(Mau Ngomong Aja Takut) Pembahasan Mengenai Toxic Positivity, Saat Ucapan Penyemangat Malah Terasa Menyengat dan Mengandung 'Racun'

Thread by: dr. @jiemiardian & dr. @ndreamon
2
Jiemi Ardian @jiemiardian

Psychiatrist Siloam Hospital Bogor | Advisor @ibunda_id | Book Author | ☎️ Appointment Siloam Bogor 085775773900 | Online Consultation: Aido Apps

instagram.com/jiemiardian/

Jiemi Ardian @jiemiardian

Toxic positivity Apa itu? Apa yang termasuk di dalamnya? Apa yang tidak termasuk? Apakah sama dengan memberi semangat? Mari kita simak utas lambat ini. Maaf kalo lama updatenya, soalnya masih sambil praktek. Boleh simpen dulu buat baca nanti -a thread pic.twitter.com/nWuC712dz4

03/07/2020 16:26:53 WIB
Jiemi Ardian @jiemiardian

Toxic positivity itu overgeneralisasi inefektif keadaan bahagia dan optimis dalam semua situasi kehidupan (tanpa perduli apa itu). Tujuannya menyangkal/meniadakan penderitaan dan emosi dari lawan bicara, dan dengan segera berharap dia menjadi positif. pic.twitter.com/3sgkaNHWSL

03/07/2020 16:32:44 WIB
Jiemi Ardian @jiemiardian

Oke jadi toxic positivity ini adalah - overgeneralisasi - tidak efektif - menyangkal emosi - berharap emosi langsung berganti - tidak perduli konteks - harus optimis/ bahagia Kata “semangat” bisa jadi toxic kalau memenuhi unsur ini, tapi bisa jadi penyemangat jika tidak memenuhi

03/07/2020 16:37:43 WIB
Jiemi Ardian @jiemiardian

Rule selanjutnya Komunikasi itu soal dua arah 1. Pemberi pesan 2. Penerima pesan Komunikasi disebut tepat itu ketika penerima pesan mendapatkan pesan sama seperti maksud pemberi pesan. Jika tidak sama, maka komunikasinya salah. Cara memproses pesan perlu diubah.

03/07/2020 16:43:01 WIB
Jiemi Ardian @jiemiardian

Jika penerima pesan merasa tidak dimengerti, dihakimi, bersalah atas perasaannya, takut, makin sedih, padahal kamu sedang memberi semangat cek dulu jangan-jangan cara memberi semangatnya salah Komunikasi tidak dinilai dari maksud pemberi pesan, tapi pesan yg ditangkap penerima

03/07/2020 16:46:09 WIB
Jiemi Ardian @jiemiardian

“Susah amat dok cuma mau kasi semangat” Nggak sesulit itu kok, cara memberi semangat ga sekaku kalimat konten yang suka saya tulis juga. Tapi ada beberapa prinsip yang perlu kita ikuti dalam memberi respons teman yang sedang bercerita, agar ga jadi toxic positivity

03/07/2020 16:47:26 WIB
Jiemi Ardian @jiemiardian

Ada dua istilah yang perlu kita pahami dulu sebelum lanjut Validasi & Invalidasi Validasi itu kita menerima emosi (nggak kita sangkal) lawan bicara dan berusaha memahami pikirannya Invalidasi itu kita menyangkal emosi lawan bicara tanpa berusaha memahami pikirannya pic.twitter.com/bYdmoj9Vjo

03/07/2020 17:00:12 WIB
Jiemi Ardian @jiemiardian

Yang divalidasi itu perasaannya, bukan tindakannya Jadi bisa aja kita pahami perasaannya tapi ga setuju tindakannya. Boleh banget kalo gini “Aku paham kamu sedih, tapi aku ga setuju kamu jadi nyakitin diri” Ini tetap validasi, bukan toxic positivity

03/07/2020 17:03:49 WIB
Jiemi Ardian @jiemiardian

Toxic positivity itu dasarnya invalidasi, seakan mau bicara “kamu ga boleh ngerasa sedih/takut/cemas dan sejenisnya)” Bukan sekadar isi kalimat tunggalnya, tapi konteks kejadian dan cara penyampaian juga perlu dipertimbangkan. Termasuk cara memperlakukan emosi oleh lawan bicara.

03/07/2020 20:51:07 WIB
Jiemi Ardian @jiemiardian

Nah itu dari sisi yang bicara Bagaimana dari sisi yang mendengar? Kan komunikasi katanya tadi dua komponen. Nah kalau untuk yang mendengar, tidak semua yang positif itu toksik. Tidak semua dukungan itu toksik. Ini bukan hanya soal positif Vs negatif.

