"..."setelah dekat bgt, saya tengok ke pintuwelah dalah, ada si adek kecil + mamanya lg uncang2 kaki diatas daun pintu." #memetwit 124 Kejadian Penampakan di Sebuah Kampus di Depok

kampus di manapun selalu horor
Memetwit FUN horor kampus depok
5
Paras @parasajoe
GEDUNG KAMPUS (based on true story) --A THREAD-- Cerita pengalaman amprokan penghuni lama di fakultas tercinta @bacahorror #bacahorror #kampus #TrueStory
Paras @parasajoe
Kembali lagi saya ingatkan sebelum memulai cerita bahwa cerita ini nyata tanpa dikurang dan ditambah. Tidak memaksa setiap pembaca untuk percaya jadi semua biar sesuai perspektif masing-masing saja ya. Untuk yg tahu tempat dll, tolong tidak usah digembar-gemborkan yaaa
Paras @parasajoe
Sejujurnya thread ini saya harap tidak akan sepanjang thread gedung hijau (kosan saya) karena kalo kebanyakan ngelihat 'anu' di kampus ya brrt saya ga belajar2 merhatiin dosen dong? Hihihihihi
Paras @parasajoe
Thread ini akan saya nomorin tiap tweetnya atas request salah satu pembaca agar memudahkan dalam membaca dan tidak lupa sudah membaca sampai mana. Bismillahirrahmanirrahim
Paras @parasajoe
1. Senang rasanya diterima lewat jalur paling awal ke universitas idaman. Ya. Setelah memutuskan kos dimana, saya akhirnya memulai hari2 saya di kampus saya.
Paras @parasajoe
2. Seperti saya katakan sebelumnya, ospek yg saya alami terdiri dari ospek kampus, fakultas, departemen. Nah, semuanya dilaksanakan dalam tempo +- 6 bulan. Tak jarang saya harus pulang jam 2-3 pagi ke kosan demi menuntaskan tugas ospek saya. Huft. Ya mau gimana :")
Paras @parasajoe
3. Awalnya, kakak saya dirumah selalu blg "Dek, ati2, kampusmu itu kan terkenal angker loh. Oiya fakultasmu gedungnya baru apa lama? Hiii serem kalo tbtb ada momo" saya selalu menjawab dgn "Heleh, ya gpp kenalan aja sama org2 lama biar akrab"
Paras @parasajoe
4. 2 bulan pertama saya lewati dengan aman sentausa. Masuk bulan ketiga, saya lupa ini lagi abis ngapain, saya pulang dari kampus jam 11 malam. Baru jam 11 loh padahal. Saya jalan dari kantin kearah lobby suatu gedung, sebut saja gedung A.
Paras @parasajoe
Oiya, dalam fakultas saya ada bbrp departemen dan ada banyak gedung yg dioperasikan dalam kegiatan belajar mengajar (KBM). Kebetulan yg saya pakai hanya 4 gedung, gedung S, gedung K, gedung EC, dan kantor departemen.
Paras @parasajoe
Gajadi pake inisial deh buat nama gedung. Yaudah aja dah kasih tau sekalian hahahahahaha maap ya bukan bermaksud merusak citra. Ini hanya sekedar cerita.
Paras @parasajoe
5. Nah setiap mau pulang kosan saya selalu berjalan dr kantin-lorong-lobby K. Itu rutenya, baru kearah luar kampus dan masuk ke area lainnya. Jam 11 malam, semua hening, suara org ngobrol di kantin sudah mulai hilang di kejauhan. Tbtb saya lihat sesuatu dr lorong
Paras @parasajoe
6. Sesuatu yg berbentuk kerdil berjalan ke arah saya. Saya sipitkan mata agar terlihat jelas oleh mata saya. OH TIDAK. BUKAN BERJALAN. ITU BADAN...BADAN.. SETENGAH...TERSERET.
Paras @parasajoe
7. Iya. Tidak salah lagi. Itu adalah seseorang dengan badan separuh, menyeret badannya kearah saya di lorong. Hanya kepala-pinggang yang ada, sisanya gak ada. Wajahnya pucat rambutnya panjang memutih. Seperti kakek2. Saya hentikan langkah saya, lalu saya mundur teratur.
