Praktek Penyiksaan Terhadap Anak Di Provinsi NTT, Disiksa dan Dipaksa Mengakui Tindakan yang Tidak Ia Lakukan

Thread by @lokataru_id
0
Lokataru Foundation @lokataru_id

Praktik Penyiksaan Terhadap Anak di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Anak dengan inisial EF, 17 Tahun, sedang beristirahat selepas merontokan padi ketika ia didatangi oleh 6 anggota Polres Timor Tengah Utara. EF disiksa dan dipaksa mengakui tindakan yang ia tidak lakukan. pic.twitter.com/Ms4SsrfEsf

10/05/2020 19:52:04 WIB
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Lokataru Foundation @lokataru_id

Ia dituduh terlibat dalam kasus perkelahian antara sekelompok orang dengan aparat kepolisian yang terjadi pada beberapa hari sebelumnya. pic.twitter.com/Q1hyY8A8Og

10/05/2020 19:52:17 WIB
Expand pic
Expand pic
Lokataru Foundation @lokataru_id

Perkelahian tersebut ditengarai bermula ketika sekelompok orang tersebut tidak terima dibubarkan oleh polisi lantaran adanya himbauan larangan pemerintah daerah untuk berkumpul terkait pencegahan penyebaran Covid-19.

10/05/2020 19:52:18 WIB
Lokataru Foundation @lokataru_id

Di sebuah rumah pondok di Desa Birunatun Kecamatan Biboki Feotleu, Kabupaten Timor Tengah Utara, EF disiksa. Akibat penyiksaan tersebut, EF luka-luka di daerah wajah dan memar di sekujur tubuhnya.

10/05/2020 19:52:18 WIB
Lokataru Foundation @lokataru_id

Ketika EF dan keluarga melaporkan peristiwa penyiksaan tersebut, pihak Polres Timor Tengah Utara justru mengancam akan memproses peristiwa yang belum terbukti dilakukan oleh EF tersebut.

10/05/2020 19:52:19 WIB
Lokataru Foundation @lokataru_id

Berikut Siaran Pers Lokataru Kantor Hukum dan HAM atas Praktik Penyiksaan Terhadap Anak di Provinsi Nusa Tenggara Timur: lokataru.com/siaran-pers-se…

10/05/2020 19:52:19 WIB
Lokataru Foundation @lokataru_id

Hak terhindar dari Penyiksaan merupakan hak asasi manusia yang tidak bisa dibatasi dalam keadaan apapun serta diatur dalam UU No.5/1998 tentang Pengesahan Konvensi Menentang Penyiksaan dan Perlakuan atau Hukuman Lain yang Kejam, Tidak Manusiawi dan Merendahkan Martabat Manusia.

10/05/2020 20:15:55 WIB
Lokataru Foundation @lokataru_id

Status korban sebagai anak juga merupakan bentuk ketidakpahaman dan pelanggaran yang dilakukan oleh oknum anggota Kepolisian tersebut mengingat proses penanganan dan penegakkan hukum terhadap anak wajib terbebas dari segala bentuk penyiksaan,..

10/05/2020 20:15:55 WIB
Lokataru Foundation @lokataru_id

penghukuman atau perlakuan lain yang kejam, tidak manusiawi serta merendahkan martabat dan derajatnya sebagaimana diatur dalam Undang – Undang Perlindungan Anak. Tindakan Penyiksaan dan ancaman yang dilakukan oleh Oknum Kepolisian dari Polres Timor Tengah Utara tersebut..

10/05/2020 20:15:56 WIB
Lokataru Foundation @lokataru_id

membuktikan masih maraknya praktik penyangkalan dan ketidakmampuan anggota Kepolisian dalam memeriksa dan mengungkap suatu peristiwa dengan mengedepankan prinsip hak asasi manusia sebagaimana diatur dalam Hukum Acara Pidana.

10/05/2020 20:15:56 WIB
Lokataru Foundation @lokataru_id

Dari peristiwa – peristiwa Penyiksaan dan Intimidasi yang dialami EF yang merupakan seorang anak, Lokataru, Kantor Hukum dan Hak Asasi Manusia mendesak:

10/05/2020 20:15:56 WIB
Lokataru Foundation @lokataru_id

1. Mendesak Institusi Kepolisian menghentikan penggunaan instrumen kekerasan yang berlebihan dalam proses penegakkan hukum dan mengedepankan langkah – langkah pemenuhan terhadap hak asasi manusia;

10/05/2020 20:15:57 WIB
Lokataru Foundation @lokataru_id

2. Melakukan pemeriksaan internal, penegakkan disiplin hingga penegakkan hukum terhadap anggota Kepolisian yang terlibat dalam peristiwa penyiksaan dan intimasi terhadap EF oleh institusi Kepolisian;

10/05/2020 20:15:57 WIB
Lokataru Foundation @lokataru_id

2. Mendesak institusi negara seperti Komisi Kepolisian Nasional Komisi Nasional Perlindungan Anak, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia dan Ombudsman Republik Indonesia agar melakukan investigasi secara menyeluruh terhadap peristiwa penyiksaan yang dilakukan dan..

10/05/2020 20:15:58 WIB
Lokataru Foundation @lokataru_id

memastikan adanya proses pertanggungjawaban terhadap tindakan oknum Kepolisian tersebut; 4. Meminta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban agar melindungi dan menyediakan rasa aman bagi EF sebagai korban dalam melaporkan dan mengungkap peristiwa penyiksaan yang dialaminya.

10/05/2020 20:15:58 WIB

Comment