03/07/2020 20:58:20 WIB
Jiemi Ardian @jiemiardian

Ketika lawan bicara berkata “ayo kamu bisa” tapi sebelumnya ada gesture/sikap/kalimat lain yang menerima emosi, maka ga bisa otomatis kita bilang sebagai toxic positivity Jangan kita yang jadi orang toxic ke orang baik karena kita sibuk ngelabel “toxic positivity”

03/07/2020 21:03:03 WIB
Jiemi Ardian @jiemiardian

Bagaimana biar ga toxic positivity? - Yang bicara, ijinkan lawan bicara mengekspresikan emosi. Jangan generalisasi semua kejadian harus positif/optimis/baik. - Yang mendengar, jangan buru-buru melabel toxic karena sedang diberi kalimat positif Sesuaikan dengan konteksnya

03/07/2020 21:14:09 WIB
Taaan @imaboba

@jiemiardian Aku orang yg pesimis bgt, kalau dipaksa optimis jadi ngedown. Tapi ada temenku yg optimis dr sananya dikasih kata2 positif dianya tambah semangat. Jd ya bener, tergantung konteks+orangnya

03/07/2020 16:50:46 WIB
KAI @kikikhairi

@imaboba @jiemiardian Ihh bener ini, aku orgnya optimis kali ya jd kl lg ngedown dikasitau kata2 yg org2 blg sbg kata toxic positivity kyk 'jangan nyerah' atau 'ayo semangat' malah jadi bneran semangat dan ga mau nyerah. Malah suka blg ke diri sndr 'masa gini doang nyerah, ayolah'

03/07/2020 17:01:23 WIB
@simbah_millenial @SimbahMilenial

@kikikhairi @imaboba @jiemiardian Ya. Tergantung tipikal orangnya juga. Tp yg paling menentukan ya cara si pemberi pesan mengkomunikasikan pesannya secara efektif

03/07/2020 17:07:28 WIB
KAI @kikikhairi

@SimbahMilenial @imaboba @jiemiardian Iya, trs jg siapa yg ngomong pengaruh, sberapa dkt kita sm org tersebut. Kalo org yg kita ga nyaman yg ngomong gt mungkin bakal jd toxic aja yg keluar dr mulutnya 😅

03/07/2020 17:18:20 WIB
🍁Autumn🍁Leaf🍁 @Petercantropoes

@jiemiardian Apalagi niatnya nyemangatin orang, tapi pakai ngambil contoh dirinya yang menurutnya udah dapat banyak banget achievement dalam hidup.. asli inferior sampah & absurd banget 😂

03/07/2020 20:59:43 WIB
Hani @nurhanifah_RT

@Petercantropoes @jiemiardian dihh bener, sering bgt dapet yang begini udh kayak step2 hidup tiap orang sama saja kayak dia pas lagi disemangatin dalam hati berkata "memang gue, elo?"

04/07/2020 08:29:03 WIB
Tara @tarayp_

@jiemiardian Kadang juga, perasaan tulus dari si pemberi pesan juga perlu ga si dok? Saya seringkali denger kalimat "semangat" tapi rasanya beda. Ada yang berasa tulus, sampe bergetar dan keinget "oh iya, ini akan berlalu" Ada yg ga berasa, malah cenderung "keknya ni orang ga dengerin"

03/07/2020 23:35:00 WIB
Teteng @tatandurparii

@jiemiardian Bener bgt dok. Harus bisa baca situasi dan memahami si pencerita juga biar bisa menyesuaikan konteks jadi jatohnya ga toxic positivity

03/07/2020 23:39:29 WIB
Irma Hah @_AmaliyaHanum

@jiemiardian Kayak ngomong ke anak yang aku pelajarin. "Mama tau kamu marah. Tapi kalau sambil mukul-mukul mama itu tetep gak baik." Atau, "Mama juga gak suka minum obat. Pait. Gak enak. Tapi mama lebih pengen sehat, makanya obat paitnya mama minum." Iya gak dok?? 😅

04/07/2020 05:34:47 WIB
Gloriz bukan Glory atau Gloria @glorizna_

@jiemiardian Yayy baru tadi siang ngequote tweet pak jiemi ke orang yang gak peduliin balasan orang curhat krn belum paham toxic positivity does exist 🙂👍🏻

03/07/2020 16:39:03 WIB
Load Remaining (24)

Comment

No comments yet. Write yours!