Created on App

Mengenal Sosok Ravio Patra yng Menggegerkan Publik (Diduga) Sebagai Dalam Provokasi Kerusuhan dgn Rencana Menjarah Toko2

Ngaku WA diretas, alibi atau kejadian yang sesungguhnya?
Ravio Patra kriminal kerusuhan provokator
1
Amnesty International Indonesia @amnestyindo
Ravio Patra, seorang peneliti kebijakan publik dan pegiat advokasi legislasi yang sering menyuarakan kritik-kritik terhadap jalannya pemerintahan ditangkap kemarin malam, 22 April 2020, sekitar pukul 21.00 - 22.00 WIB. #BebaskanRavio pic.twitter.com/yNXZSMj3aq
Expand pic
Amnesty International Indonesia @amnestyindo
Sebelumnya melalui akun twitter miliknya (@raviopatra) Ravio sempat mengkritik Staf Khusus Presiden yang diduga kuat terlibat konflik kepentingan dalam proyek-proyek pemerintah di Papua, dan tentang penanganan Covid-19 di media @TirtoID. #BebaskanRavio pic.twitter.com/v4D3XIcoHI
Expand pic
Amnesty International Indonesia @amnestyindo
Hingga saat ini, belum diketahui Ravio ditangkap oleh kesatuan mana dan dibawa ke mana. Tim Pendamping Hukum dari Koalisi Tolak Kriminalisasi dan Rekayasa Kasus (KATROK) sedang mencari tahu ke kantor Polda Metro Jaya. #BebaskanRavio pic.twitter.com/4dLGgzIYLD
Expand pic
Amnesty International Indonesia @amnestyindo
Hingga saat ini, belum diketahui Ravio ditangkap oleh kesatuan mana dan dibawa ke mana. Tim Pendamping Hukum dari Koalisi Tolak Kriminalisasi dan Rekayasa Kasus (KATROK) sedang mencari tahu ke kantor Polda Metro Jaya. #BebaskanRavio pic.twitter.com/4dLGgzIYLD
Expand pic
Amnesty International Indonesia @amnestyindo
Berdasarkan informasi awal yang kami dapatkan pada Selasa, 22 April 2020 sekitar pukul 14.00 WIB, Ravio mengadu kepada @safenetvoice kalau ada yang meretas WhatsApp miliknya. #BebaskanRavio
Amnesty International Indonesia @amnestyindo
Berdasarkan informasi awal yang kami dapatkan pada Selasa, 22 April 2020 sekitar pukul 14.00 WIB, Ravio mengadu kepada @safenetvoice kalau ada yang meretas WhatsApp miliknya. #BebaskanRavio
Amnesty International Indonesia @amnestyindo
Di antara pukul 13.19 WIB hingga 14.05, Ravio mendapatkan panggilan dari nomor 082167672001, 081226661965 dan nomor telepon asing dengan kode negara Malaysia dan Amerika Serikat. Hasil penyelidikan KATROK menemukan nomor tersebut merupakan milik AKBP 'HS' dan Kol. 'ATD'.
Amnesty International Indonesia @amnestyindo
Di antara pukul 13.19 WIB hingga 14.05, Ravio mendapatkan panggilan dari nomor 082167672001, 081226661965 dan nomor telepon asing dengan kode negara Malaysia dan Amerika Serikat. Hasil penyelidikan KATROK menemukan nomor tersebut merupakan milik AKBP 'HS' dan Kol. 'ATD'.
Amnesty International Indonesia @amnestyindo
Selama diretas, pelaku sebar pesan palsu berisi provokasi sekitar pukul 14.35 WIB. Pesan yang dikirimkan ke sejumlah nomor berbunyi, "KRISIS SUDAH SAATNYA MEMBAKAR! AYO KUMPUL DAN RAMAIKAN 30 APRIL AKSI PENJARAHAN NASIONAL SERENTAK, SEMUA TOKO YG ADA DIDEKAT KITA BEBAS DIJARAH".
Amnesty International Indonesia @amnestyindo
Selama diretas, pelaku sebar pesan palsu berisi provokasi sekitar pukul 14.35 WIB. Pesan yang dikirimkan ke sejumlah nomor berbunyi, "KRISIS SUDAH SAATNYA MEMBAKAR! AYO KUMPUL DAN RAMAIKAN 30 APRIL AKSI PENJARAHAN NASIONAL SERENTAK, SEMUA TOKO YG ADA DIDEKAT KITA BEBAS DIJARAH".