Paras @parasajoe
8. Astaga. Apa itu. Ga cukup apa dikenalin penghuni kosan? Masih harus kenalan ama penghuni kampus? Saya mundur lalu berbelok ke arah air mancur menuju lobby. Ambil rute lain. Saya lihat ke belakang, makhluk tersebut masih mengikuti saya.
Paras @parasajoe
9. Sesampainya di lobby, saya sedikit ngos2an. Pasalnya, jaraknya gajauh tapi adrenalinnya itu coy. Widih serem. Di lobby K masih ada bbrp anak berkegiatan, seperti biasa. Namun mereka pasti tidak melihat sosok tadi.
Paras @parasajoe
10. Beberapa minggu kemudian, saya sedang melakukan asuhan rutin dgn senior saya. Beliau sempat berkata "Eh katanya di lorong suka ada hantu setengah badan, ati2 lu lu pada kalo pulang malem" Saya terhenyak. Oh sudah legenda rupanya? "Salam kenal, Kek" pikirku.
Paras @parasajoe
11. Makhluk itu semakin sering menampakkan diri, namun sudah tidak pernah mengejar. Paling mentok ya diem aja di lorong agak pinggir, membiarkan saya lewat. Tak lupa saya ucapkan "Misi, Kek" setiap lewat. Penampakannya 1-2 detik sekarang, tidak selama waktu pertama
Paras @parasajoe
12. Saya tidak pernah tau itu siapa, dan tidak penasaran juga asal usulnya. Biarlah dia menghuni tempatnya, selama saya hanya seliweran lewat mau ke kantin dan beliau tidak menggangu ya oke oke saja
Paras @parasajoe
13. Kejadian selanjutnya saya alami di gedung K. Gedung K termasuk bangunan tuas menurut saya, jauh lebih tua dr Gedung S (nnt akan saya bahas disana). Tahun2 awal, kita pasti akan mengenyam pendidikan awal disini suka tidak suka, mau tidak mau.
Paras @parasajoe
14. Saya ingat, ruangan ini berada di lantai 2 dekat tangga. Hayo yg penasaran pasti bingung tangga mana soalnya ada 2. Ada aja. Intinya ruangan ini tempat kelas bahasa inggris saya waktu itu. Nah hari pertama kelas bahasa Inggris, saya datang agak mepet.
Paras @parasajoe
15. Kelas sudah ramai, isinya org dr berbagai jurusan membaur jd satu. Disana, saya melihat ada seorang wanita dengan pakaian serba putih duduk di salah satu kursi bengkok di sudut ruangan bagian depan.
Paras @parasajoe
16. Wanita itu terpaku menatap ke tembok didepannya. Rambutnya acak2an seperti Mbak K di kosan saya. Hm...."jangan2" . . . Karena saya penasaran, toh kalo beneran manusia ya saya mau ajak kenalan, saya berjalan kearah depan.
Paras @parasajoe
17. Sesampainya disebelahnya, saya tengok sedikit mukanya. Naas, dia ikut menengok kearah saya. Saya melihat wajah pucat pasi dengan hidung mengeluarkan darah. Sontak saya kaget dan mundur perlahan.
Paras @parasajoe
18. Entah kenapa, saya gak pernah yg namanya auto teriak pas ngeliat gituan soalnya saya gamau bikin panik org sekitar, terlebih itu kelas pertama dgn org2 tersebut. Saya mengucap istighfar dalam hati dan kembali ke kursi saya di baris tengah.
Paras @parasajoe
19. Lal, saya melihat kursi tadi kosong. Mbak tersebut sudah menghilang. Pelajaran berlalu dengan lancar, kecuali satu, saya sadar akan sesuatu. Mbak K tersebut berdiri tepat disamping meja dosen menatap lurus (bukan kearah saya). Hanya tatapan kosong, dgn darah dr hidung
Load Remaining (119)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.