Padahal Bukti Ilmiah Menunjukkan Sebaliknya: Thread Penjelasan Mengapa Orang Indonesia Begitu Yakin Kerja Keras Lebih Menentukan Sukses Ketimbang Latar Belakang ekonomi Keluarga

Thread by: @ConversationIDN
0
The Conversation Indonesia @ConversationIDN

Kami berkolaborasi dengan akademisi dan peneliti untuk menghadirkan pengetahuan, wawasan, serta panduan bagi khalayak awam. ✉️ redaksi@theconversation.com

theconversation.com/id

The Conversation Indonesia @ConversationIDN

Orang Indonesia begitu yakin kerja keras lebih berperan dalam kesuksesan—ketimbang latar kelas sosial. Padahal, bukti ilmiah menunjukkan: 1) Keluarga berperan sangat penting thd masa depan anak. 2) Anak orang miskin cenderung tetap miskin ketika dewasa. theconversation.com/mengapa-orang-…

23/06/2020 16:25:30 WIB
The Conversation Indonesia @ConversationIDN

Mengapa orang Indonesia lebih yakin kerja keras lebih menentukan sukses, ketimbang latar belakang ekonomi keluarga? Ada tiga sebab: Yang pertama, kita menganggap ketimpangan yang ada tidaklah separah itu. Seolah-olah kita semua punya kesempatan sama.

23/06/2020 18:34:57 WIB
The Conversation Indonesia @ConversationIDN

Yang kedua, kita hidup dalam sekat-sekat. Kelompok menengah-atas tinggal dan belajar di tempat berbeda dari kelompok pra-sejahtera. Kita lebih banyak berinteraksi dengan kelompok kita saja.

23/06/2020 18:34:57 WIB
The Conversation Indonesia @ConversationIDN

Yang ketiga, kita punya minat tinggi pada hal-hal terkait motivasi: grit dan growth mindset—yang meromantisasi kerja keras. Kedua teori itu terkesan mengabaikan faktor struktural yang menghambat perkembangan anak.

23/06/2020 18:34:58 WIB
Yusuf @sufraka

@ConversationIDN bukunya Prof. @Cornell Robert H. Frank "Success and Luck: Good Fortune and the Myth of Meritocracy" mendeskripsikan dengan baik sekali bagaimana 'luck' memainkan peranan dalam 'economic success'

23/06/2020 17:26:43 WIB
Hanum Larasati @Mpok_Hanum

@sufraka @ConversationIDN @Cornell Oke 👍 Malam ini sy jadi tau mau berdoa apa. Sy mau minta keberuntungan seluas & sebanyak alam semesta ini. Karena sy sendiri sdh mati2an usaha. Semoga karena "setetes" keberuntungan, segala nya bs berubah ☺

23/06/2020 22:04:15 WIB
Zian @Zian_pradhana

@ConversationIDN semua penjelasan asumsi2 'kerja keras' itu juga dibahas di buku ini. Data berbicara sebaliknya dgn anggapan masy kebanyakan pic.twitter.com/XSwnF2rZIu

23/06/2020 18:51:18 WIB
Expand pic
baghett @MuftiPA

@Zian_pradhana @ConversationIDN makasih bang, masuk list baca. masyarakat masih dilingkupi ilusi ide kerja keras=kesuksesan, padahal faktor seperti privilese berperan sangat besar dan selalu direduksi perannya.

23/06/2020 19:24:17 WIB
Zian @Zian_pradhana

@MuftiPA @ConversationIDN Iya isu ini udah lama, penjelasannya juga udah lengkap di buku itu.

23/06/2020 19:25:21 WIB
Hafiz Ardyan @ardyanhafiz

@ConversationIDN Di level perorangan, memotivasi individu untuk terus berusaha tentu sangat penting. Namun, apa yang terjadi pada banyak masyarakat prasejahtera menunjukkan bahwa ambisi dan kerja keras tidak akan pernah cukup bagi anak-anak miskin untuk bisa memperbaiki keadaannya.

23/06/2020 18:24:52 WIB
Hanum Larasati @Mpok_Hanum

@ardyanhafiz @ConversationIDN Karena org2 dgn privilege g bakal direcokin ortu nya u/cari nafkah selepas sekolah, g ngerasain sekolah hmpr roboh, g ngerasain jd tulang punggung keluarga cr nafkah hingga hrs membuat si miskin putus sekolah

23/06/2020 19:52:05 WIB
dee @alterdeego

@Mpok_Hanum @ardyanhafiz @ConversationIDN Aku ngerasain bgt ada di posisi non-privileged yg berteman dgn byk anak privileged mbak. Kerasa sekali kesenjangannya. Ada tmn yg baru lulus kuliah udah dapet rumah, mobil, dan biaya nikah dr ortu, sdgkan aku udah kerja bertahun2 jg gak kekumpul uang n harta segitu

23/06/2020 20:58:42 WIB
mals @mynameismals_

@alterdeego @Mpok_Hanum @ardyanhafiz @ConversationIDN Nih valid banget kak. Selama kuliah, hampir seluruh biaya aku tanggung sendiri karena ortu harus biayain sekolah adek. Kerja part time buat waktu belajar terbatas beda sama teman ku yang dari keluarga sejahtera lebih punya banyak waktu luang. Tapi syukurnya nilai ku lebih bagus.