Amnesty International Indonesia @amnestyindo
Kami menduga motif penyebaran itu adalah untuk menempatkan Ravio sebagai salah satu pihak yang dijebak dengan seolah-olah akan membuat kerusuhan. @safenetvoice menyampaikan agar Ravio bisa mengumpulkan dan mendokumentasikan semua bukti. #BebaskanRavio
Amnesty International Indonesia @amnestyindo
Kami menduga motif penyebaran itu adalah untuk menempatkan Ravio sebagai salah satu pihak yang dijebak dengan seolah-olah akan membuat kerusuhan. @safenetvoice menyampaikan agar Ravio bisa mengumpulkan dan mendokumentasikan semua bukti. #BebaskanRavio
Amnesty International Indonesia @amnestyindo
Sekitar pukul 19.14 WIB, Ravio menghubungi @safenetvoice kembali dan mengatakan, "Mas, kata penjaga kosanku ada yg nyariin aku tapi udah pergi. Tampangnya serem kata dia." Rekan @safenetvoice memintanya untuk mematikan telepon genggam lalu mengevakuasi diri ke rumah aman.
Amnesty International Indonesia @amnestyindo
Sekitar pukul 19.14 WIB, Ravio menghubungi @safenetvoice kembali dan mengatakan, "Mas, kata penjaga kosanku ada yg nyariin aku tapi udah pergi. Tampangnya serem kata dia." Rekan @safenetvoice memintanya untuk mematikan telepon genggam lalu mengevakuasi diri ke rumah aman.
Amnesty International Indonesia @amnestyindo
Ravio sempat menghubungi dan berkomunikasi dengan Pengurus @YLBHI untuk meminta advis hukum dan juga menghubungi Komisioner @KomnasHAM untuk meminta bantuan jika terjadi sesuatu dalam waktu dekat. #BebaskanRavio
Amnesty International Indonesia @amnestyindo
Ravio sempat menghubungi dan berkomunikasi dengan Pengurus @YLBHI untuk meminta advis hukum dan juga menghubungi Komisioner @KomnasHAM untuk meminta bantuan jika terjadi sesuatu dalam waktu dekat. #BebaskanRavio
Amnesty International Indonesia @amnestyindo
Ravio sempat mengabarkan sedang bersiap mengevakuasi diri ke rumah aman, tetapi kemudian sudah lebih dari 12 jam ia tidak bisa lagi dihubungi. Pada saat yang bersamaan sekitar pukul 00.30 WIB, muncul artikel di seword(dot)com dengan teks memojokkan Ravio. #BebaskanRavio
Amnesty International Indonesia @amnestyindo
Ravio sempat mengabarkan sedang bersiap mengevakuasi diri ke rumah aman, tetapi kemudian sudah lebih dari 12 jam ia tidak bisa lagi dihubungi. Pada saat yang bersamaan sekitar pukul 00.30 WIB, muncul artikel di seword(dot)com dengan teks memojokkan Ravio. #BebaskanRavio
Amnesty International Indonesia @amnestyindo
KATROK mendesak Presiden @jokowi dan Polri untuk: 1) Segera melepaskan Ravio Patra, menghentikan proses kriminalisasi, dan juga menghentikan tindakan-tindakan pembungkaman kepada warga negara lainnya; #BebaskanRavio
Amnesty International Indonesia @amnestyindo
KATROK mendesak Presiden @jokowi dan Polri untuk: 1) Segera melepaskan Ravio Patra, menghentikan proses kriminalisasi, dan juga menghentikan tindakan-tindakan pembungkaman kepada warga negara lainnya; #BebaskanRavio
Amnesty International Indonesia @amnestyindo
2) Segera hentikan upaya dari pihak tertentu untuk meretas gawai ataupun akun media sosial masyarakat yang kritis mendorong pemerintah untuk bekerja dengan benar. Pemerintah harus memastikan setiap warga negara dilindungi oleh hukum dalam menikmati hak-hak yang dijamin oleh UUD;
Amnesty International Indonesia @amnestyindo
2) Segera hentikan upaya dari pihak tertentu untuk meretas gawai ataupun akun media sosial masyarakat yang kritis mendorong pemerintah untuk bekerja dengan benar. Pemerintah harus memastikan setiap warga negara dilindungi oleh hukum dalam menikmati hak-hak yang dijamin oleh UUD;
Amnesty International Indonesia @amnestyindo
3) Segera ungkap peretas WhatsApp Ravio. Tentu kemampuan meretas tidak dimiliki oleh sembarang orang/instansi. Polri seharusnya menangkap pihak-pihak yang telah meretas telepon genggam Ravio dan menyebarkan hoaks kerusuhan, bukan menangkap Ravio. #BebaskanRavio
Amnesty International Indonesia @amnestyindo
3) Segera ungkap peretas WhatsApp Ravio. Tentu kemampuan meretas tidak dimiliki oleh sembarang orang/instansi. Polri seharusnya menangkap pihak-pihak yang telah meretas telepon genggam Ravio dan menyebarkan hoaks kerusuhan, bukan menangkap Ravio. #BebaskanRavio
Load Remaining (16)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.