Ok Ini Parah.. Beredar Video Kapal Dari China Membuang Jasad WNI Ke Laut Setelah Dipaksa Bekerja Selama 18 Jam Sehari

Thread by @ustadchen
2

Suara.com - Cerita miris datang dari dunia pekerja kapal asal Indonesia. Empat dari 18 Anak Buah Kapal (ABK) yang bekerja di Kapal Longxing 629 China meninggal dunia dan tiga jasad di antaranya terpaksa dibuang ke laut lepas.

Ketua Serikat Pekerja Perikanan Indonesia (SPPI) Korea Selatan Ari Purboyo mengungkapkan, mereka meninggal dunia dalam kondisi tubuh yang bengkak.

Tiga ABK tersebut, yakni Al Fattah yang meninggal dunia pada September 2019 karena sakit, Sefri asal Palembang dengan penyebab yang sama, kemudian Ari yang meninggal dunia pada Februari 2020.

"Tiga orang ini yang dibuang di laut," kata Ari saat dihubungi Suara.com, Selasa (5/5/2020).

Sedangkan, satu ABK lainnya yakni Effendi Pasaribu sempat dilarikan ke rumah sakit di Korea Selatan namun nyawanya tidak dapat tertolong. Dari hasil forensik yang dilakukan, penyebab Effendi meninggal dunia karena pneumonia atau radang paru-paru.

Banyak faktor yang menjadi indikasi penyebab keempat WNI tersebut meninggal dunia dengan kondisi tubuh membengkak. Ari menyebut ada faktor kekerasan yang dialami, akan tetapi menurutnya faktor tersebut bukan menjadi unsur terbesar dari penyebab meninggal dunia.

ON ㅡ Dilarang jualan di reply mfs‼ @subtanyarl

Tanyarl Hai, aku mau curhat sedikit. Jadi aku punya kakak laki-laki, dia udah nggada kabar selama 4 tahunan, dulu dia pamit nya dia keterima kerja di pelayaran gitu, tapi pas dicari tahu ternyata dia gaada disana, keluargaku kaya udah ngebiarin aja kakakku udah (cont..)

06/05/2020 14:15:11 WIB
ON ㅡ Dilarang jualan di reply mfs‼ @subtanyarl

dianggap nggak ada. Tapi aky gapernah patah semangat aku sampai sekarang masih berusaha buat nemuin dia, karena cuma dia orang yang bisa ngertiin aku. Trus semalam tiba-tiba aku kepikiran dia, aku nangis aku kangen banget. Aku bingung aku harus gimana. Tolong (cont..)

06/05/2020 14:15:12 WIB
ON ㅡ Dilarang jualan di reply mfs‼ @subtanyarl

yakinin aku kalau aku bakal bisa ketemu dia, yakinin aku kalau dia nggak kenapa kenapa.

06/05/2020 14:15:12 WIB
ꦎꦏ @frekuensi52

Pelanggaran HAM, Eksploitasi Manusia, dan Perbudakan oleh Nelayan China kepada ABK Indonesia. A thread. pic.twitter.com/nGsfWi6xmw

06/05/2020 17:08:29 WIB
Expand pic
ꦎꦏ @frekuensi52

Berita ini diliput oleh salah satu stasiun TV Korea (MBC) berdasarkan laporan dari nelayan yang berhasil keluar dari kapal besar china penangkap tuna. Link youtu.be/3QIEmJ1mCZY

06/05/2020 17:08:30 WIB
Expand pic
ꦎꦏ @frekuensi52

Translated Part I pic.twitter.com/KAD00lvN25

06/05/2020 17:09:04 WIB
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Expand pic
ꦎꦏ @frekuensi52

Part II pic.twitter.com/vHmVZBRnIo

06/05/2020 17:09:32 WIB
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Expand pic
ꦎꦏ @frekuensi52

Mohon yang bisa bantu untuk up masalah ini ke pemerintah, kasihan orang Indonesia yang disitu. pic.twitter.com/RisABckxmR

06/05/2020 17:09:36 WIB
Expand pic
BABAH @ustadchen

OK INI PARAH. (diberitakan di MBC News Korea) Berita mengenai sebuah kapal dari China yang membuang jasad-jasad anak buah kapal berkewarganegaraan Indonesia ke laut, setelah mereka sakit karena dipaksa bekerja 18 jam setiap hari. youtube.com/watch?v=3QIEmJ…

06/05/2020 18:46:15 WIB
Expand pic
BABAH @ustadchen

Video dimulai dengan penjelasan alasan kenapa MBC news menyebarkan berita ini: MBC melaporkan berita ini karena ada crew kapal yang meminta tolong ke pemerintah Korea dan MBC SECARA LANGSUNG ketika kapalnya memasuki pelabuhan di Busan.

