Pernah Nggak Jadi Belanja Ketika Disapa Penjaga Toko? Fenomena ini Disebut "Butt Brush Effect"

ada teorinya lho @tumbenlucu
2
fierza. @fierza

Pernah nggak sih kalian waktu belanja di mall, liat-liat barang, udah cocok mau ambil Terus ada mbak-mbak penjaga yang deketin “Ada yang bisa dibantu kak?” Terus kalian nggak jadi ambil barang itu, entah mengapa Dalam marketing, fenomena ini dikenal dengan “Butt Brush Effect”

07/05/2020 22:49:15 WIB
fierza. @fierza

Butt-Brush Effect pertama kali dikenalkan oleh Paco Underhill dalam bukunya yang berjudul “Why We Buy” yang mana buku ini kemudian menjadi salah satu best seller internasional. “The science of shopping” Karena buku ini merupakan kumpulan pengamatan fakta-fakta orang belanja

07/05/2020 22:58:39 WIB
fierza. @fierza

Dalam bukunya, Butt-Brush Effect sendiri dimulai dari pengamatan Paco Underhill terhadap perilaku konsumen - terutama wanita, yang mana konsumen ini selalu “menghindar” tiap kali didekati, berdekatan, bersentuhan dgn orang lain. Hal itu terjadi terus menerus seakan membentuk pola

07/05/2020 23:05:51 WIB
fierza. @fierza

Dari pengamatan tersebut, Underhill menyimpulkan bahwa pelanggan tidak suka ketika mereka tersenggol atau tersentuh dari belakang (butt-brush) Dan mereka (pelanggan) lebih memilih untuk meninggalkan barang yang mereka inginkan - hanya untuk menghindari kontak fisik tadi.

07/05/2020 23:10:45 WIB
fierza. @fierza

Nampaknya beberapa perusahaan sudah mulai menerapkan teori tersebut dalam layout store-nya. 1. Memberi jarak antar display produk (termasuk lorongnya yang lebar), less cluttered 2. Tidak mendekati customer untuk beberapa saat pic.twitter.com/Rg4FlFtv8c

07/05/2020 23:27:32 WIB
Expand pic
Expand pic
fierza. @fierza

Tidak berhenti di situ saja, penataan rak ini juga membutuhkan strategi. Underhill juga mengamati siapa pembelinya. Contohnya, barang promo memang menarik untuk dilihat, tetapi tidak serta-merta harus diletakkan di tempat yang 'mudah ditemukan’ dan 'mudah dijangkau’ Karena (..)

07/05/2020 23:35:32 WIB
fierza. @fierza

Dalam pengamatannya, ia menemukan orang tua yang kesulitan mencari produk dengan merek yang ia cari, karena barang yang ia cari diletakkan di bawah - yang mana hal itu menyulitkan orang tua untuk jongkok dan sebagainya. Berbeda dengan anak muda (..)

07/05/2020 23:41:27 WIB
fierza. @fierza

Anak muda akan menemukan barang yang mereka cari, bagaimanapun caranya. Sekalipun ia ditempatkan di rak tersembunyi ataupun susah untuk dijangkau, mereka akan menemukan cara untuk mendapatkannya. Ternyata hanya dengan mengatur rak sedemikian rupa, penjualan meningkat drastis.

07/05/2020 23:43:34 WIB
fierza. @fierza

I don't have anything new to promote, but you can check out my profile and go to that 'likes' section Ada titipan lapak netijen Twitter dan info organizer pengumpulan dana APD Plus jangan lupa follow @Deeptalk_id we currently have free online classes every weekend! 😆

08/05/2020 09:31:22 WIB
fierza. @fierza

Update: Hey guys, tolong ya, thread ini untuk mengedukasi, tidak menyinggung brand manapun. Tolong kendalikan emosi Anda. Saya hanya menyampaikan fenomena, jangan kalian marah-marah terus ngetag brand A, B, C, yaa mereka melakukan itu karena ada SOP. Terima kasih pengeritannya

08/05/2020 10:52:17 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!