#BuktikanSayangmu dengan tidak mudik tahun ini

#BuktikanSayangmu dengan tidak mudik tahun ini
mudik miscellaneous
0
andreW pradanA @scoty_and
Assalamualaikum, selamat sore teman-teman. Semoga selalu sehat, apalagi kalau udah ngikutin jaga jarak dan seperti thread saya minggu lalu. Kali ini saya ingin tau bagaimana cara #BuktikanSayangmu kepada keluarga atau orang disekitar kamu saat pandemi ini. ------a Thread-------- pic.twitter.com/C8WBcY7V6T
Expand pic
andreW pradanA @scoty_and
Ops, maksudnya saya adalah bagaimana agar orang-orang disekitar kita tetap aman dan sehat tidak tersentuh dan tertular pandemi Covid-19. Baik yang ada di lokasi kamu sekarang ataupun di kampung halaman. #BuktikanSayangmu pic.twitter.com/T5WwpFk8Ix
Expand pic
andreW pradanA @scoty_and
Jelas, tak bisa dipungkiri bulan ramadhan sudah dekat dan hanya beberapa minggu saja membuat kondisi puasa di tengah pandemi yang berlangsung tentu tak mudah, apalagi dalam menjalankan ibadah hingga nanti saatnya Idul Fitri. #BuktikanSayangmu pic.twitter.com/WP1hO77qcl
andreW pradanA @scoty_and
Dan yang pasti pada tiap tahun yang ditunggu adalah bagaimana bisa pulang ke kampung halaman bersama sanak keluarga untuk bersilaturahmi dan melepas kerinduan. Tapi please jangan lakukan tahun ini jika kamu sayang keluarga #BuktikanSayangmu pic.twitter.com/m7VuBf7vVW
Expand pic
andreW pradanA @scoty_and
Jujur saja saya juga terkena dampaknya kok, biasa setiap tahun saya selalu balik ke kampung halaman di Sumatera Barat. Tapi dari jauh-jauh hari saya sudah urungkan niat untuk tidak pulang kampung demi memutus rantai virus ini dan sayang saudara di kampung #BuktikanSayangmu pic.twitter.com/U8Mdwd9Too
Expand pic
andreW pradanA @scoty_and
Tapi ini memang susah dibendung, ramadan yg belum datang, mudik lebaran sudah berjalan. Banyak warga di kota memilih balik ke kampung. Takut penyebaran virus corona, bisnis yang lesu, dan bekerja dr rumah (kampung) menjadi alasan. Padahal ada larangan pemerintah #BuktikanSayangmu pic.twitter.com/g6TEGl9SKl
Expand pic
andreW pradanA @scoty_and
Memang sulit, tapi setidaknya kita bisa belajar. Sebagai contoh saat imlek kemarin, di Wuhan sana.. warganya disiplin utk tidak kumpul dengan keluarga dulu. Sehingga bawah mudah diatasi. Please tunda dulu mudik tahun ini teman... #BuktikanSayangmu pic.twitter.com/HBEsHwLL7I
Expand pic
andreW pradanA @scoty_and
Tentu dan pastinya di balik aksi kepulangan massal tahunan tsb malahan membuka potensi bahaya lainnya. Yg pulang kampung itu belum tentu 100% bersih dari virus. Mereka malahan bisa menjadi carrier virus dan membuat wilayah pandemi corona semakin luas. #BuktikanSayangmu pic.twitter.com/DYna5CpG0N
Expand pic
andreW pradanA @scoty_and
FYI di kota saya Pekanbaru, kategori ODP, PDP dan kasus positive virus ini terus bertambah. Rata - rata impor dari kota lain yang memang sudah menanjak kasusnya. Dari dari @KemenkesRI hari ini hingga pkl 12.00 kasus positif sebanyak 2092 di semua provinsi. #BuktikanSayangmu pic.twitter.com/XukBSX7MEz
Expand pic
andreW pradanA @scoty_and
Pemerintah sudah jelas-jelas melarang untuk tidak mudik saat lebaran atau ramadhan ini. Dengan kamu mudik, bisa bisa menambah dan memperluas penyebaran virus ke daerah atau kampung halaman kamu. Padahal sebelumnya daerah tersebut aman. #BuktikanSayangmu pic.twitter.com/ypXCVtddDz
Expand pic
andreW pradanA @scoty_and
Untuk yang emang keras mo balik kampung, untuk diketahui kebanyakan kasus penularan virus tidak bergejala. Mentang imun kuat dan sehat jgn sampai merugikan orang di kampung. Apalagi ini berpotensi menular ke keluarga meski sebagai carrier. Juga rentan LANSIA. #BuktikanSayangmu pic.twitter.com/8DiCt5ksIH
Expand pic
andreW pradanA @scoty_and
Bahkan untuk meredam penyebaran, banyak kepala daerah yg sudah menerbitkan SK ataupun surat edaran untuk pemudik agar menunda pulang ke kampung halaman jika masih sayang keluarga atau sanak famili di kampung. #BuktikanSayangmu pic.twitter.com/nvgJdX9EdK
Expand pic
andreW pradanA @scoty_and
