Created on App

Oknum DPRD Minta Korban Pemerkosaan Gugurkan Bayinya dengan Imbalan Uang 500 Juta, Korban yg Diperkosa Skrg Tengah Hamil 7 Bulan

Hukum harus ditegakkan!
2
Kamal @kamalbukankemal

Di Gresik, ada kasus ANAK SMP berusia 16 tahun, DIPERKOSA SEBANYAK 6 KALI oleh tetangganya berusia 50 tahun & tengah HAMIL 7 BULAN. Ada salah satu oknum anggota DPRD yang diduga sebagai rekan terduga pelaku, menawarkan uang 500 JUTA dengan konsekuensi BAYI HARUS DIABORSI. pic.twitter.com/xWMYuUJdst

08/05/2020 21:22:02 WIB
Expand pic
Expand pic
Kamal @kamalbukankemal

Awalnya istri pelaku meminta tolong korban untuk mengambil kue di rumah pelaku pada 3 Maret 2019. Saat korban ke rumah pelaku, pelaku langsung merangkul & memaksa korban untuk bersetubuh di kamarnya. Pelaku juga memaksa korban meminum obat (dicurigai obat penggugur kandungan).

08/05/2020 21:22:27 WIB
Kamal @kamalbukankemal

Tidak hanya di dalam rumah, pelaku juga memperkosa korban di kandang ayam dekat rumah pelaku agar tidak ketahuan dua anak & anggota keluarga lainnya. Korban menutupi kasus ini sekian lama, hingga sang Ibu merasa ada kejanggalan di bagian perut & payudara korban yg kian membesar. pic.twitter.com/gAtse0kWJc

08/05/2020 21:25:34 WIB
Expand pic
Kamal @kamalbukankemal

Saat itu, ibu korban memanggil pelaku & pertanggung jawaban. Namun pelaku meminta kandungannya digugurkan, Ibu korban marah. Keluarga korban tidak menuruti permintaan pelaku. "Saya tidak mau, takut dosa dua kali. Biar anak tanpa perkawinan sah, tetap saya rawat," jelas sang Ibu.

08/05/2020 21:28:37 WIB
Kamal @kamalbukankemal

Setelah itu, ada kabar bahwa keluarga korban diajak damai oleh oknum yg diduga anggota DPRD Gresik dtng ke rumah dengan iming2 uang 500 juta. Ajakan itu kembali ditolak. Kuasa hukum korban, Abdullah Syafi'i menyampaikan, tawaran damai itu muncul sebelum kliennya lapor ke polisi.

08/05/2020 21:32:57 WIB
Kamal @kamalbukankemal

Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo mengatakan kasus ini masih ditangani Unit Perlidungan Perempuan & Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik. Ia juga sudah memerintahkan anggotanya mengusut kasus ini. "Saya sudah menyuruh Kasatrskrim dan anggotanya menindaklanjuti," katanya.

08/05/2020 21:36:18 WIB
txtdrpenjualbuku @arinadinahanifa

@kamalbukankemal Ada ya orang ngerasa kurang dosa sampe mau-maunya dapet dosa giveaway keluar duit pula

08/05/2020 21:40:22 WIB
Kamal @kamalbukankemal

Saat ditanya hasil visum, Kasatreskrim Polres Gresik AKP Panji, mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan visum tapi masih menunggu hasilnya dari rumah sakit. “Visum sudah kami lakukan tapi masih menunggu hasilnya,” ujar beliau.

08/05/2020 21:40:44 WIB
Kamal @kamalbukankemal

Jadi sekarang kasusnya sdg diusut oleh pihak kepolisian, mohon dibantu kawal kasus ini atas nama korban, keluarganya, & keadilan. Hukum pelaku seadil-adilnya. cc: @KomnasPerempuan @komnas_anak @KomnasHAM @haris_azhar @HumasGresik Terima kasih juga infonya buat @muhagungus00 🙏

08/05/2020 21:46:47 WIB
c is ugly @chaoticmessy

@kamalbukankemal Tolong, tolong banget segera sahkan RUU PKS. Saya ngeri melihat korban yang dipandang sebelah mata oleh lingkungan sekitar, saya ngeri melihat pelaku dengan bejat berkata gugurkan seolah olah apa yang dia lakukan bukan kejahatan seksual. @KomnasPerempuan tolong bantu korban.

09/05/2020 00:21:34 WIB
Cak AL @mindyourcangkem

@kamalbukankemal @KomnasPerempuan @komnas_anak @KomnasHAM @haris_azhar @HumasGresik @muhagungus00 Semoga 500juta nya tidak dipakai utk negosiasi dg penegakan hukum. Kasian keluarga korban, sakitnya double.

09/05/2020 05:36:38 WIB
Komnas Perempuan @KomnasPerempuan

@kamalbukankemal @komnas_anak @KomnasHAM @haris_azhar @HumasGresik @muhagungus00 Halo Kak, Terima kasih atas informasinya. Info ini admin teruskan ke Divisi terkait.

09/05/2020 10:04:54 WIB
Komnas Perempuan @KomnasPerempuan

@chiceunmacaron @kamalbukankemal Halo Kak, Komnas Perempuan terus mengupayakan pengesahan RUU PKS untuk akses keadilan korban kekerasan seksual. Bersama kita saling menguatkan dan hentikan stigma terhadap korban kekerasan seksual ya!

09/05/2020 10:13:19 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!