Serba-Serbi Tentang Lailatul Qadar, Bagaimana Cara Meraihnya? via @adeirra

kejar pahala sebanyak mungkin @tumbenlucu
0
adeirra 🤓 @adeirra

"LAILATUL QADAR TAK AKAN SALAH SASARAN" Apa sih Hakikat malam Lailatul Qadar? Apa sih Maknawiyahnya? Mengapa Lailatul Qadar begitu sakral hingga semua berebut meraihnya pdhl tak ada yg tau kapan datangnya? -A THREAD- #LailatulQadar #CeritaGuruAdeirra #SalamRambutIjo pic.twitter.com/u1wEDNFGF5

15/05/2020 23:43:12 WIB
Expand pic
adeirra 🤓 @adeirra

PERHATIAN! Sebelum membaca lebih jauh tentang hakikat Lailatul Qadar, jgn lupa teman2 #CeritaGuruAdeirra siapkan cemilan, kopi, rokok, air putih, lalu buka hati dan pikiran. Thread ini cukup panjang. Semoga apa yang tertulis bisa menjadi ilmu. 🙏🏻❤🌹 #SalamRambutIjo

15/05/2020 23:43:13 WIB
adeirra 🤓 @adeirra

Di hari itu … "Wah, pisangnya ayu-ayu, Mbah", Sembari saya berjongkok di hadapan perempuan sepuh yang berjualan di pinggir jalan depan pasar. "Lha monggo ditumbas (dibeli)," riang ceria jawab perempuan itu. #LailatulQadar #CeritaGuruAdeirra #SalamRambutIjo

15/05/2020 23:43:13 WIB
adeirra 🤓 @adeirra

Yah, Wajah riangnya membuat hatiku berbunga. Sungguh perempuan itu sangat sepuh. Wajahnya penuh kerut, kulitnya hitam, mengkilat penuh keringat. Tubuhnya kurus & suaranya cemengkling (melengking), riang. Giginya terlihat masih utuh. #LailatulQadar #CeritaGuruAdeirra

15/05/2020 23:43:14 WIB
adeirra 🤓 @adeirra

Kulihat di depannya ada bermacam-macam jenis pisang, warna cantik pisangnya membuat lamunanku bermain utk mengolah pisang itu dengan berbagai resep istimewa sebagai menu buka puasa. Duh, menggugah hasrat untuk membelinya! #LailatulQadar #CeritaGuruAdeirra #SalamRambutIjo

15/05/2020 23:43:14 WIB
adeirra 🤓 @adeirra

Saya pun bertanya, "Niki pisang nopo mawon (apa aja), mbah?" "Ini pisang kepok kuning, Nduk! Enak buat kolak. Yg ini pisang kepok putih, Kalau digoreng sangat manis" "Lha kalau pisang yang pinggir itu, mbah?" sambil jariku menunjuk. #LailatulQadar #CeritaGuruAdeirra

15/05/2020 23:46:50 WIB
adeirra 🤓 @adeirra

"Oh yang pinggir itu, namanya pisang pista, kulit tipis, harum manis. Tapi jangan dibeli karena belum matang, mesti disimpan beberapa hari biar benar2 matang," jawab perempuan itu. Saya pun terdiam memperhatikan gerak si mbah yang cekatan menunjuk sana-sini sambil menjelaskan.

15/05/2020 23:46:50 WIB
adeirra 🤓 @adeirra

Tangan tua itu terlihat ndredheg (gemetar), menandakan usianya yang sepuh & tidak memiliki banyak tenaga. Sesekali perempuan itu mengusap peluh keringatnya dengan selendang yang terbelit di pundaknya. "Sudah lama jualan, Mbah?" #LailatulQadar #CeritaGuruAdeirra

15/05/2020 23:46:51 WIB
adeirra 🤓 @adeirra

"Belum, nduk, niki nembe (ini baru) ngejar rezeki buat lebaran." "Putranya berapa Mbah?" "Kathah (banyak), nduk!" jawab perempuan itu tertawa. "Kok nggak istirahat saja toh Mbah, siyam-siyam (puasa) malah jualan?" #LailatulQadar #CeritaGuruAdeirra #SalamRambutIjo

15/05/2020 23:46:51 WIB
adeirra 🤓 @adeirra

"Lha nggih, Nduk. mergo (karena) siyam niku toh, malah mboten angsal (nggak boleh) istirahat, Mumpung Gusti Allah peparing (memberi) sehat" Deg. Seketika jawaban perempuan sepuh itu membuat hati tersentak. #LailatulQadar #CeritaGuruAdeirra

15/05/2020 23:46:52 WIB
adeirra 🤓 @adeirra

Kembali saya lihat tangannya mengelap pakai selendang lusuhnya pada kening & lehernya yang dLeweran (bercucuran) oleh keringat. Ternyata perempuan ini adalah satu diantara sekian banyak pedagang yg menggelar dagangannya tanpa iyup-iyup (peneduh). Padahal hari itu sangat panas.

