0
Ngobrolin Buku dan Kamu @nulisbuku
Sudah pukul 21.00 WIB, saatnya kultwit #TipsMenulis dimulai! Malam ini Nulisbuku akan membahas #FlashFiction.
Ngobrolin Buku dan Kamu @nulisbuku
Apa itu #FlashFiction ? Karya fiksi yang singkat dengan jumlah kata tidak lebih dari 1000 kata. Umumnya, 100-500 kata.
Ngobrolin Buku dan Kamu @nulisbuku
Umumnya beberapa unsur cerita, dalam #FlashFiction muncul secara tersirat, sehingga minim deskripsi.
Ngobrolin Buku dan Kamu @nulisbuku
Keunikan dari #FlashFiction yaitu memiliki twist, sebuah akhir cerita yang tidak terduga.
Ngobrolin Buku dan Kamu @nulisbuku
Berikut ini, Nulisbuku akan memberikan tips-tips dalam menulis #FlashFiction
Ngobrolin Buku dan Kamu @nulisbuku
1a. Dalam menulis #FlasFiction cobalah dimulai dengan ide yang sederhana sebagai bagian dari sebuah masalah yang kompleks.
Ngobrolin Buku dan Kamu @nulisbuku
1b. Misalnya saja, peristiwa buang gas secara tidak sengaja yang terjadi di dalam angkot dengan rute yang jauh. #FlashFiction
Ngobrolin Buku dan Kamu @nulisbuku
1c. Apapun idenya, tulislah. Gunakan topik yang kecil dan membangun. #FlashFiction
Ngobrolin Buku dan Kamu @nulisbuku
2a. Gunakan sesingkat mungkin deskripsi di awal cerita, jika bisa hilangkan dekripsi awal. #FlashFiction
Ngobrolin Buku dan Kamu @nulisbuku
2b. Karena #FlashFiction lebih singkat dari cerpen, maka adanya deskripsi awal akan membuat flash fiction menjadi bertele-tele.
Ngobrolin Buku dan Kamu @nulisbuku
3a. Seperti pada poin 2, keberadaan deskripsi awal sebagai pembukaan pada #FlashFiction tidaklah berarti.
Ngobrolin Buku dan Kamu @nulisbuku
3b. Mulailah cerita dari konflik yang terjadi dan buatlah #FlashFiction mu menarik! :)
Ngobrolin Buku dan Kamu @nulisbuku
3c. Meskipun dimulai dari tengah cerita, unsur-unsur cerita seperti karakter, setting, dll harus tetap ada. #FlashFiction
Ngobrolin Buku dan Kamu @nulisbuku
3d. Caranya? Sampaikan beberapa unsur tersebut secara tersirat. #FlashFiction
Ngobrolin Buku dan Kamu @nulisbuku
4a. Umumnya, kalimat aktif muncul sebagai dialog tokoh. #FlashFiction
Ngobrolin Buku dan Kamu @nulisbuku
4b. Pada #TipsMenulis sebelumnya, dijelaskan bahwa kunci menulis fiksi adalah dengan menunjukkan bukan menceritakan. #FlashFiction
Ngobrolin Buku dan Kamu @nulisbuku
4c. Dengan lebih banyak menggunakan kalimat aktif, ceritamu akan lebih banyak menunjukkan unsur-unsur secara intrinsik #FlashFiction
Ngobrolin Buku dan Kamu @nulisbuku
4d. Jadi, tanpa perlu mendeskripsikan bahwa tokoh #FlashFiction mu adalah antagonis dapat tersirat dalam dialognya.
Ngobrolin Buku dan Kamu @nulisbuku
5. Gunakan sindiran secara tak langsung (Allusive) #FlashFiction
Ngobrolin Buku dan Kamu @nulisbuku
5a. Sindiran secara tak langsung ini dapat berfungsi sebagai referensi #FlashFiction
Ngobrolin Buku dan Kamu @nulisbuku
5b. Kalian bisa mengacu pada peristiwa sejarah, biografi seorang tokoh atau yang lainnya. #FlashFiction
Load Remaining (19)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.