Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.
Created on App

Modus Kejahatan Yang Menarik Untuk Dikaji, Seorang Guru Pura2 Mati Sehingga Bisa Cairkan Dana Gaji Tembus 300an Juta Lebih

Luar biasa orang pintar ini
0

Memiliki peranan penting dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa, menjalani profesi sebagai guru tidaklah mudah. Bahkan, banyak guru di luar sana yang memiliki gaji di bawah rata-rata. Bisa dibilang, gaji minim yang diterima sangat tidak sebanding dengan perjuangan dan kesabarannya dalam mendidik para siswa.

Namun, berbeda dengan guru sekolah dasar asal Medan, Sumatera Utara, satu ini. Alih-alih menjalani profesinya dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati, ia justru memakan gaji buta dengan maksimal. Tak tanggung-tanggung, ia berhasil menerima gaji dan tunjangan selama tujuh tahun tanpa bekerja sama sekali.

Untuk bisa mendapatkan gaji tanpa bekerja, guru SD di Kelurahan Damai, Binjai, Medan, itu melakukan aksi yang sangat curang. Bagaimana tidak, ia melakukan penipuan dengan pura-pura meninggal alias memalsukan surat kematiannya.

Tak Mengajar Sejak 2011-2018

Guru yang diketahui bernama Demseria Simbolon tidak pernah masuk untuk mengajar sejak 2011. Itu berlangsung selama tujuh tahun sampai 2018. Namun, kasus tersebut akhirnya terbongkar.

Hal itu bermula ketika suami Demseria Simbolon mendatangi PT Taspen Persero Cabang Utama Medan untuk mengajukan penagihan pembayaran asuransi kematian istrinya pada 2014. Padahal kenyataannya Demseria masih hidup.

Dana Kematian Dicairkan PT Taspen Medan

Lantaran diduga tanpa melakukan pengecekan akurat, PT Taspen mencairkan dana kematian Damseria sebesar Rp 59.179.200 untuk penerimaan pertama pada 5 Mei 2014 lalu. Lalu pada penerimaan kedua sebesar Rp 3.207.300 pada 23 November 2014.

Dari berkas-berkas yang digunakan itu kemudian dilakukan penyelidikan hingga akhirnya Demseria terbukti melakukan penipuan. Ia pun harus berususan dengan kasus hukum.

Rugikan Negara Lebih dari Rp 373 Juta

Ilustrasi gaji buta yang diterima guru SD di Medan selama tujuh tahun setelah pura-pura mati. Foto: Basith Subastian/kumparan

Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jumat (3/5/2019) silam, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Asepte Ginting mengungkapkan total gaji yang diterima terdakwa setelah memalsukan kematiannya sebesar Rp 435.144.500. Itu didapat hanya dengan ongkang-ongkang kaki di rumah tanpa menjalankan tugasnya sebagai guru selama tujuh tahun.

Sementara berdasarkan keterangan ahli Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumut, total kerugian negara akibat ulah terdakwa yaitu sebesar Rp 373.800.500. Nilai tersebut dengan rincian Rp 311.414.000 gaji yang didapat setelah dipotong pajak dan klaim kematian palsu sebesar Rp 62.386.500.

Majelis Hakim Tolak Eksepsi yang Diajukan Terdakwa

Atas tindakan yang dilakukannya, Damserria dianggap telah melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Ia pun didakwa dengan hukuman penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 20 tahun. Atau denda paling sedikit Rp 50 juta dan paling banyak Rp 1 miliar.

Terdakwa melalui penasihat hukumnya sempat mengajukan eksepsi atau nota keberatan terkait dakwaan tersebut. Hanya saja, majelis hakim yang saat itu diketuai oleh Nazar Efriandi menolak eksepsi tersebut. (zhd)

kumparan @kumparan

Pura-pura meninggal, seorang guru SD di Medan makan gaji buta selama tujuh tahun dengan total lebih dari Rp 373 juta. #userstory kumparan.com/berita_viral/p…

10/06/2020 16:18:33 WIB
Yogi Adi Pasetya @yogiadiprasetya

@kumparan Bentar, kalo pegawainya meninggal kan harusnya ga dapet gaji, ini kenapa masih digaji walaupun ngakunya meninggal?

10/06/2020 16:35:47 WIB
BimoSaputro @ABimoSaputro

@kumparan Yg gaji yg tolol udh mati kok dpt gaji 😄

10/06/2020 16:37:41 WIB
Triswati @trisswati

@kumparan Aku baca artikel ini hanya untuk mencari dimana hidupnya selama "meninggal". Masa iya ongkang2 dirumah tetangga/warga/perangkat desa ga tau sih. Cerdasnyaaa guru ini saking pibternya negara tertipu

10/06/2020 16:44:16 WIB
dey @deynurjaman

@ScarlletKim @yogiadiprasetya @kumparan Kalo pensiun dan meninggal gaji buat pasangannya paling cuma 1,5jt

10/06/2020 16:47:30 WIB
Yogi Adi Pasetya @yogiadiprasetya

@deynurjaman @ScarlletKim @kumparan Jadi gimana coba? Ada yg bisa jelaskan. Di beritanya ga dijelasin lengkap.

10/06/2020 16:49:47 WIB
Load Remaining (45)

Comment

No comments yet. Write yours!