Created on App

Cara Menaklukkan Masalah Marketing, Strategi Bisnis Yang Luput dari Perhatian Amatiran

Jadi pertama-tama jangan buru2 sediakan produk, yang musti diperhatikan itu masalahnya dl
3
Be useful, Ardi! @ardi_wm

Saya ngga bisa ngasih tips orang untuk jualan. Tapi saya bisa kasih konsepnya. Kalau tertarik ikuti thread ini. Agak panjang. Sila di RT agar pengetahuan tidak berhenti di kamu. :)

06/06/2020 09:31:37 WIB
Be useful, Ardi! @ardi_wm

Perusahaan" besar itu bisa sukses bukan cuma karena mereka punya duit buat marketing. Tapi juga karena mereka selalu berangkat dari apa yang disebut product concept. Nanti dilanjutin ke communication concept. Baru dieksekusi. Taat berfikir dan bertindak.

06/06/2020 09:32:38 WIB
Be useful, Ardi! @ardi_wm

Besar atau kecil itu cuma skala. Kalau polanya benar ya bisa berharap untuk tumbuh dan berkembang seperti produk" perusahaan besar tadi. Jadi jangan bersembunyi di balik alasan ngga punya anggaran. Berfikir secara terstruktur aja dulu.

06/06/2020 09:33:48 WIB
Be useful, Ardi! @ardi_wm

Suatu product concept berawal dari problem yang dihadapi oleh konsumen. Kalau bisa, problem ini belum pernah diatasi oleh produk lain. Tapi ya ngga harus juga. Dalam periode krisis seperti saat ini, problem" baru akan bermunculan. Amati.

06/06/2020 09:34:26 WIB
Be useful, Ardi! @ardi_wm

Buat yg pernah belajar manajemen mungkin langsung bertanya, kenapa problem? Kenapa ngga opportunity? Dalam pemasaran, produk itu selalu ditawarkan untuk memenuhi need. Jadi opportunity pun harus dinyatakan untuk menjawab suatu problem.

06/06/2020 09:35:24 WIB
Be useful, Ardi! @ardi_wm

Misal anda jual cemilan dalam kemasan secara online. Dari sisi fungsional problem yg dihadapi konsumen bisa jadi SUSAH dapat cemilan enak/sehat/murah/enjoyable dsb. Fokus dengan satu atau dua fungsi saja. Yg beneran anda bisa deliver atau tepati.

06/06/2020 09:36:14 WIB
Be useful, Ardi! @ardi_wm

Dari sisi emosional, problem yang dihadapi konsumen dimana solusinya adalah nyemil itu biasanya soal bosen/mati gaya. Ada juga yg lagi patah hati atau bersedih hati. Again, fokus dari satu arah emosional. Jangan jadi gado" emosi.

06/06/2020 09:37:29 WIB
Be useful, Ardi! @ardi_wm

Dari sisi simbolik, problem yang dihadapi konsumen itu pengen dianggap cool, trendy, friendly, etc. Bisa juga soal link terhadap kultur asal/nostalgia. Ini daftarnya bisa panjang. Pilih yg kita percaya lebih banyak kasusnya. Kok percaya? Ngga ilmiah banget.

06/06/2020 09:38:32 WIB
Be useful, Ardi! @ardi_wm

Kalau anda perusahaan besar ya ngga bisa cuma percaya. Anda cari data. Bikin riset. Tapi kalo anda perusaahaan kecil ya harus punya gut. Anecdotal info dari conversation di twitter misalnya. Orang ngga punya duit itu harus punya keyakinan. :p

06/06/2020 09:39:45 WIB
Be useful, Ardi! @ardi_wm

Setelah problemnya diidentifikasi, maka kita harus mengucapkan produk kita sebagai solusi. Tanamkan dalam" bahwa produk ini digunakan untuk membantu orang mengatasi masalahnya.

06/06/2020 09:40:19 WIB
Be useful, Ardi! @ardi_wm

Kalau problemnya SUSAH ya kita permudah. Kalau problemnya bosen/mati gaya ya kita bilang ini untuk menemani dan menyemarakkan suasana. Kalau pengen nostalgic ya kita ikat makna merk kita dengan memory kultur asal. Solusi.

06/06/2020 09:41:09 WIB
Be useful, Ardi! @ardi_wm

Solusi itu butuh features. Jadi kita harus menjawab apa yg bikin produk kita, misalnya, mempermudah. Online secara natural menyediakan ini. Tapi apa yg membuat produk anda lebih dari yg lain. Inovasi produk dan servisnya dibikin dulu.

06/06/2020 09:42:14 WIB
Be useful, Ardi! @ardi_wm

Kalau kita klaim enak. Ya musti ada feature yg bikin orang percaya dia enak. Apakah soal gula atau tepung pilihan? Cari. Anda yang paling tahu karena anda yang bikin produknya.

06/06/2020 09:42:46 WIB
Be useful, Ardi! @ardi_wm

Untuk sisi emosional dan simbolik ya mesti dibikinkan features nya juga. Hanya saja, features yg ini bukan technical. Ini main asosiasi. Cari unsur" yg terkait dengan sisi emosional/simbolik tadi.

06/06/2020 09:43:20 WIB
Be useful, Ardi! @ardi_wm

Jadi product konsep itu kira-kira strukturnya begini: - statement problem dari consumer insight - statement solution beserta featuresnya. Hubungannya dengan target market? Ada pada kelompok consumer mana yg punya problem itu.

06/06/2020 09:44:03 WIB
Ardian Nugroho @ArdiannArd

@ardi_wm Ini seperti tahap pertama dalam design thinking di mana kita harus melakukan empathize kepada end user untuk menemukan problem mereka. Setelah problem ketemu, barulah kita mencari solusi berbentuk produk yang ditawarkan ke mereka.

06/06/2020 11:31:31 WIB
Danang Hadi N @danangmarkko

@ardi_wm Di pikiran saya langsung tertancap mungkin begini: "The real entrepreneur is a problem solver, not a money hunter. " Trims bung ardi atas utasnya.

06/06/2020 12:36:15 WIB
E N H A @mutiaraenha

@ardi_wm @iishmah_ Belum kubaca semua sih, tapi pasti bermanfaat juga nih @TsaniaRizqi

06/06/2020 13:11:44 WIB
Load Remaining (66)

Comment

No comments yet. Write yours!