Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

"[G-Story] Pengalaman Seram Pak Paiman Seorang Supir Bus AKAP Lintas Sumatera" by @BriiStory

Chirpified By @M4ngU5il BACA ~~> https://chirpstory.com/li/378814 Disclaimer: Read More
5
Brii @BriiStory

Hai 🙂 Kali ini gw akan cerita pengalaman dari seorang supir bis jalan lintas Sumatera, Pak Paiman namanya, salah satu teman dekat Bapak gw. Banyak pengalaman aneh dan menyeramkan yang pernah dia rasakan dalam menjalani profesinya itu, salah satunya akan gw ceritakan sekarang. pic.twitter.com/nMOgWi1uT6

05/03/2020 21:44:49 WIB
Expand pic
Brii @BriiStory

Rangkaian peristiwanya, terjadi pada pertengahan tahun 1990-an. Yuk simak.. Oh iya, sekadar mengingatkan, jangan pernah baca sendirian karena terkadang mereka gak hanya sekadar hadir dalam cerita.

05/03/2020 21:44:50 WIB
Brii @BriiStory

Bis ini aku pacu dengan kecepatan sedang, menembus pekat gelapnya sisi kota. Aku melihat spion dalam, hanya tinggal beberapa penumpang saja yang tersisa. Sementara Yanto masih dalam posisi yang sama dari beberapa saat lalu, berdiri diam di samping pintu keluar bagian depan.

05/03/2020 21:49:08 WIB
Brii @BriiStory

Lampu di dalam bis kami biarkan dalam keadaan mati, memang biasanya seperti ini, keadaan menjadi gelap, hanya kilatan cahaya dari luar yang membantu penerangan.

05/03/2020 21:49:09 WIB
Brii @BriiStory

Jalur lintas Sumatera ini menjadi jalur yang sudah kami arungi selama nyaris lima tahun terakhir, tapi walaupun begitu aku tetap saja merasakan sedikit was-was setiap kali melintasi banyak bagiannya.

05/03/2020 21:49:10 WIB
Brii @BriiStory

Memang, beberapa kota besar maupun kecil kami lewati dalam perjalanan, namun hutan lebat belantara manjadi porsi pemandangan lebih banyak, dengan kondisi jalan berkelok menanjak dan menurun membelah lembah perbukitan. ***

05/03/2020 21:49:10 WIB
Brii @BriiStory

Tombol klakson aku tekan sebanyak tiga kali, ketika beberapa belas meter di depan terlihat jembatan yang berdiri kokoh di atas sungai yang besar. ~Kenapa harus begitu? Kenapa harus menekan klakson ketika akan melintasi jembatan?

05/03/2020 21:52:04 WIB
Brii @BriiStory

Sebagai supir bis malam, itu sudah jadi suatu hal yang harus kami lakukan, artinya kami mengucap “permisi”. Permisi kepada siapa?, Konon katanya setiap jembatan ada “penunggu”-nya, kita sebagai tamu harus bersopan santun dengan si penunggu jembatan.

05/03/2020 21:52:05 WIB
Brii @BriiStory

Aku sih percaya percaya saja, intinya aku gak mau kalau nantinya akan terjadi apa-apa kalau sampai gak membunyikan klakson.

05/03/2020 21:52:06 WIB
Brii @BriiStory

Tapi, akhirnya lama-kalamaan menekan tombol klakson menjadi suatu kebiasaan, karena beberapa kali aku dan Yanto melihat dan mengalami kejadian ketika sedang melintasi salah satu jembatan besar di perjalanan. ***

05/03/2020 21:52:07 WIB
Brii @BriiStory

=Suatu malam di pertengahan tahun 1996= “Ngantuk kamu, To?” Tanyaku kepada Yanto yang berdiri di samping pintu depan. “Gak Bang, hehe, tadi kan sudah minum kopi. Abang ngantuk gak? Mau gantian Bang?” Jawabnya diakhiri dengan pertanyaan.

