Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

Kami Dipukuli, Ditendang dan Wajah Kami Dibekap Hingga Pingsan: Surat Dari Balik Jeruji Besi Tahanan Vandalisme Kelompok "Anarko" di Tangerang, Ceritakan Kekerasan dan Intimidasi Selama Penangkapan

Penangkapan dan proses hukum Rio, Riski Riyanto dan Riski Julianda diwarnai dengan berbagai pelanggaran hak
0
Lokataru Foundation @lokataru_id

Sudah Ditangkap, Saatnya Disiksa. Penangkapan dan proses hukum Rio, Riski Riyanto dan Riski Julianda diwarnai dengan berbagai pelanggaran hak atas fair trial (peradilan yang adil) dan sarat akan pelanggaran hak-hak asasi manusia. Apa saja fakta yang ditemukan? pic.twitter.com/OY3K8gDnoH

24/06/2020 13:06:36 WIB
Expand pic
Expand pic
Lokataru Foundation @lokataru_id

Pelanggaran terhadap kelompok “Anarko” bukan hal yang baru terjadi. Dalam laporan yang berjudul “Kaus Hitam dan Paranoia Negara”, kami menghimpun sejumlah pelanggaran hak dan stigmatisasi terhadap kelompok “Anarko” di Indonesia.

24/06/2020 13:06:37 WIB
Lokataru Foundation @lokataru_id

Pantauan kami menunjukkan selama dua tahun terakhir ada peningkatan signifikan dari fobia dan stigma yang sengaja ditanam dan disematkan negara terhadap kelompok Anarko. Simak selengkapnya “Kaus Hitam dan Paranoia Negara” di bit.ly/ParanoiaNegara

24/06/2020 13:06:38 WIB
kurungkurawal @pesugihanInject

@fa_syaviar @lokataru_id @Dandhy_Laksono Anarko- adalah sebuah kata awalan yang mengacu kepada "anarki" atau "anarkisme". Anarkisme sendiri yaitu suatu paham, ideologi, ataupun filosofi (1)

24/06/2020 17:57:10 WIB
Kolektif Kucing Kampung @KolektifKucing

SURAT DARI TAHANAN VANDALISME TANGERANG! Kami dipukuli, ditendang dan wajah kami dibekap hingga pingsan! pic.twitter.com/9ndDvRptcm

24/06/2020 15:55:27 WIB
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Kolektif Kucing Kampung @KolektifKucing

SURAT DARI BALIK TRALIS!! Kami sudah ditahan berbulan-bulan, diisolasi tidak boleh bertemu keluarga. Pada penangkapan awal, kami diintimidasi, polisi tidak langsung menjelaskan maksud kedatangannya. Mereka memaksa kami ikut ke Kantor. Kami berdebat.

24/06/2020 15:59:12 WIB
Kolektif Kucing Kampung @KolektifKucing

Saya meminta surat penangkapannya, namun tidak tertulis nama kami. Riski dan Aflah langsung diborgol disuruh duduk, wajahnya dipukuli. Setelah itu, kami dibawa ke Polres Tangerang. Disana kami dipaksa untuk BAP, kami meminta pendamping hukum LBH.

24/06/2020 16:00:41 WIB
Kolektif Kucing Kampung @KolektifKucing

Mereka bilang “Sudah malam” dan “Tuhkan pasti LBH”. Riski dipisah, ia dipukuli, ditendangi, ia punya uang cash sekitar 2jt. Ia dipaksa mengakui bahwa uang itu adalah uang suruhan. Setelah itu, kami dipaksa tes urin, diawasi dan sempat dipukul double stick karena tidak kencing2.

24/06/2020 16:01:16 WIB
Kolektif Kucing Kampung @KolektifKucing

Sesudah itu, Saya dan Riski Riyanto dibawa ke TKP tempat coret-coret, di mobil kami dipukul beberapa kali. Setelah itu balik ke Polres, sesusah itu kami bertiga diinterogasi terpisah.

24/06/2020 16:02:30 WIB
Kolektif Kucing Kampung @KolektifKucing

Saya sama Aflah, Riski berteriak dipukuli, kepalanya ditutup plastik hingga tak bernafas sambil dipukuli, Saya dan Aflah juga ditutup kepalanya hingga tak bernafas sambil terus dipukuli, dipaksa mengaku kalau kami dibayar.

