Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

Lebih Keji Dari Reynhard Sinaga, Kasus Pembunuhan yang Dilakukan Oleh Kaum LGBT yang Juga Memakan Korban Artis Indonesia

Thread by @gudogud
1
O G U D @gudogud

-A Thread- 'Lebih keji dari Reynhard Sinaga. Kasus Pembunuhan yg dilakukan seorang kaum LGBT, yg juga memakan Korban satu Artis di Indonesia.' Kali ini gua buat (lagi) Thread sesuai permintaan dari dari rep Thread sebelumnya. pic.twitter.com/iJw4KLonMm

15/03/2020 21:15:15 WIB
Expand pic
O G U D @gudogud

Mengingat kembali Kisah Kelam dimasalalu. Ada banyak peristiwa penting di Indonesia sepanjang 2008. Mulai dari kematian diktator Orde Baru, Suharto,hingga serangan kekerasan bermotif kebencian terhadap pawai "Aliansi Kebangsaan Untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan" di Monas.

15/03/2020 21:56:25 WIB
O G U D @gudogud

Tak ketinggalan, 2008 juga menjadi saksi bagaimana publik Indonesia digegerkan geger oleh kisah pembunuhan berantai yang melibatkan Very Idham Henyansyah alias Ryan Jombang. Pada April 2009, Majelis hakim Pengadilan Negeri Depok menjatuhkan vonis hukuman mati kepada Ryan. pic.twitter.com/KFpEtKGPQk

15/03/2020 21:56:31 WIB
Expand pic
O G U D @gudogud

Menurut keterangan majelis hakim, Ryan terbukti bersalah atas pembunuhan berantai dengan 11 korban. Kasus Ryan Jombang adalah gambaran tentang cinta buta, tuntutan ekonomi, serta tercorengnya wajah kepolisian.

15/03/2020 21:56:32 WIB
O G U D @gudogud

-Karena Cinta, Harta, dan Keluarga Kasus Ryan pertama kali terkuak pada Juli 2008 ketika tujuh potongan tubuh manusia dalam dua tas serta kantong plastik ditemukan di dekat Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan.

15/03/2020 21:56:32 WIB
O G U D @gudogud

Potongan tubuh tersebut diketahui milik Heri Santoso, 40 tahun, manajer penjualan di sebuah perusahaan swasta. Heri adalah gebetan Ryan yang dibunuh di sebuah apartemen yang terletak di kawasan Margonda Raya, Depok.

15/03/2020 21:56:33 WIB
O G U D @gudogud

Dalam The Bastard Legacy: Warisan Legendaris Para Bedebah (2015), Jounatan menerangkan bahwa keputusan Ryan untuk menghabisi Heri didorong oleh faktor cemburu. Satu hari sebelum pembunuhan, Heri datang ke apartemen Ryan.

15/03/2020 21:56:33 WIB
O G U D @gudogud

Setibanya di sana, Heri melihat foto Noval, pacar Ryan. Heri, yang tertarik dengan ketampanan Noval, menggoda Ryan agar merelakan sang kekasih agar tidur dengannya. Mendengar celetukan tersebut, Ryan langsung murka.

15/03/2020 21:56:34 WIB
O G U D @gudogud

Keduanya lantas terlibat adu mulut sebelum akhirnya berlanjut ke baku hantam. Merasa terdesak, Ryan pergi ke dapur dan mengambil pisau dan menusuk Heri tepat di ulu hati. Heri ambruk dan merintih kesakitan.

15/03/2020 21:56:35 WIB
O G U D @gudogud

Dalam kondisi tak berdaya, Ryan menyeret Heri ke kamar mandi. Tubuhnya ditelentangkan, kepalanya dihajar dengan tongkat besi. Heri pun tewas. Dilanda kepanikan dan keinginan menghilangkan jejak—Ryan memotong tubuh Heri. Berbekal pisau, Ryan memutilasi Heri ke dalam bbrp bagian.

15/03/2020 21:56:35 WIB
O G U D @gudogud

Lutut, paha, tangan, alat vital, dan leher. Potongan-potongan itu lantas dimasukkan ke dalam tas dan kantong plastik. Ryan kemudian memanggil taksi dan meminta sang supir mengantarnya ke Ragunan. Di sanalah kemudian ia membuang potongan tubuh korbannya.

