Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

Sisi Lain Hari Patriotik 23 Januari 1942 by @CristopelPaino

Sebuah pandangan seorang @CristopelPaino mengenai Hari Patriotik Gorontalo 23 Januari 1942. Cekidot!
0
KitaAdalahHujan @CristopelPaino

Tadi lihat bendera merah putih diarak utk peringati hari patriotik 23 Januari 42. Kenapa bukan bendera Gorontalo?

22/01/2013 09:17:22 WIB
KitaAdalahHujan @CristopelPaino

23 Januari 1942, Gorontalo berjuang, meski tak ada kontak senjata, atas nama rakyat Gorontalo, bukan Indonesia.#23Januari42

22/01/2013 09:23:04 WIB
KitaAdalahHujan @CristopelPaino

Bukankah pada tanggal 23 Januari 1942 itu Indonesia belum ada. Kalaupun ada, ia masih gagasan.#23Januari42

22/01/2013 09:25:28 WIB
KitaAdalahHujan @CristopelPaino

Pun kalau ada, Indonesia itu hanyalah Jogja=NRI. Gorontalo,ya,Gorontalo.#23Januari42

22/01/2013 09:47:07 WIB
KitaAdalahHujan @CristopelPaino

Kata Taufik Abdulah, Indonesia itu kita yg bikin kemarin. Omong kosong Indonesia sdh ada sejak nenek moyang. #23Januari42

22/01/2013 09:50:10 WIB
KitaAdalahHujan @CristopelPaino

Pada tahun 30-an, anak-anak muda di tanah Jawa sulit bergerak karena dikekang oleh Belanda.#23Januari42

22/01/2013 09:53:54 WIB
KitaAdalahHujan @CristopelPaino

Karna sakit hati dgn Belanda, mereka menyebar ke seluruh pulau, hingga ke Gorontalo dan sebarkan virus anti Belanda.#23Januari42

22/01/2013 10:33:10 WIB
KitaAdalahHujan @CristopelPaino

Sosok yang membawa pengaruh itu ke Gorontalo adalah Kusno Danupuyo. Ia menyebar kebencian kepda belanda.#23Januari42

22/01/2013 10:55:04 WIB
KitaAdalahHujan @CristopelPaino

Kusno, bersama P.Kalengkongan, "memprovokasi" Nani Wartabone untuk mengusir Belanda dari Gorontalo.#23Januari42

22/01/2013 10:56:42 WIB
KitaAdalahHujan @CristopelPaino

Padahal hubungan Belanda dengan raja-raja Gorontalo sudah berlangsung lama dalam urusan perdagangan.#23Januari42

22/01/2013 10:57:44 WIB
KitaAdalahHujan @CristopelPaino

Hingga akhirnya Belanda "berhasil angkat kaki" dari Gorontalo: tepatnya pada tanggal 23 Januari 1942.#23Januari42

22/01/2013 11:02:33 WIB
KitaAdalahHujan @CristopelPaino

Karena peran Kusno Danupoyo, kemudian dikenal jargon,"Sekali ke Yogja, tetap ke Yogya." Maklum saat itu Indonesia adalah Yogya.#23Januari42

22/01/2013 11:05:32 WIB
KitaAdalahHujan @CristopelPaino

Dan yang mempopulerkan "Sekali ke Yogya tetap ke Yogya" ini adalah Ayuba Wartabone.#23Januari42

22/01/2013 11:06:32 WIB
KitaAdalahHujan @CristopelPaino

Ketika periode awal 1949, mereka-mereka inilah yang menolak Gorontalo masuk dalam RIS.#23Januari42

22/01/2013 11:08:36 WIB
KitaAdalahHujan @CristopelPaino

Kusno Danupoyo otak dibelakangx. Hingga akhirnya, ia diberi penghargaan oleh Soekarno dgn menjabat sebagai gubernur di Lampung.#23Januari42

22/01/2013 11:10:37 WIB
KitaAdalahHujan @CristopelPaino

Bagi Soekarno, Kusno berjasa membebaskan Gorontalo dari cengkraman Belanda.#23Januari42

22/01/2013 11:16:14 WIB
KitaAdalahHujan @CristopelPaino

Di Gorontalo banyak yg tak mengenal sosok dan peran Pendang Kalengkongan dan Kusno Danupoyo.#23Januari42

22/01/2013 11:18:50 WIB
KitaAdalahHujan @CristopelPaino

Pendang Kalengkongan dipasang utk menangkal Permesta yg anti pemerintah pusat masuk ke Gorontalo.#23Januari42

22/01/2013 11:21:19 WIB
KitaAdalahHujan @CristopelPaino

Dan P.Kalengkongan berhasil. Stigma Permesta sama dgn Komunis di Gorontalo. Dua2nya dianggap setan yg sangat berbahaya.#23Januari42

22/01/2013 11:23:38 WIB
KitaAdalahHujan @CristopelPaino

Padahal Permesta dan Komunis adalah dua mahluk yang berbeda dan saling serang. Gorontalo berhasil "diamankan".#23Januari42

22/01/2013 11:25:29 WIB
KitaAdalahHujan @CristopelPaino

Hingga akhirnya Gorontalo bersikukuh masuk ke dalam wilayah NKRI dan menolak RIS.#23Januari42

22/01/2013 11:27:50 WIB
KitaAdalahHujan @CristopelPaino

Dan Soekarno pun datang ke Gorontalo. 2 kali malah. Demi eksistensi NKRI di Gorontalo.#23Januari42

22/01/2013 11:30:29 WIB
KitaAdalahHujan @CristopelPaino

Naskah ttg Soekarno ke Gorontalo terdokumentasi dgn baik, seperti di arsip daerah dan ada museumnya pula di desa Iluta.#23Januari42

22/01/2013 11:32:59 WIB
KitaAdalahHujan @CristopelPaino

Tapi naskah dan narasi ttg Gorontalo dalam RIS, terkubur dalam2. Yg ada hanya sekilas. Bendera Gorontalo pun ikut hilang.#23Januari42

22/01/2013 11:34:48 WIB
KitaAdalahHujan @CristopelPaino

Peristiwa 23 Januari 1942 di Gorontalo pun tak tampil utuh.#23Januari42

22/01/2013 11:48:48 WIB
Load Remaining (4)

Comment

No comments yet. Write yours!