Dibantah Rinci dr @berlianidris, Video LunaMaya26 Bareng drh. Indro Cahyono Ajak Tak Takut Covid-19 Krn Bahayanya Tak Seperti Digambarkan Media Massa

Korban meninggal bukan karena virus covid-19 menurut dokter hewan tsb
1
dr. Berlian I. Idris @berlianidris

Spesialis jantung & pembuluh darah, FKUI. Master of public health, doctor of science, NIHES, Erasmus MC, NL. RT & ❤ ≠ setuju.

rs-medikabsd.co.id

dr. Berlian @berlianidris

Dear @LunaMaya26 & drh. Moh Indro Cahyono, penjelasan di video ini salah & berpotensi membuat masyarakat meremehkan risiko tertular virus SARS-CoV-2 yg menyebabkan COVID-19. Isinya ada yg mirip dgn di FB yg sdh diklarifikasi bit.ly/34F2TNG. pic.twitter.com/qp5SiU1maE

16/04/2020 19:11:12 WIB
dr. Berlian @berlianidris

Namun saya rasa tetap perlu diklarifikasi di lini masa Twitter karena menimbulkan polemik, dan banyak warga yg bertanya. Saya jabarkan kekeliruan tersebut satu persatu. Cmiiw dr. @dirgarambe, dr. @Gatut_P

16/04/2020 19:11:13 WIB
dr. Berlian @berlianidris

1. "Dari sebagian besar yg meninggal, belum pernah ada satupun yg meninggal hanya karena Covid." Seperti namanya, severe acute respiratory syndrome, virus ini menyebabkan gangguan pernapasan akut berat akibat kerusakan pada paru, yg membuat gagal napas, bahkan kematian.

16/04/2020 19:11:14 WIB
dr. Berlian @berlianidris

2. "Kita sebaiknya tidak menghubungkan covid ini dengan kematian..." Penjelasan poin 1, COVID-19 ini menyebabkan kematian. Kalau tidak berhubungan dgn kematian, untuk apa dihitung jumlah korban yg meninggal? Hari ini saja sdh ada total 496 orang yg meninggal di Indonesia.

16/04/2020 19:11:14 WIB
dr. Berlian @berlianidris

3. "...kalau saya kena, mungkin demam/pilek/batuk/agak2 sesak napas selama seminggu..." Ini spt meremehkan spektrum gejala yg mgkn dialami, dari tdk bergejala sampai gagal napas. Mereka yg sembuh banyak yg melaporkan sesak yg menyiksa, dgn kemungkinan kerusakan paru permanen

16/04/2020 19:11:15 WIB
dr. Berlian @berlianidris

4. "...tapi sesudah antibodi kita keluar, maka kita akan kebal." Terbentuknya antibodi tdk menjamin kekebalan mutlak dari re-infeksi, ada yg dilaporkan kembali positif. Selain itu, makin banyak pasien sehat berusia muda yg meninggal karena reaksi sistem imun yg berlebihan.

16/04/2020 19:11:15 WIB
dr. Berlian @berlianidris

5. "..dua minggu pasca infeksi antibodi paling tinggi, sehingga sebagian besar orang mengalami kesembuhan." Bila memang sebagian besar sembuh, kenapa hari ini, 16/4, dilaporkan angka kesembuhan 'hanya' 9.9% dari keseluruhan kasus terkonfirmasi? pic.twitter.com/WpA7LCo0h4

16/04/2020 19:11:18 WIB
Expand pic
dr. Berlian @berlianidris

6. "Jadi kalau Covid ini membuat sakit, iya, tapi tak seganas/tdk membunuh spt yg ada di media." Ini jelas salah (lihat poin 1& 2) & sangat berpotensi membuat masyarakat abai. Kalaupun tidak meninggal, terjangkit COVID-19 menyakitkan. Kalau tdk berbahaya, kenapa ada PSBB?

16/04/2020 19:11:18 WIB
dr. Berlian @berlianidris

7. "...hidup kita bukan angka, tidak ditentukan dgn statistik." Betul, karena itu satu nyawapun sangat berharga, kita harus cegah agar tidak tertular. Sakit COVID-19 itu tidak enak, apalagi kalau sampai meninggal.