15/05/2020 23:46:52 WIB
adeirra 🤓 @adeirra

Saya pun mulai bertanya pada si mbah dengan penuh penasaran. "Jualan sampai jam berapa Mbah?" "Mboten dangu (ndak lama) kok Nduk. Jam tiga pun wangsul (sudah pulang). Lha ada kewajiban nyiapkan wedang (minuman) buat anak-anak TPA!" jawab si mbah. #CeritaGuruAdeirra

15/05/2020 23:50:12 WIB
adeirra 🤓 @adeirra

"Lho, Kok kewajiban mbah? Memangnya yang mewajibkan siapa Mbah?" "Nggih kulo piyambak! (ya saya sendiri)" "Ooo begitu, setiap hari, mbah? selama puasa?" “Inggih Nduk, wong cuma anak lima-puluhan saja" Duh... Jawaban perempuan tua itu membuat hatiku teriris. 😢

15/05/2020 23:50:12 WIB
adeirra 🤓 @adeirra

Lagi-lagi akal ini menyerang nurani. Seorang tua yang badannya gemetar, dengan dua keranjang penuh pisang, masih mewajibkan dirinya untuk menyediakan wedang buat anak-anak TPA. Padahal, sepanjang saya ngobrol dengannya, tak satupun ada pembeli lain yang menengok pisangnya.

15/05/2020 23:50:13 WIB
adeirra 🤓 @adeirra

Pun si mbah ini juga kalem menawarkan dagangan. Tidak ngoyak (memaksa) pembeli utk membeli dagangannya sebagaimana yg sering dilakukan oleh pedagang lain. Nurani ini makin terkoyak oleh kata-kata si mbah, berjualan pisang di bawah teriknya matahari yg belum tentu sehari laku.

15/05/2020 23:50:13 WIB
adeirra 🤓 @adeirra

Mulut ini tak mampu tertahan untuk menuturkan pujian, "Wah panjenengan (anda) hebat nggih Mbah, Saya kagum sama semangatnya, mugi (semoga) sehat terus nggih mbah, mugi banyak rezekinya!" Seketika perempuan itu tersenyum lalu menjawab riang dengan suara cemlengkingnya.

15/05/2020 23:50:14 WIB
adeirra 🤓 @adeirra

"Halah Nduk, wong cuma nyiapkan wedang sama takjil kecil-kecil! Yg penting bocah-bocah rajin ngaji! Niku mawon mbah pun bungah! (itu saja mbah sudah bahagia) Ojo nganti bodo kados kulo, mung saget maos Fatihah! (Jangan sampai bodoh seperti saya yg cuma bisa baca Fatihah)"

15/05/2020 23:56:06 WIB
adeirra 🤓 @adeirra

Duh Jawaban itu membuat keluh. Segera saya masukkan semua pisang ke dlm kantongan. "Kok banyak, mau buat apa toh Nduk?" tanya si mbah heran. Saya hanya tersenyum sambil berusaha menahan air mata agar tidak mbrebes mili di depan perempuan tua yg 'cuma' bisa baca Fatihah.

15/05/2020 23:56:06 WIB
adeirra 🤓 @adeirra

"Berapa semuanya Mbah?" Perempuan sepuh itu menyebutkan nominal harga yang membuatku tercengang. "Lho Kok murah banget Mbah?" "Ahh Mboten (Ahh enggak), itu sudah pas, Nduk. ini bukan pisang kulakan, ini pisang panen kebun sendiri," jawab si mbah. #CeritaGuruAdeirra

15/05/2020 23:56:07 WIB
adeirra 🤓 @adeirra

Nurani di dada ini semakin bergetar. Tubuh mulai gemetar menghadapi suara cemlengking si mbah. "Nggih Mbah, nuwun," sembari saya mengulurkan uang. "Aduh Nduk, nggak ada kembalian, belum kepayon kawit enjing (belum ada yang laku dari pagi)" jawabnya ceria. #CeritaGuruAdeirra

15/05/2020 23:56:08 WIB
adeirra 🤓 @adeirra

Lagi-lagi, suara cemengkling pembaca Fatihah itu mengoyak batinku. Dengan gemetaran, saya ambil lagi uang di tangannya sambil saya berkata, "Nggih mbah, biar saya tukar dulu uangnya" Perlahan saya meninggalkan perempuan sepuh itu menuju mobil. #CeritaGuruAdeirra

15/05/2020 23:56:09 WIB
adeirra 🤓 @adeirra

Pisang dua keranjang saya letakkan di mobil. Mesin mobil saya nyalakan dan segera menekan tombol AC untuk mendinginkan batin. Dari kejauhan, saya perhatikan perempuan tua itu berkali-kali melihat ke arah langit sambil menelangkupkan kedua tangannya. #CeritaGuruAdeirra

15/05/2020 23:59:16 WIB
adeirra 🤓 @adeirra

Sesekali perempuan itu mengusap wajahnya dengan selendang lusuh yang membelit di pundaknya. Setelah batin ini mulai agak tenang, saya buka laci mobil tempat biasa saya menyimpan peralatan menggambar, dan saya ingat, di situ selalu saya selipkan beberapa lembar amplop kosong.

15/05/2020 23:59:16 WIB
adeirra 🤓 @adeirra

Bismillah .. Satu amplop kosong mulai saya isi dengan beberapa lembar uang kertas. Saya menghitungnya dengan jumlah yang cukup buat bekal hari raya si mbah dan juga untuk dibagi pada anak-anak TPA yang katanya berjumlah lima-puluhan tadi. #CeritaGuruAdeirra #LailaturQadar

15/05/2020 23:59:17 WIB
adeirra 🤓 @adeirra

Perekat amplop mulai saya buka lalu merekatkannya dengan rapat. Saya pejamkan mata dan menarik nafas dalam-dalam, lalu saya berjalan perlahan menuju perempuan tua itu yang berkali-kali masih terlihat menelangkupkan kedua tangannya ke arah langit. #CeritaGuruAdeirra

15/05/2020 23:59:17 WIB
Load Remaining (27)

Comment

No comments yet. Write yours!