yg skrg ini.

03/07/2020 00:58:10 WIB
L. Asili Weru @_asiliweru

Jd, klo RUU Cipta Kerja disahkan, apakah problem2 di atas akan selesai? Saya yakin taruhan harakiri. Gak akan bisa. RUU Cipta Kerja justru akan dipake utk memperluas penggusuran di desa & wilayah adat. Akan memperbanyak jumlah penggangguran di kota2. Meningkatnya kriminalitas.

03/07/2020 00:59:22 WIB
L. Asili Weru @_asiliweru

RUU Cipta Kerja bkn hanya berupa sentralisasi kekayaan di tangan segelintir org, tp jg berarti menjadikan iklim kompetisi kerja di kota semakin brutal & tdk manusiawi, memperburuk ruang hidup di kota. Yg akhirnya akan menjadi sebab knp kota kemudian menjadi sebab org depresi.

03/07/2020 01:00:59 WIB
L. Asili Weru @_asiliweru

Jika RUU Cipta Kerja disahkan, maka angka pemerkosaan & pelecehan thp perempuan akan tinggi (krn meningkatnya angka kriminalitas & depresi urban selain krn faktor patriarki & rendahnya kesetaraan gender), persekusi thd LGBTQ jg akan semakin meningkat.

03/07/2020 01:02:56 WIB
L. Asili Weru @_asiliweru

Sementara di kampung2 & wilayah adat, petani & Masy. Adat akan tersingkir & jd korban kriminalisasi klo melawan. Hutan semakin rusak & biodiversitas akan berada di ambang kepunahan. Pindah ke kota, mrk akan jd pekerja yg paling rentan dieksploitasi di pabrik2 krn tdk sekolah.

03/07/2020 01:04:59 WIB
L. Asili Weru @_asiliweru

Itu knp semua kelompok (mo itu aktivis perempuan & lingkungan, aktivis LGBTQI, kelompok Masy. Adat, serikat petani & buruh) menolak RUU Cipta Kerja. Krn RUU ini memang adl awal dr domino petaka yg ironisnya akan jauh lebih buruk dr apa yg terjadi 15 thn terakhir di Indonesia.

03/07/2020 01:07:05 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!