16/04/2020 19:11:19 WIB
dr. Berlian @berlianidris

8. Luna menguatkan lagi bahwa yg meninggal adalah karena komplikasi, bukan karena virus corona sendiri, yg diaminkan oleh drh. Indro. Atas dasar itu Luna menyimpulkan agar kita jgn panik. Betul kita tak boleh panik, tapi juga tdk boleh abai. Dan jangan atas dasar yg salah.

16/04/2020 19:11:19 WIB
dr. Berlian @berlianidris

@zarazettirazr @LunaMaya26 Iya uni, drh. Moh Indra Cahyono membuat banyak pernyataan yg keliru. Ini salah satu klarifikasinya

16/04/2020 19:51:58 WIB
cahaya inti @cahaya_inti

@berlianidris #VirusCorona Ini Sangat Berbahaya Dan Mematikan. #VirusCorona Ini Memakan Organ Vital Di Tubuh Manusia. Negara Besar Aja Pada Takut. LOCKDOWN. Logika Cetek, Jika Bilang Tidak Mematikan. Buktinya, Dari Balita, Anak Tanggung, Remaja, Usia Produktif Pada Terjangkit. Baca, Baca.

16/04/2020 20:19:57 WIB
yayan cahyana @yayan_tjahyana

@berlianidris Yg jelas penyakit ini berbahaya krn daya sebarnya yg begitu cepat...

16/04/2020 20:24:42 WIB
Galih_Kangkung @arga_wisastra

@berlianidris @Dh4nieLee Suru LUna jadi duta buat percobaan anti bodi. Luna kan gak ada riwayat sakit jantung lever diabet atau apalah.. Klo dia bisa bertahan dgn COVid19 gw ikut jadi relawan buat di rs

16/04/2020 20:56:16 WIB
cahaya inti @cahaya_inti

@berlianidris "Luna & Kawannya Suruh Pergi Ke Rumah Sakit Tanpa Pake ADP, Jenguk Yang Di Rumah Sakit, Sentuh Tangan Orang-orang Yang Positif, Kita Lihat Mereka Keluar Jadi Apa, Positif Apa Negatif, Di Test Untuk Pembuktian, Klw #VirusCorona Ini Tidak Mempan Ke Stamina Yg Vit & Kuat. #TRY 🤔

16/04/2020 21:15:26 WIB
IYEM @Shi___Iyem

@berlianidris @DonAdam68 Dia biasanya ada penyakit penyerta ya dok?

16/04/2020 21:24:26 WIB
W @ranshbrn

@berlianidris "tidak membunuh..."??????????? Apakabar dari amerika, italia, spanyol prancis dll bahkan kematian di amerika udh 28rb orang pic.twitter.com/lhIds1mSf0

16/04/2020 21:25:02 WIB
Expand pic
MATTA HATI @DeAtmo

@berlianidris Jelas penyakit apapun bisa jadi berbahaya jika tidak dilakukan penanganan dengan benar.

17/04/2020 04:05:39 WIB
MATTA HATI @DeAtmo

@berlianidris PSBB dilakukan sbg langkah antisipatif utk penanganan mengurangi resiko penyebaran dari virus baru yg masih perlu diteliti, belum ada obat, dan kita tau persebaran virus ini dari droplet yg menempel di banyak permukaan benda sekitar kita.

17/04/2020 04:12:06 WIB
Ly utsman @UmmuHarokah

@berlianidris @panca66 @dirgarambe @Gatut_P Rasanya pingin jadi dokter kalau lihat ulasan dari @berlianidris , , sayang setelah pas SMA berubah cita cita.

17/04/2020 06:46:07 WIB
dr. Berlian @berlianidris

@UmmuHarokah @panca66 @dirgarambe @Gatut_P Gpp kak, ga perlu jadi dokter utk meraih kemuliaan di sisi Allah.. ...Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu disisi Allah ialah orang yang paling bertakwa... QS. 49:13

17/04/2020 07:19:54 WIB
// jax @JackVardan

@berlianidris Gak boleh abai, ijin keluar dipersulit, melanggar kena denda, WNA haram masuk, patroli berjalan. Dan dalam hitungan hari kami kaget dengan hasil dari 18000 kasus jadi 27000 kasus. Rusia, today. Masa inkubasi yang tak terdeteksi, begitu meledak, baru nurut untuk disiplin. pic.twitter.com/nS1DuyhJUp

16/04/2020 22:29:53 WIB
Load Remaining (30)

Comment

No comments yet. Write yours!