Pilkada Kepri, SDI sebut elektabilitas Soerya diluar perhitungan

Chirpified
health FUN ENTERTAINMENT social Computer politics NEWS STUDY LIFE
0
Alvionita @Alvioni89521908
Pilkada Kepri, SDI sebut elektabilitas Soerya diluar perhitungan
Alvionita @Alvioni89521908
Jelang Pilkada Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) 2020, beberapa lembaga survei merilis hasil survei mereka.
Alvionita @Alvioni89521908
Lembaga survei Sinergi Data Indonesia (SDI) yang dipimpin Barkah Pattimahu, pada bulan Januari 2020 lalu menyebut elektabilitas Ismeth Abdullah sebesar 17,50 persen, disusul Ansar Ahmad 10,75 persen, dan Isdianto 4,75 persen.
Alvionita @Alvioni89521908
Sedangkan kandidat lainnya masih jauh, seperti Soerya Respationo di angka 2,25 persen.
Alvionita @Alvioni89521908
Tidak hanya SDI, sebelumnya survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) pada Desember 2019 lalu dngn 1.600 responden, juga menyebutkan elektabilitas M. Rudi di angka 30,5 persen lalu disusul Ansar Ahmad di kisaran 25,5 persen, kemdian Soerya Respationo di angka 12,7 persen.
Alvionita @Alvioni89521908
Selain itu, baru-bari ini Lembaga Indo Survey & Strategy juga melaporkan bahwa jika hari ini Soerya berpasangan Isdianto, Rudi-Ansar Ahmad, Ismet-Fauzi Bahar dan Soerya-Rafiq. maka, Soerya malah lebih diuntungkan dan mendapatkan peringkat paling atas, sebesar 12,95 persen.
Alvionita @Alvioni89521908
Di beberapa kabar media, nama mantan wakil gubernur Kepri, Soerya Respationo sempat diklaim bahwa hasil surveinya sangat bagus dan unggul dari pesaingnya, namun hal tersebut tidak seperti temuan beberapa lembaga survei lainnya yang menyebut elektabilitasnya turun.
Alvionita @Alvioni89521908
Apalagi jika membandingkan dengan perolehan di pilkada 2015 lalu.
Alvionita @Alvioni89521908
Menanggapi hal tersebut, Analis politik Indira Nainggolan mengatakan, bahwa jika melihat perolehan beberapa hasil survei tersebut, Soerya Respationo mengalami penurunan elektabilitas. Dan ini berbeda jauh dibandingkan dengan Pilkada 2015 lalu.
Alvionita @Alvioni89521908
"Jika menarik regresi linear dari data-data hasil survei tersebut, dapat diprediksi Soerya Respationo bisa kalah di Pilgub 2020, itu karena modal elektabilitasnya sekarang ini maksimal di angka 12 persen dan yang terkecil di angka 2 persen.
Alvionita @Alvioni89521908
Ini jelas alarm bahaya," kata Indira, saat diwawancarai awak media di Kantornya kawasan Batam Center, Kota Batam, Senin (10/2).
Alvionita @Alvioni89521908
Indira dalam rilis yang diterima reporter elshinta, Ronald Steven juga menyampaikan, jika melihat Pilkada 5 tahun lalu, sangat jauh eletabilitasnya.
Alvionita @Alvioni89521908
Pada Pilkada tahun 2015 lalu, survei Indonesia Network Election Survey (INES) menyebut bahwa Soeya Respationo sangat unggul dengan angka 31,3 persen.
Alvionita @Alvioni89521908
Selain INES, hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) bersama Lembaga Survei Kebijakan Publik (LSKP) juga menyebut bahwa elektabilitas Soerya di angka 24,5 persen mengungguli pesaingnya Muhammad Sani dan Ansar Ahmad.
Alvionita @Alvioni89521908
Kendati di Pilkada 2020 ini belum ada satupun pasangan yang melakukan deklarasi, namun imbuh Indira, jika merujuk termuan beberapa hasil survei tersebut maka hasilnya tidak akan terpaut jauh.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.