Kejanggalan Menurut Netizen Dari Beredarnya Akun Medsos "Asmadi Belang" Ngaku Satpol PP dan Minta Maaf Terkait Pemukulan Habib Umar Assegaf yang Langgar PSBB

Beredar di medsos tangkapan layar akun Asmadi Belang, ngaku satpol PP dan minta maaf terkait pemukulan Habib Umar Assegaf yang melanggar PSBB
asmadi viral asmadi belang Habib Umar Assegaf social satpolpp
0

Viral video Habib Umar Assegaf marah dan saling pukul dengan petugas Salpot PP, terungkap 3 pelanggaran PSBB.

UstazTengku Zulkarnain pun turut buka suara terkait kasus pelanggaran PSBB yang dilakukan oleh Habib Umar Assegaf.

Story Ajak Santri Kejar Satpol PP Peninju Habib Umar Assegaf, Kicauan Ustad Tengku Zulkarnain .. UstazTengku Zulkarnain buka suara terkait kasus pelanggaran PSBB yang dilakukan oleh Habib Umar Assegaf. 3061 pv 18
tengkuzulkarnain @ustadtengkuzul
Wahai para Santri Peantren di Bangil. Wahai para Guru Pesantren di Bangil. Wahai Kaum Muslimin di Bangil... Tidak bisa kah kalian mencari Satpol PP yg meninju dan menendang Habib Umar Assegaf Bangil? Serahkan ke Polisi dan proses hukum. Kemana harga diri kita dan Ulama kita? pic.twitter.com/LkpljDBfpx
Expand pic
Assalamualaikum Indonésia @harisdjauhari
@DEQLZ1012 @ustadtengkuzul Apapun kesalahannya, perlakuan aparat terhadap beliau sungguh tidak patut, terutama yg satpol PP itu. Klo pak polisinya sudah bagus. Bisa kena itu aparat.
Yandra Asril @YandraAsril
@ustadtengkuzul kasar dan aniaya ulama >~> minta maaf?! >~> Terus berunding (terfikir seolah" kuat dan benar) >~> menuntut dgn buat LP >~> di mana hati anda? Tdk kah kau sadar seorg ulama mendo'akanmu minimal 5X dalam sehari? Astaghfirullah budak neh ! Iih... pic.twitter.com/5r3uKDG8xG
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Expand pic
@$b @asbiyanto5
@DEQLZ1012 @ustadtengkuzul Kalau menjalankan tugas terus nggak mintak maaf dan ketakutan gini goblok !!! pic.twitter.com/Ad2Yk22SEj
Expand pic
Mantan Wota JKT48 @Riofansyah
@AyraLubis @ustadtengkuzul denger2 di facebook katanya ini hoax, akun asmadi belang itu bukan akun asli pak satpol pp yg ada di video tsb, CMIIW
Pengen Dosa @TapiTakutKetawa
@AyraLubis @ustadtengkuzul Demi Allah, ustadz Tengku itu provokator, cuma dia itu bersorban, jgn terjebak ukhti. Video lengkapnya harus ditonton, awal sampai akhir. Kita gak boleh bela yg salah. Pertanggungjawaban di akhirat lebih dari berat
Mamas Jotaroh @Mas_Jottt
@Syafiqrafa @ustadtengkuzul Editan. Wkwk. Udah saya cari gada postingan macam gini di fbnya
Ahmad Tsabit @tsabit_kang
@Syafiqrafa @ustadtengkuzul Ini saya juga kebawa penasaran ,nyari setatus fb ini gak ketemu ketemu padahal pake tiga akun. Hadeuuuh . Hoaks atau fakta sih permintaan maapnya ?
KodierCong @JailaniKodier
@tsabit_kang @Syafiqrafa @ustadtengkuzul Hoax om....belom ada pernyataan resminya...video udah jelas dari awal siapa yg memulainya
DaeDeo @rato_putra
@PecintaIBHRS Belum ada di fb nya permintaan maaf, yg ada fotonya dihapus2in tinggal ini doang fotonya. pic.twitter.com/75QfRwVV2h
Expand pic

Insiden baku pukul yang melibatkan Habib Umar Assegaf dan seorang petugas Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya, Jawa Timur pada Rabu (20/5) lalu, berujung pada laporan ke polisi. Pihak petugas gabungan yang berjaga saat insiden terjadi melaporkan Umar ke Polda Jawa Timur.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Satpol PP Surabaya, Eddy Christijanto. Laporan tersebut, kata dia dilayangkan oleh petugas gabungan yang berjaga di lokasi, yakni checkpoint Pintu Keluar Tol Satelit, Surabaya, saat kejadian.