23/06/2020 21:18:26 WIB
dee @alterdeego

@anonimbacot @Mpok_Hanum @ardyanhafiz @ConversationIDN Satu lg. Punya temen yg sdh diberangkatkan haji bareng kedua ortunya pdhl waktu itu dia msh duduk di bangku SMA, bhkn adeknya yg waktu itu msh SD n blm baligh pun diikutkan, sementara kedua ortu gue sampe meninggal pun blm pernah kesampean rezekinya nginjak tanah suci. Sedih bgt

23/06/2020 21:44:47 WIB
mals @mynameismals_

@alterdeego @Mpok_Hanum @ardyanhafiz @ConversationIDN Pernah dapat kata2 ini di tl : Sebagian orang beruntung terlahir dikeluarga yang kaya dan bisa membeli apa saja. Sebagian lagi lahir dikeluarga yang diberi hati dan tulang yang kuat untuk merubah nasib keluarga

23/06/2020 21:59:46 WIB
Liva Thamson @LivaThamson

@anonimbacot @alterdeego @Mpok_Hanum @ardyanhafiz @ConversationIDN Pernah juga dpt kata2 ini: Anak dilahirkan ke dunia itu keputusan orang tua, Pilihannya ada di tangan calon ayah atau calon ibu. Mau anakmu terlahir di keluarga yg mana. Dunia memang tidak adil.

24/06/2020 05:51:46 WIB
mamanx Garong @keburutel4t

@ConversationIDN @ci_f00d Miskin itu memang nyata, tapi ga selamanya orang miskin bakal melahirkan generasi miskin. Tapi ada syaratnya, asalkan si anak ini rajin dan yg jelas harus pinter. Kalo udh begitu pasti bakal dipandang perusahaan. Karirnya bakal naik pelan2.

23/06/2020 18:49:28 WIB
Hanum Larasati @Mpok_Hanum

@keburutel4t @ConversationIDN @ci_f00d (((HARUS RAJIN DAN PINTER))) Gimana mau pinter sih kalo akses pendidikan berikut fasilitasnya saja tdk sama dgn yg berduit? Kurang rajin apa orang miskin? Kalo mereka ga rajin, ga makan

23/06/2020 19:09:35 WIB
alienLegal @rioPgong

@Mpok_Hanum @keburutel4t @ConversationIDN @ci_f00d Yap gw setuju sama mbanya, anak miskin yg rajin dan pinter kadang ketutup jalannya sama org berduit. Dr segi pendidikan, pekerjaan dll. Balik lagi sih hanya keberuntungan yg bisa membalikkan semuanya.

23/06/2020 20:34:59 WIB
乇乂ㄒ尺卂 ㄒ卄丨匚匚 @buahpakmu

@ConversationIDN Yang ditekenin disini sebenernya gimana ketimpangan kelas memainkan keadaan ini, bukannya nekenin yg kerja keras tetangga gw buka warteg skrg kaya blablabla Solusi yg ditawarkan bisa berupa pembagian kesejahteraan, ga perlu komunis blablabla, bisa soscial welfare, zakat, dll

23/06/2020 21:46:33 WIB
Hanum Larasati @Mpok_Hanum

@buahpakmu @ConversationIDN Bener 👍 Sy sempat merasa menjadi manusia tdk berguna krn anak petani kebanggaan sy yg pintar tdk dpt melanjutkan pnddkn krn hrs jd tulang punggung keluarga. Sy sendiri scr finansial blm mampu menanggung hidup dia & adik2nya.

23/06/2020 22:11:20 WIB
pandasuatumasa @pandasuatumasa

@ConversationIDN Ya orang Indonesia tahu kali latar belakang emg lebih berperan, tapi mereka sadar itu udah ga bisa diapa2in. Klo kerja keras kan masih bisa diupayakan. Jadi fokus sama hal2 yang bisa dikontrol aja dan byk berdoa, klo lihat toko sebelah ya ga bakal ada habisnya. Mindsetnya begitu.

23/06/2020 19:52:09 WIB
Macavity @SSehingga

@pandasuatumasa @ConversationIDN Di tingkat individual memang kesannya “ga bsia ngapa2in” tapi di tingkat struktural, ada yang bisa dilakukan buat ngurangin jurang antara si kaya dan si miskin. Mindset “asal kerja keras” gini bikin orang ngga kritis trhdp sistem

24/06/2020 09:13:18 WIB
Load Remaining (4)

Comment

No comments yet. Write yours!