Bumbu yang Memicu Penjajahan, Sejarah Rempah Pedas ini Harus Kamu Tahu via @hariadhi84

cek nih sejarahnya @tumbenlucu
sejarah THREAD Utas HISTORY jahe bumbu Indonesia rempah
3
BabeApps: Hariadhi @hariadhi84
Cabe, Merica, Paprika, Jahe, dan rempah pedas lainnya yang mendorong manusia berlayar keliling dunia, dan menciptakan sejarah penaklukan.. -a thread- Bantu Retweet ya. Secukupnya aja. Cuma cerita ringan kok @budimandjatmiko pic.twitter.com/F0gh9107hA
Expand pic
Expand pic
Expand pic
BabeApps: Hariadhi @hariadhi84
Merica, pepper, Piper nigrum berasal dari India. Buktinya ditemukan dari 2000 SM. Bahkan diekspor hingga ke Mesir pic.twitter.com/PJKKdo7hlP
Expand pic
BabeApps: Hariadhi @hariadhi84
Mumi Raja Ramses yang Agung juga menggunakan merica sebagai bahan balsemnya. pic.twitter.com/nRIm2grlrK
Expand pic
BabeApps: Hariadhi @hariadhi84
Tahun 40 Masehi, Orang Romawi mulai memasukkan merica, berbarengan dengan kayu manis sebagai barang dagangan dengan dunia Asia. pic.twitter.com/dHlZ2zP7AA
Expand pic
BabeApps: Hariadhi @hariadhi84
Rasa pedas dalam merica, cabe, jahe, dll sebenarnya bukanlah rasa. Ia adalah sensasi terbakar sebagai sinyal bahaya. Tapi manusia, sebagai primata, menyukai tantangan yang membahayakan diri, apalagi kalau kemudian selamat dari sinyal bahaya tsb pic.twitter.com/iH6x5jei1n
Expand pic
BabeApps: Hariadhi @hariadhi84
Rasa pedas memantapkan rasa hangat dalam makanan. Ia memberikan sensasi hangat yang dibutuhkan utk melewati musim dingin. Mon mup gambarnya kurang ajar. Lagi hujan deras gan pic.twitter.com/rlYJc3X6hR
Expand pic
BabeApps: Hariadhi @hariadhi84
Ribuan tahun lamanya Eropa bergantung kepada Suplai Perdagangan dari Asia untuk bisa mendapatkan merica dan rempah lain. Ia juga menghidupi Arab yang tandus, dengan perdagangan tanpa henti hilir mudik pic.twitter.com/YaUsgvEa4Y
Expand pic
BabeApps: Hariadhi @hariadhi84
Sebenarnya awalnya Romawi bisa berdagang sendiri Rempah dari India, tapi kemudian setelah kejatuhan Roma, Arab mulai memonopoli perdagangan rempah Asia.
BabeApps: Hariadhi @hariadhi84
U ngibulin seisi Eropa supaya tidak mau cape-cape mencari dan nanam merica sendiri, mereka menciptakan dongeng kalau merica itu tumbuh dari pohon yang dikelilingi ribuan ular kobra. Utk memanennya, pohon dan ularnya harus dibakar hangus. Karena itu sampai di Eropa warnanya hitam
BabeApps: Hariadhi @hariadhi84
Waktu Romawi berkuasa, 80 persen makanan diberi merica, saking tergila-gilanya orang Eropa!
BabeApps: Hariadhi @hariadhi84
Dari Mesir, setelah dibawa orang Arab, merica dijual lagi ke Venesia dengan harga berlipat-lipat. Lalu dari sana, baru diperdagangkan lagi ke selurub Eropa dengan harga Fantastis!
BabeApps: Hariadhi @hariadhi84
Tapi namanya rahasia apapun, suatu saat akan bocor juga. Orang Eropa akhirnya kembali sadar bahwa tanpa lewat Orang Arab pun, mereka bisa mencapai India lewat laut dan beli sendiri merica di sana dengan harga murah., pic.twitter.com/cH9alGkQbN
Expand pic
BabeApps: Hariadhi @hariadhi84
Kebetulan di Abad 13-14 pengaruh Arab dalam perdagangan juga memudar. Portugis lagi nafsu2nya kirim penjelajah. Klop, rantai perdagangan dibangun mulai dr Pantai Barat Afrika, Pantai Timur, Jazirah Arab, sampai India...
BabeApps: Hariadhi @hariadhi84
Dan pada saat yang sama, Jeruk ditemukan sebagai penawar penyakit scorbut yang menyerang pelaut dalam perjalanan berbulan-bulan. pic.twitter.com/3Dw205u7mF
Expand pic
BabeApps: Hariadhi @hariadhi84
Walau sudah menemukan sumber perdagangan merica, harganya di Eropa tetap mahal. Sebab untuk sampai ke India para pelaut harus menempuh bahaya badai, perompak, angin mati, dan diserang pelaut Arab yang jelas tidak suka disaingi.
BabeApps: Hariadhi @hariadhi84
Desas-desus tersebar kalau India sendiri bukan penghasil merica sebenarnya, namun nun lebih jauh lagi ke timur, ke kepulauan Nusantara! pic.twitter.com/SNTY0Mf5m9
Expand pic
BabeApps: Hariadhi @hariadhi84
Jalan menuju Nusantara sama jauhnya antara lewat barat dan timur. Maka keduanya jadi Rebutan Spanyol dan Portugis, karena dunia sudah mereka "bagi dua".
BabeApps: Hariadhi @hariadhi84
Spanyol kemudian terusir ke Barat, Portugis mengalami kemunduran. Masuklah Belanda dan Inggris..
BabeApps: Hariadhi @hariadhi84
Hingga saat ini, Vietnam menjadi negara pengekspor merica terbesar di dunia dengan nilai 900 juta dollar. Indonesia? No 2 bersama India. Di bawahnya brazil @kokokdirgantoro pic.twitter.com/MjU3y9tY4b
Expand pic
BabeApps: Hariadhi @hariadhi84
Bagaimana dengan cabe? Sebuah kecelakaan sejarah.. pic.twitter.com/oSbTfhp8p4
Expand pic
BabeApps: Hariadhi @hariadhi84
Berbeda dengan merica yang berasal dari India, cabe dari Meksiko. Awalnya dibawa oleh Columbus..
BabeApps: Hariadhi @hariadhi84
Cabe sudah ditemukan 7000an SM, ditanam orang Meksiko sejak 3500 SM dan mulai diperdagangkan...
BabeApps: Hariadhi @hariadhi84
Columbus bukan cuma bodoh soal pelayaran. Ia juga tak paham kalau cabe bukanlah merica yang mereka incar dari India... ..tapi lagi2 kebodohan Columbus membawa keberuntungan bagi Spanyol
BabeApps: Hariadhi @hariadhi84
Kalau merica cuma memberi rasa hangat, maka cabe selain memberi rasa hangat, juga rasa pedas dan asam. Dengan segera rempah ini jadi primadona di Eropa. Sebagai ganti merica yang mahal luar biasa.
BabeApps: Hariadhi @hariadhi84
Tahun 1498, Vasco da Gama membawa cabe ke India. Dan segeralah rempah itu ikut2an populer di Asia. Mengalahkan merica
Load Remaining (15)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.