Tafsir Agama dan Perubahan Mindset Masyarakat by@n_rofiah

pencerahan yang layak disebarluaskan
social tradisi masyarakat mindset agama thread sosial
1
Nur Rofiah @n_rofiah
MENGUBAH MINDSET Membuat tradisi baru ncen perlu waktu. Apalagi jk perlu ubah mindset. Contoh: eskalator byk dipahami sbg tangga berjalan di mana kita yg naik cukup diam. Walhasil....
Nur Rofiah @n_rofiah
Mindset kita ttg eskalator adl tangga bjalan shg kita cukup berdiri dan diam. Akibatnya, smp skrg di sta tanah abang jam sibuk msh perlu toa dan gedor2 eskalator utk ubah mindset naik eskalator yg bdiri di kanan tetap jalan, sdgkan kiri blh bhenti 😅😅😅
Nur Rofiah @n_rofiah
Pdhl eskalator itu relatif baru, dan mengubahnya pun gada konsekuensi negatif apa2. Misalnya kualat, dosa, dll. Gitu aja ubah mindset dlm cara gunakannya sudah sulit diubah. Kebayang gasi ubah mindset tkait dg tradisi dan tafsir agama (tafsurnya ya!) yg sdh berabad2 dianut?
Nur Rofiah @n_rofiah
Konsekuensi pelanggaran mindset2 terkait budaya adalah kualat. Masyarakat makin sulit ubah mindset2 semacam ini karena takut. Melanggarnya saja ga ilok atau pamali, apalagi mengubahnya.
Nur Rofiah @n_rofiah
Masyarkt lbh takut langgar mindset budaya drpd nanggung resiko buruk saat matuhinya. Misalnya menolak lamaran itu pamali krn bisa bikin sulit jodoh. Asumsi budaya ini jd salah 1 hambatan serius pendewasaan usia nikah krn ortu jd tdk berani nolak lamaran pd anaknya yg msh kcl.
Nur Rofiah @n_rofiah
Ortu lebih takut anaknya sulit jodoh dan memilih memaksa anaknya terima lamaran drpd takut anaknya akan menderita akibat hamil, lahirkan, dan susui bayi di usia anak, bahkan jd janda di usia anak. Anak perempuan jd tumbal nama baik keluarga yg bs tcoreng jk kelak jodohnya sulit.
Nur Rofiah @n_rofiah
Di India, dulu ada tradisi Sati, yaitu istri bakar diri hidup2 saat jenazah suami dibakar. Tradisi ini berawal dr mindset ttg istri yg setia. Apakah berlaku sebaliknya di mana suami setia adl mrk yg bakar diri hidup2 brg jenazah istri? Ya tdk!
Nur Rofiah @n_rofiah
Mengubah mindset tkait tafsir agama (tafsirnya loh!) bs jd lbh sulit drpd ubah mindset budaya. Aplg jk tafsir tsb jg sdh diyakini berabad2 lamanya. Org lbh takut ancaman dosa dan masuk neraka, drpd takut hadapi konsekuensi buruk yg diakibatkan tafsir agama tertentu tsb.
Nur Rofiah @n_rofiah
Misalnya tafsir agama yg mengesankan perempuan pasti masuk neraka krn isinya byk mereka, sdgkn laki2 pasti masuk surga krn isinya bidadari. Pdhal mustahil orang msk neraka krn jd perempuan atau masuk surga krn jd laki2. Org msk surga/neraka HANYA krn amal perbuatannya.
Nur Rofiah @n_rofiah
Jika ubah mindset budaya dan tafsir agama msg2 sulit, aplg ubah mindset budaya berbalut tafsir agama. Sudahlah pamali, berdosa pula! Resiko buruk dyakini terjd dr dunia smp akherat. Siapa yg berani melanggarnya? Siapa yg mau hdp susah di dunia smp akherat?
Nur Rofiah @n_rofiah
Misal tafsir atas an-Nisa ayat 34 yg mengesankan bhw suami adl pemimpin bg istri shg berhak sewenang2 lakukan kekerasan, sdgkn istri wajib taat mutlak! Akhirnya suami bs tdk mrs berdosa samsek menyakiti istri, bhkn mrs bpahala. Sebaliknya istri merasa bdosa pdhal dia yg dsakiti!
Nur Rofiah @n_rofiah
Tafsir agama (tafsirnya loh) spt di atas dibalut oleh asumsi budaya patriarki garis keras yg mandang laki2 sbg subyek tunggal sdgkn perempuan adl obyek, perempuan hidup utk melayani laki2 shg kemaslahatan hanya kewajiban istri u wujudkan dan hanya hak laki2 u nikmati!