05/03/2020 21:58:09 WIB
Brii @BriiStory

“Aman, To. Bisa lihat monas ini mata, hahaha.” Jawabku sambil terbahak. Beberapa menit lagi jam dua belas tengah malam, beberapa jam yang lalu kami baru saja meninggalkan kota Jambi, menuju kota Medan seperti biasanya.

05/03/2020 21:58:10 WIB
Brii @BriiStory

Seperti biasanya juga, di Jambi tadi kami beristirahat cukup lama, aku memarkirkan bis di restoran yang sudah jadi langganan, memberikan kesempatan bagi penumpang untuk sekadar meluruskan badan, beristirahat dan makan malam tentunya.

05/03/2020 21:58:11 WIB
Brii @BriiStory

Ini juga jadi kesempatan buat aku dan Yanto untuk beristirahat, melepas penat yang ada hasil dari perjalanan panjang sebelumnya. ***

05/03/2020 21:58:12 WIB
Brii @BriiStory

Singkatnya, sekitar jam sembilan kami melanjutkan perjalanan. Kali ini penumpang tergolong sedikit, kursi hanya terisi kira-kira setengah dari seluruh kursi yang ada. Tapi walaupun begitu, kami harus tetap berangkat mengantar penumpang sampai ke kota Medan. ***

05/03/2020 21:58:13 WIB
Brii @BriiStory

Sesekali aku melirik kaca spion dalam, melihat keadaan penumpang. kelihatan kalau ada yang tertidur ada yang masih kelihatan terjaga, ada yang duduk sendiran ada pula yang duduk berdua.

05/03/2020 22:04:13 WIB
Brii @BriiStory

Tentu saja ada banyak bangku kosong. Yang aku tahu pasti, barisan kursi paling belakang benar-benar dalam keadaan kosong, gak ada orang sama sekali. Itu pengamatanku ketika kami lepas dari Jambi.

05/03/2020 22:04:14 WIB
Brii @BriiStory

“Keseruan” dimulai ketika bis memasuki kawasan hutan belantara, hutan yang sangat gelap karena gak ada lampu sama sekali. Kanan kiri hanya ada pepohonan besar yang berdiri membentang sepanjang sisi jalan.

05/03/2020 22:04:15 WIB
Brii @BriiStory

Memang, ada beberapa bangunan kecil kami lewati, ada yang berlampu ada nggak, ada yang kelihatan berpenghuni ada yang gelap gulita, kosong. Jarak satu bangunan dengan bangunan lainnya sangat jauh, bisa sekitar 500 meter atau bahkan lebih.

05/03/2020 22:04:16 WIB
Brii @BriiStory

Sinar lampu dari kendaraan yang sesekali muncul dari arah berlawanan, berkelebat menerangi jalan dan bis yang ku kendarai ini. Cahaya lampu yang sangat menyilaukan, karena nyaris semua kendaraan menggunakan lampu jauh untuk membantu penglihatan.

05/03/2020 22:04:17 WIB
Brii @BriiStory

Biasanya, kalau sedang melintasi wilayah hutan seperti ini, kami yang sebelumnya merasa lelah dan mengantuk akan segar seketika, ketegangan akan suasana sepi dan sedikit mencekam mendorong adrenalin ke titik atas. Membuat mata dan pikiran jadi terjaga penuh.

05/03/2020 22:04:18 WIB
Brii @BriiStory

Belum lagi jalan yang berbelok ke kanan dan ke kiri, menanjak dan menurun membelah hutan dan perbukitan, membuatku terpaksa harus berkonsentrasi penuh memegang kendali kendaraan.

05/03/2020 22:04:19 WIB
Brii @BriiStory

Walaupun injakan pedal gas gak terlalu dalam, yang menjadikan laju mobil juga tidak terlalu cepat, tetap saja aku harus fokus menatap gelaran jalan beraspal yang sesekali berlubang.

05/03/2020 22:04:20 WIB
Load Remaining (226)

Comment

No comments yet. Write yours!