Tragedi Mangkuk Merah, Peristiwa Pembantaian Manusia Berdasarkan Ras Di Indonesia Tahun 1967

Thread by @mwv_mystic
viralnow General knowledge mangkuk merah
0
mwv.mystic @mwv_mystic
TRAGEDI MANGKUK MERAH Kalimantan, 1967 Pembantaian Manusia Berdasarkan Ras di Indonesia a thread pic.twitter.com/k5YzSh5RhL
Expand pic
mwv.mystic @mwv_mystic
Selalu, disetiap opening cerita sejarah traged-pembantaian, gw akan terus mengingatkan, bahwa tujuan sharing ini bukan untuk membangkitkan lagi dendam masa lalu, bukan juga untuk mengunggah duka suatu golongan tertentu.
mwv.mystic @mwv_mystic
Tapi ini sebagai pelajaran, pelajaran bagi kita yg hidup di masa sekarang bahwasanya dahulu, para pendahulu kita pernah terjatuh ke lubang ini dan kita tau endingnya tidaklah baik. Maka sebisa mungkin jangan buat kesalahan dengan terjatuh di lubang yg sama di masa depan..
mwv.mystic @mwv_mystic
Pulau Kalimantan, adalah salah satu pulau di Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Malaysia dan Brunei Darussalam. Kalimantan sejak dulu juga dikenal sangat menerima pendatang baik dari luar daerah bahkan luar pulau.
mwv.mystic @mwv_mystic
Keharmonisan ini terus terjaga antar etnis, agama, suku dan budaya. Membuat banyak orang merantau ke pulau ini.
mwv.mystic @mwv_mystic
Permulaan tahun 1960, Presiden Soekarno menggelorakan semangat "Ganyang Malaysia" yang saat itu diduga Negeri Jiran tersebut adalah antek asing yang akan membentuk negara federasi di tanah Borneo. pic.twitter.com/A54EbmzbkV
Expand pic
mwv.mystic @mwv_mystic
Masyarakat Kalimantan bagian utara yang terdiri dari warga asli dan warga keturunan tionghoa saat itupun menyerukan hal yang sama dan menolak rencana pembentukan negara federasi Malaysia ini.
mwv.mystic @mwv_mystic
Presiden Soekarno kemudian mengirimkan salah satu menteri negara dari Kabinet Dwikora I bernama Oei Tjoe Tat guna membentuk kekuatan dan dukungan untuk menggerakan slogan Ganyang Malaysia tersebut. pic.twitter.com/HT59JO5XKt
Expand pic
mwv.mystic @mwv_mystic
Oei Tjoe tat yg juga memiliki keturunan Tionghoa itu diterima dengan baik oleh masyarakat setempat yg akhirnya menyetujui pembentukan pasukan pasukan sukarela yg terdiri dari sipil yang legal atas izin pemerintahan pusat.
mwv.mystic @mwv_mystic
Dalam pasukan ini tak hanya terdiri dari masyarakat Kalimantan Utara saja, tetapi bergabung pula kelompok2 lain dari Brunei, Singapura dan bahkan masyarakat Malaysia sendiri yg menolak rencana pembentukan federasi Malaysia tersebut.
mwv.mystic @mwv_mystic
Akhirnya bergabunglah 2 kelompok besar pasukan rakyat sukarela saat itu yang bernama Pasukan Rakyat Kalimantan Utara yg lebih dikenal dengan Paraku, dan Pasukan Gerilya Rakyat Serawak (PGRS). Bergabungnya kedua kelompok ini terjadi tahun 1964 dgn nama gabungan PGRS/Paraku. pic.twitter.com/ocx5P5zf0n
Expand pic
mwv.mystic @mwv_mystic
PGRS/Paraku bisa dibilang didominasi oleh orang orang keturunan Tionghoa saat itu. Karena memang saat seruan dari Menteri itu datang, masyarakat Tionghoa lah yang paling banyak bergabung.
mwv.mystic @mwv_mystic
Untuk membekali para pasukan sukarela ini, tentunya negara perlu persiapan khusus. Maka dari itu dibentuklah pangkalan militer utama di Kalimantan Barat. Wilayahnya antara lain Sambas, Bengkayang, Ledo, Sanggau Ledo, Putusibau, dan kota-kota perbatasan lainnya.