"Ini proses di Polda Jatim, iya (benar laporan)," ujar Eddy dikonfirmasi, Kamis (21/5).

Meski dalam video beredar, nampak yang terlibat baku pukul dengan Habib Umar hanya seorang petugas Satpol PP, namun, Eddy memastikan pelaporan itu dilakukan bersama dengan seluruh petugas gabungan.

"Yang melapor teman-teman yang bertugas. Ada polisi, Satpol PP dan Linmas," kata Eddy.

Namun saat ditanya unsur pidana yang mendasari pelaporan terhadap Umar, Eddy mengaku belum bisa mengatakannya secara rinci.

"Intinya saya masih belum mengerti, ini teman-teman [Satpol PP] masih di Polda," ujarnya.

Eddy mengatakan, saat peristiwa tersebut, petugas gabungan mulanya mencoba mengedukasi pengemudi dan penumpang mobil bernopol N 1 B tersebut, lantaran mereka melanggar aturan PSBB, khususnya soal penggunaan masker.

"Kami lakukan edukasi, menjelaskan wajib pakai masker. Sementara mereka tidak pakai masker di dalam mobil," ucapnya.

Selain itu, mobil itu juga didapati berisi lima orang penumpang. Hal itu menyalahi aturan PSBB, di mana kendaraan hanya boleh diisi 50 persen saja dari total kapasitasnya.

Pihaknya, kata Eddy sempat menawarkan solusi agar dua orang penumpang untuk turun, dan kemudian diantar petugas ke lokasi yang dituju. Namun tawaran itu ditolak, dan akhirnya terjadilah perdebatan berujung baku pukul.

"Kita beri solusi dua orang turun, nanti kita antar tujuannya di mana, tiga orang tetap naik mobil itu. Tapi mereka marah-marah, merasa tersinggung," katanya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan laporan yang dilakukan oleh petugas gabungan, yakni dari Satlantas Polrestabes, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan BPB Linmas Surabaya.

Truno mengatakan, Polda Jatim pun langsung melakukan pendalaman. Langkah pertama dengan mengidentifikasi nomor polisi (nopol) kendaraan terhadap kepemilikan. Alhasil diketahui mobil itu milik warga Bangil, Pasuruan, atas nama Umar Abdullah Assegaf.

"Terkait laporan, nanti kami sampaikan setelah proses penyelidikan, didasari laporan polisi," kata Truno.

Sebelum penyidikan, polisi akan lebih dulu melakukan penyelidikan, yakni dengan meminta keterangan para petugas yang saat itu berada di lokasi.

"Kita akan mengambil keterangan terhadap petugas yang terlibat di dalam video tersebut, ada Dishub, Satpol PP, kepolisian. Ini terkait kesaksian dan fakta," ujarnya.

Polda Jatim juga akan memeriksa video yang beredar tersebut secara digital forensik. Hal itu untuk memastikan keabsahan video tersebut sebagai alat bukti.

URL nasional 40149 Satpol PP Surabaya Polisikan Habib Umar Assegaf Petugas gabungan di checkpoint PSBB Pintu Tol Satelit Surabaya melaporkan Habib Umar Assegaf usai insiden baku pukul dengan seorang petugas Satpol PP.
bukan kak ros @Zielandr
@PecintaIBHRS Klo diliat dari gaya bahasanya kek bahasa anak muda sementara pelaku orangnya dah tua.mungkin itu hoax.
Load Remaining (9)

Comment

Info Online 88 @Infoonline88 2 days ago
Klo si ASMADI bukan satpol PP tapi pakai seragam Satpo PP, berarti ini ada sesuatu....
Login and hide ads.
Login and hide ads.