Nur Rofiah @n_rofiah
Ajaran Tauhid yg dbawa oleh para Rasul sll alami penolakan justru krn bertentangan dg mindset budaya kaumnya (maa wajadnaa alaihi aabaaanaa = apa yg tlh kami temui pd moyang2 kami). Karenanya memahami agama mesti disertai dg sikap kritis pd asumsi-asumsi budaya. Jaga jarak aman!
Nur Rofiah @n_rofiah
Tafsir ats an-Nisa/34 (skl lg tafsirnya) yg beri kesan kepemimpinan otoriter laki2 dan ketaatan mutlak perempuan, sangat bmasalah krn dbalut asumsi budaya yg justru ingin diubah o/ sejarah pjg kehadiran Islam slm 23 thn. Insya Allah sy akn respon bbrp asumsi budaya yg keliru tsb.
Nur Rofiah @n_rofiah
1. Laki2 subyek tunggal dan perempuan obyek. Ini adl pandangan umum masy patriarkhi di mana dan kapan pun tmsk di kalangan masy Arab saat hadirnya Islam shg perempuan dperlakukan spt benda: dikubur hdp2 saat lahir, diwariskan, dipoligami tanpa batas dan tanpa syarat adil, dll.
Nur Rofiah @n_rofiah
2. Perempuan tunduk mutlak pd laki2. Ini jg asumsi budaya patriarkhi (al-abawi) di mana dan kapan pun tmsk di masy Arab pd saat Islam hadir yg memandang perempuan seumur hidupnya berada di bawah kekuasaan dan kepemilikan mutlak laki2. Sblm nikah ayah, abis nikah suami.
Nur Rofiah @n_rofiah
3. Perempuan hidup u mengabdi pd laki2. Ini konsekuensi logis sj dr asumsi2 sblmnya yg dianut masy patriarki (al-abawi) di mana dan kapan pun tmsk masy Arab saat hadirnya Islam. Ptanyaannya justru apa sikap Islam? Apa makna Tauhid pd relasi sosial laki2 dan perempuan (gender)?
Nur Rofiah @n_rofiah
Ini dia: 1. Sbg manusia, laki2 & perempuan sama2 HANYA hamba Allah (TAUHID) dan sama2 jd Khalifah fil Ardl dg mandat wujudkan kemaslahatan di muka bumi. Jd laki2 dan perempuan sama2 SUBYEK PENUH sistem kehidupan yg wajib ikhtiyar wujudkan kemaslahatan & sama2 berhak menikmatinya!
Nur Rofiah @n_rofiah
2. Tauhid berarti GA BOLEH tuhankan selain Allah or tuhankan Dia smbl tuhankan lainnya walo tanpa dsebut tuhan. Cirinya: ketaatan mutlak! Kita ga boleh taat pd makhluk dlm ma'shiat pd Allah. Taat hy pd kebaikan (nilai, bukan figur). Jd, laki2 dlarang nuntut taat mutlak perempuan!
Nur Rofiah @n_rofiah
3. Sbg sesama hanya hamba Allah dan sesama pengemban amanah utk wujudkan kemaslahatan di muka bumi. Laki2 dilarang nuntut perempuan jd abdi yg hy layani kemaslahatannya, sbb keduanya sama2 hy abdi Allah yg mesti kerjasama layani kemaslahatan makhluk Allah seluasnya di muka bumi!
Nur Rofiah @n_rofiah
Berdasarkan asumsi yg 180 derajat berbeda ini, maka tafsir atas an-Nisa/34 jg 180 derajat berbeda. Apa itu? Tunggu ya mau kerjakan yg lain dl nih...
Nur Rofiah @n_rofiah
Lanjut yuk bahas an-Nisa/34. Ini ayat cukup panjang dan hampir di tiap bagiannya melahirkan perbedaan tafsir yg signifikan. Begini lengkapnya: pic.twitter.com/Qm7KHrgpVa
Expand pic
Nur Rofiah @n_rofiah
Ada 7 bagian yg bs lahirkan pemahaman berbeda, yaitu: 1.الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ 2.بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ 3.وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ ۚ 4.فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ ۚ
Nur Rofiah @n_rofiah
5.وَاللَّاتِي تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَاهْجُرُوهُنَّ فِي الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوهُنَّ ۖ 6.فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ فَلَا تَبْغُوا عَلَيْهِنَّ سَبِيلًا ۗ 7.إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيرًا
Nur Rofiah @n_rofiah
Kita mulai bag. 1.الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ. Laki2/suami/pihak yg kuat adl pemimpin/penanggungjawab ats perempuan/istri/pihak yg lemah. Ada 2 penelitian yg relevan dg ini. 1) Disertasi Prof Nasar: Alqur'an gunakan adz-dzakaru-al-untsa utk laki&perempuan biologis,
Load Remaining (28)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.