24/06/2020 16:03:30 WIB
Kolektif Kucing Kampung @KolektifKucing

Sesudah itu, kami dibawa ke rumah masing-masing, di mobil Polisi bilang “Kalau di rumah ga boleh ngomong sedikitpun”, borgolnya juga ditutupin. Pertama ke kafe Saya, disana ada Hp Bagas, Saya dipaksa mengakui kalau itu hp saya.

24/06/2020 16:04:23 WIB
Kolektif Kucing Kampung @KolektifKucing

Dada saya ditonjok berkali-kali, di rumah baju dan almamater saya diambil tanpa sebab. Begitu juga motor di kafe, dompet, KTP saya difoto dan diviralkan di media, begitu juga wajah kami. Wajah kami yang difoto Polisi disebarkan. Masuk media dengan isi berita yang tidak adil,

24/06/2020 16:05:18 WIB
Kolektif Kucing Kampung @KolektifKucing

kami menanggung sakitnya menjadi kambing hitam. Coretan yang kami buat tidak untuk memicu keonaran. Kami mengkritik pemerintah. Kami khawatir terhadap penanganan mereka terkait covid-19. Saat ditahan dan dibawa ke Polda Unit 3, kami pun ditendang, dipukul, telingadijepit.

24/06/2020 16:06:45 WIB
Kolektif Kucing Kampung @KolektifKucing

Itu terjadi di Unit 3 Kamneg Polda Metro Jaya. Setelah dari Polres tiba-tiba kami dibawa ke Polda menggunakan mobil Jatanras, Polisinya membawa laras panjang di Polda. Kami berkali-kali. diintimidasi,dipaksa pakai Pengacara Polda bernama “Halim”, keluarga tidak boleh menemui kami

24/06/2020 16:08:12 WIB
Kolektif Kucing Kampung @KolektifKucing

Saat tahap 2 di Kejaksaan, kami dipaksa pakai pengacara Halim, padahal kami sudah tanda tangan kuasa bersama LBH. Setelah itu juga, kami dipindahkan ke Polres tanpa info terlebih dahulu ke keluarga. Kepada yang mulia Hakim, kami memohon putusan seadil-adilnya,

24/06/2020 16:08:56 WIB
Kolektif Kucing Kampung @KolektifKucing

kami sudah sangat tersiksa. Surat ini saya buat sebenar-benarnya dan penuh kesadaran. Tertanda, Rio.

24/06/2020 16:09:58 WIB
Kolektif Kucing Kampung @KolektifKucing

SURAT DARI RISKI: Kami ingin menceritakan beberapa kekerasan dan intimidasi selama penangkapan kami. Mulai dari ditodong senjata laras panjang saat penangkapan, pemukulan dibeberapa organ tubuh, serta kami diisolasi dan dipersulit bantuan hukum.

24/06/2020 16:15:39 WIB
Kolektif Kucing Kampung @KolektifKucing

Awal kami ditangkap, kami ditodong laras panjang agar tidak melawan. Padahal kami hanya meminta ditunjukkan surat penangkapan kami. Saat dibawa ke Polres Tangerang, selama di mobil kami dipukul bahkan dengan benda tumpul.

24/06/2020 16:16:14 WIB
Kolektif Kucing Kampung @KolektifKucing

Sampai di Polres kami disambut beberapa oknum yang langsung memukul sana-sini. Saat kami di BAP, kami meminta dampingan hukum, namun ditolak dengan alasan sudah malam. Tak lama kemudian datang penyidik dari Polda mengintrogasi kami. Kami selesai di BAP sekitar jam 5 pagi.

24/06/2020 16:16:48 WIB
Kolektif Kucing Kampung @KolektifKucing

Kemudian kami dimasukkan ke dalam sel kecil untuk disuruh istirahat, sekitar jam 12 siang datang oknum dari Polda dan Mabes Polri mengintrogasi kami. Kami dibawa keruangan yang berbeda-beda.

24/06/2020 16:17:32 WIB
Kolektif Kucing Kampung @KolektifKucing

Di dalam ruangan itu kami mendapatkan beberapa kekerasan: mulai dari pemukulan, tendangan, hingga dibekap plastik. Semua itu dilakukan agar kami mengakui kalau kami disuruh atau dibayar. Padahal kami sudah jujur kalau kami tidak ada yang menyuruh dan tidak ada yang membayar.

24/06/2020 16:18:36 WIB
Load Remaining (36)

Comment

No comments yet. Write yours!