mwv.mystic @mwv_mystic
Daerah2 itu dijadikan camp para sukarelawan. Di camp tersebut mereka diberikan pendidikan dan informasi seputar instruksi militer. Wajar jika PGRS/Paraku sedari awal dibentuk memang sebagai sokongan tenaga dan personil untuk berperang melawan pasukan negara tetangga. pic.twitter.com/aJl8fWMZCK
Expand pic
mwv.mystic @mwv_mystic
Namun ditengah2 persiapan tersebut, Indonesia diterpa kembali kasus baru yang menyebar ke Nusantara hampir secara menyeluruh. Adalah kasus G30S/PKI yang membuat fokus bangsa yang awalnya mengganyang Malaysia menjadi terpecah dan kini mata masyarakat menyoroti PKI.
mwv.mystic @mwv_mystic
Kursi milik Bung Karno guncang. Beliau yang selama ini memberikan izin dan terkesan mendukung partai tersebut dipertanyakan arah politiknya. Akhirnya dukungan untuk Soekarno perlahan lahan meredup. Rasa percaya rakyat pada sang proklamator kini dibayang2 keraguan.
mwv.mystic @mwv_mystic
Soeharto saat itu muncul sbg arah baru pergerakan Indonesia. Ia yg berbasis militer mulai menyuarakan perang terhadap PKI dan antek2nya karena telah berani mengganggu keamanan masyarakat dan mengancam kestabilan negara. Seruan Ganyang Malaysia pun berubah menjadi Ganyang PKI. pic.twitter.com/15RRyCmgUm
Expand pic
mwv.mystic @mwv_mystic
Melihat kemesraan Soekarno dgn PKI sebelumnya, makan banyak org beranggapan bahwa setiap organisasi buatan Soekarno adalah bibit2 komunis yang akan membantu PKI kelak, karena landasan itulah PGRS/Paraku pun dituding salah satunya.
mwv.mystic @mwv_mystic
Entah atas alasan apa, militer yang saat itu berada di Kalimantan memanfaatkan pelemahan kedaulatan Soekarno dan isu PKI ini dengan menyebarkan isu dan secara tidak langsung mengarahkan masyarakat untuk menyerang PGRS/Paraku yg diduga pro komunisme.
mwv.mystic @mwv_mystic
Militer dan warga yg terhasut saat itupun bergerak sedikit demi sedikit. Demi memuluskan komando Ganyang PKI yg berhembus dari pusat. Masyarakat Tinghoa baik yang bergabung dengan PGRS/Paraku ataupun tidak, akhirnya merasa terdesak karena diskriminasi ini.
mwv.mystic @mwv_mystic
Merasa terus terdesak, ditindas dan dituduh tanpa bukti serta diburu oleh para militer karena dianggap pro komunis, akhirnya kelompok sukarela yg dilatih oleh militer ini melakukan perlawanan balik.
mwv.mystic @mwv_mystic
Pertengahan Juli 1967, pasukan gerilyawan PGRS/Paraku menyerbu lapangan udara TNI-AU di Singkawang dan Sanggau Ledo, Kal Bar. Menurut catatan Indonesia Merdeka, serangan tersebut menewaskan 5 orang anggota militer. Selain itu,154 pucuk senjata dan amunisi TNI jg berhasil direbut.
mwv.mystic @mwv_mystic
Militer mencoba membalas serangan itu namun kesulitan. Mereka kalah secara jumlah dan peralatan tempur yg ada saat itu direbut oleh para anggota PGRS/Paraku. Selain itu pihak geriliyawan juga mendapatkan pasokan senjata dari para pedagang senjata ilegal di pedalaman.
mwv.mystic @mwv_mystic
Para pemasok inilah yg menyuplai senjata para geriliyawan ini sehingga menjadi ancaman serius bagi militer di Kalimantan.
mwv.mystic @mwv_mystic
Hal ini memperburuk keadaan, jika sebelumnya mereka hanya "dituduh" sebagai pro komunis, maka akibat dari serangan ke pangkalan militer itu seakan membuktikan bahwa hal itu bukanlah tuduhan semata.
Load Remaining (38)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.