15/03/2020 21:56:36 WIB
O G U D @gudogud

Usai melakukan aksi sadisnya, masih menurut The Bastard Legacy: Warisan Legendaris Para Bedebah, Noval datang ke apartemen Ryan. Kepada sang pacar, Ryan mengaku baru membunuh Heri. Tak hanya membunuh, Ryan juga mengaku memboyong barang-barang berharga Heri.

15/03/2020 21:56:37 WIB
O G U D @gudogud

Dari dompet hingga laptop. Keduanya lantas foya-foya dengan barang hasil rampasan itu. Selang bbrp hari kemudian, tim reserse Polda Metro Jaya menangkap Noval. Pasalnya, Noval teridentifikasi menggunakan kartu ATM milik Heri dan wajahnya terekam kamera ATM.

15/03/2020 21:56:37 WIB
O G U D @gudogud

Dari Noval pula polisi berhasil menciduk Ryan. Kiri (Noval) Kanan (Ryan), saat diringkus pihak Kepolisian. pic.twitter.com/v9z2CDY7Zn

15/03/2020 21:56:40 WIB
Expand pic
O G U D @gudogud

Dalam proses penyidikan, Ryan mengaku telah membunuh Heri. Namun, polisi mencium gelagat ketidakberesan karena Ryan cenderung ceria ketika berkata bahwa ia sudah menghabisi nyawa Heri. Benar saja, Heri bukanlah korban Ryan yang pertama.

15/03/2020 21:56:41 WIB
O G U D @gudogud

Setelah didesak dengan berbagai cara, Ryan mengaku telah menghabisi sekitar 10 orang di kampung halamannya, Jombang. Semua korban dikubur di halaman belakang rumah. Pembunuhan di Jombang dilakukan Ryan dalam kurun waktu 2006-2009.

15/03/2020 21:56:41 WIB
O G U D @gudogud

Berbeda dengan kasus Heri, aksi brutal Ryan di Jombang didasari motif ekonomi, walaupun ada beberapa kasus yang dilandasi alasan yang lebih personal, demikian terang Direskrim Polda Jatim Kombes Pol Rusli Nasution, seperti dilaporkan Antara.

15/03/2020 21:56:42 WIB
O G U D @gudogud

Pola pembunuhan yang dilakukan Ryan di Jombang adalah sebagai berikut. Ryan bertemu korban di suatu tempat dan mengajaknya ke rumah. Beberapa lama kemudian, entah siang atau dini hari, barulah Ryan membantainya.

15/03/2020 21:56:42 WIB
O G U D @gudogud

Aksi ditutup dengan merampas barang-barang berharga milik korban serta mengubur mereka di halaman belakang. Mayoritas korban berhasil dibawa ke rumah Ryan karena terpikat dengan rayuannya.

15/03/2020 21:56:43 WIB
O G U D @gudogud

Di luar motif ekonomi dan cemburu, aksi brutal 'Si Jagal dari Jombang' tersebut juga didorong rasa trauma masa kecilnya yang tidak bahagia. Sewaktu masih anak-anak, Ryan sering jadi korban kekerasan ibunya.

15/03/2020 21:56:44 WIB
O G U D @gudogud

Pengalaman itu membuatnya memendam kebencian terhadap sang ibu yang bertahan hingga ia dewasa dan akhirnya disalurkan lewat hasrat membunuh.

15/03/2020 21:56:44 WIB
O G U D @gudogud

Yusti Probowati Rahayu,psikolog Universitas Surabaya yg memeriksa kondisi psikologis sang jagal mengatakan kepribadian Ryan sangat manipulatif. Ryan,kata Yusti, “mudah bohong,agresif,tidak mudah ditebak,egosentrik dan jika menginginkan sesuatu ia tidak melihat dari sisi moral".

15/03/2020 21:56:45 WIB
O G U D @gudogud

“Orang seperti Ryan itu justru berbahaya karena tidak bisa dideteksi. Beda kalau kita bertemu preman yang penampilannya sangat sangar. Begitu ketemu orang seperti itu, radar kita seakan memberi tanda, ini orang gawat, jangan deket-deket," terangnya.

15/03/2020 21:56:46 WIB
O G U D @gudogud

Berdasarkan pemeriksaannya,Yusti menyebut Ryan "agak obsesif-kompulsif"; apabila ia punya keinginan terhadap sesuatu, ia “akan terus memikirkan bagaimana cara mendapatkannya". Karena itulah sekali saja ia tak ketahuan membunuh, dia membunuh lagi dan lagi, dan "akhirnya keenakan".

15/03/2020 21:56:46 WIB
Load Remaining (22)

Comment

No comments yet. Write yours!