Ayolah marilah berfikir demi kebaikan kita ke depan, agar virus ini tak terus menjalar, gotong royong bersama utk hentikan penyebaran. Jgn dibawa hingga ke pelosok desa dengan mudik. Apalagi risiko penularan melalui angkutan umum saat mudik juga tinggi. please #BuktikanSayangmu pic.twitter.com/HEcf8pyVqR
Expand pic
andreW pradanA @scoty_and
Jangan sampai kita berharap lockdown atau karantina wilayah yang ketat gara-gara tidak disiplinnya kita. Upaya upaya harus kita support. Seperti KAI yang batalkan 44 rute dari JKT, atau mudik gratis Kemenhub di batalin. Jangan sampai ada skenario terburuk. #BuktikanSayangmu pic.twitter.com/DkAZe9P1xd
Expand pic
andreW pradanA @scoty_and
Jgn sia-sia usaha kita, belajar dr Italia yang kasus kematiannya tinggi. Panik dgn penyebaran virus, ribuan warga langsung memenuhi stasiun kereta utk meninggalkan wilayah yg jadi episenter penyebaran corona di Italia. Tanpa disadari mereka kurir dan bawa virus #BuktikanSayangmu pic.twitter.com/22lfm4487F
Expand pic
andreW pradanA @scoty_and
Saat ini Ikatan Dokter Indonesia sangat menyetujui wacana pembatasan untuk mudik di saat wabah ini. Dengan disiplin untuk tidak melakukan mudik, pandemi ini akan segera teratasi. Makanya kerjasama itu penting dan tunda mudik #BuktikanSayangmu pic.twitter.com/C5nIYdJoBK
Expand pic
Expand pic
andreW pradanA @scoty_and
Bukan bermaksud menggurui, tapi kita beri contoh nyata untuk menutup pergerakan pandemi ini. Apalagi Badan Penanggulangan Bencana Nasional telah memperpanjang status darurat wabah pandemi ini menjadi 91 hari, terhitung mulai 29 Februari 2020 hingga 29 Mei 2020. #BuktikanSayangmu pic.twitter.com/UiJ0QW9s96
Expand pic
andreW pradanA @scoty_and
1. Penyebaran virus ini berlangsung secara masif sejak hadir di Indonesia. Bisa menyerang siapa saja, di mana saja dan kapan saja melalui kontak fisik. Tak terkecuali, jelang musim Lebaran. Diprediksi masih menjadi ancaman bila warga tetap bersikukuh utk mudik. #BuktikanSayangmu pic.twitter.com/HNS0gGOaoB
Expand pic
andreW pradanA @scoty_and
2. Physical distancing tentu tak berlaku saat mudik, di mana banyak warga memanfaatkan angkutan umum saat pulang ke kampung. Pemudik akan kesulitan jaga jarak fisik satu sama lain dalam kendaraan sehingga tak bisa tekan penularan virus spti imbauan pemerintah. #BuktikanSayangmu pic.twitter.com/5jYFFD6jf1
Expand pic
andreW pradanA @scoty_and
3. Pemudik berpotensi jadi carrier virus dari daerah yg telah terpapar virus ini atau masuk zona merah, otomatis bisa jadi sumber penularan. Status carrier tentu bs mengancam keselamatan orang lain termasuk keluarga yang ada di rumah dan warga di kampung. #BuktikanSayangmu pic.twitter.com/MONfCIskYy
Expand pic
andreW pradanA @scoty_and
4. Pemudik yang berasal dari luar kota pandemi sebagai ODP. Diwajibkan untuk mengisolasi diri selama 14 hari setibanya di kampung halaman. Akibatnya tak bisa menghabiskan waktu bersama keluarga secara leluasa saat Lebaran karena harus menjalani karantina. #BuktikanSayangmu pic.twitter.com/24Q6N0kg9R
Expand pic
andreW pradanA @scoty_and
5. Fasilitas kesehatan dibanyak daerah minim, sehingga diragukan kesiapan fasilitas kesehatannya tak lengkap sehingga sulit utk melakukan penanganan cepat pasien. Ada baiknya bersabar untuk tidak mudik hingga pandemi virus ini dapat diatasi. #BuktikanSayangmu pic.twitter.com/uD07yqlo90
Expand pic
andreW pradanA @scoty_and
6. @MUIPusat di Fatwa nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam situasi terjadi wabah COVID-19, keluar dari daerah yg terkena wabah atau pun memasuki daerah yg terkena wabah adalah haram, karena dapat mencelakakan diri sendiri serta orang lain. #BuktikanSayangmu pic.twitter.com/NR6P1d42yE
Expand pic
andreW pradanA @scoty_and
Sekali lagi Tak bermaksud menggurui, komitmen dan kesediaan kita bersama utk mengurangi intensitas perjumpaan dengan orang lain harus dipegang teguh. Salah satunya dengan berkorban untuk tak mudik demi kebaikan bersama. Untuk Lebaran kali ini saja teman #BuktikanSayangmu pic.twitter.com/X7xshoJ65C
Expand pic

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.