06/05/2020 18:51:10 WIB
BABAH @ustadchen

Sulit untuk mengusut tuntas walaupun bukti foto dan video telah diberikan (video dilampirkan di dalam beritanya. Terlihat crew-crew kapal mendorong bungkusan jenazah bewarna oranye ke laut). Namun sebelum berhasil diusut tuntas, kapalnya sudah pergi ke perairan internasional!

06/05/2020 18:55:51 WIB
Kamal @kamalbukankemal

ABK INDONESIA KERJA 18 JAM, 6 JAM INCLUDE WAKTU MAKAN, KETIKA SAKIT & MENINGGAL, MAYATNYA DIBUANG KE LAUT OLEH KAPAL CINA. Tanggal 6 Mei (hari ini) berita ini diangkat oleh MBC di TV Korea. Kejadiannya tanggal 30 Maret. Jadi mereka ini (pekerja Indonesia)singgah ke Busan, Korea. pic.twitter.com/54xZZi42yf

06/05/2020 19:12:24 WIB
Expand pic
BABAH @ustadchen

MBC memberi statement kalau mereka memerlukan bentuk kerja sama internasional untuk menginvestigasi kasus ini. Video yang dilampirkan di dalam berita diinfokan terjadi pada 30 Maret 2020, ketika kapal masih berada di tengah samudra pasifik, mayat yang dibuang adalah-

06/05/2020 19:13:53 WIB
BABAH @ustadchen

anak buah kapal dari Indonesia yang berumur 24 tahun bernama Ari (/Haris?) yang sudah bekerja di kapal selama 1 tahun lebih. Crew kapal terlihat menyalakan dupa dan menyemprotkan air ke bungkusan jenazah, lalu bertanya ke crew lain "Siapa lagi yang mau bantu (dorong ke laut)?"

06/05/2020 19:13:53 WIB
BABAH @ustadchen

"Ayo, ada nggak? Nggak ada?" dan perekam terdengar menjawab "tidak..". Bungkusan jenazah pun diangkat dan dibuang ke laut yang kedalamannya belum diketahui. Beberapa jasad anak buah kapal Indonesia lainnya yang dibuang ke laut adalah; (Alfa?) 19 tahun, dan (Jefri?) 24 tahun.

06/05/2020 19:13:54 WIB
Kamal @kamalbukankemal

Jadi nama kapalnya Kapal Long Xing. Kapal ini harusnya nangkep Tuna doang, tapi aktivitas ilegalnya ambil hiu juga. Jadi di kapal itu banyak sirip dan bagian tubuh lain dari ikan hiu itu. That’s why, mereka akan didenda kalo singgah ke daratan sembarangan, akan kena sanksi.

06/05/2020 19:16:53 WIB
Arie @arieoz

@ustadchen bah, nama2 korbannya Alfatah, Sepri, Ari, Efendi Pasaribu. Semuanya pemegang visa E10.

06/05/2020 19:19:14 WIB
Kamal @kamalbukankemal

Jadi saat ada kesempatan, pekerja Indonesia ini singgah ke Busan, Korea untuk meminta pertolongan masyarakat Internasional. Mereka nunjukin video/bukti rekaman dari rekan ABKnya yang meninggal karena sakit, lalu mayatnya dibuang ke laut oleh kapal tersebut.

06/05/2020 19:19:21 WIB
Kamal @kamalbukankemal

Pertama namanya Ari (24 tahun), meninggal Februari 2020, udah kerja lebih dari 1 tahun. Sefri (24 tahun), dari Palembang, meninggal karena sakit. Juga Al Fattah (usianya saya kurang tahu), dari Enrekang, Sulawesi Selatan yang meninggal pada September 2019, juga karena sakit. pic.twitter.com/eah4xOgqbq

06/05/2020 19:24:15 WIB
Expand pic
BABAH @ustadchen

Menurut saksi mata (sesama anak buah kapal), terdapat eksploitasi tenaga kerja dan para pelaut yang meninggal sudah mengeluh sakit selama sebulan. “Awalnya keram, terus tau-tau kakinya bengkak, dan dari kaki langsung nyerang ke badan, setelah nyerang ke badan langsung sesak.”

06/05/2020 19:24:32 WIB
Load Remaining (27)

Comment

No comments yet. Write yours!