Langkah POLSEK PRAMBANAN tentang Video Kekerasan Nenek Rubingah by @PoldaJogja

Chirpified
enviroment social
0
Polda DIY #dirumahaja @PoldaJogja
Merespon viralnya video kekerasan terhadap Nenek Rubingah di media sosial, Polsek Prambanan telah melakukan langkah-langkah penyelidikan, pemeriksaan, dan mediasi. Selasa, 21 Jan 2020 sebuah video dengan adegan kekerasan pada seorang Nenek beredar viral di medsos pukul 10.30 WIB pic.twitter.com/SbyMCgNtRp
Polda DIY #dirumahaja @PoldaJogja
Tempat ini tidak asing bagi Warga Prambanan, khususnya di Potrojayan, Prambanan. Hal ini kemudian dipastikan oleh Polsek Prambanan dengan mengirimkan Aiptu Agus Yunianto Panit 2 Unit Reskrim Polsek Prambanan.
Polda DIY #dirumahaja @PoldaJogja
Betul, bahwa TKP adalah Pasar Gendeng, Potrojayan. Informasi awal didapat dari Bowo, Petugas Keamanan Pasar.
Polda DIY #dirumahaja @PoldaJogja
Dari Bowo, Polsek mendapatkan keterangan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Senin 20 Jan 2020, 06.30 WIB. Menurut keterangan Bowo, bahwa terjadi peristiwa pencurian mangga milik pedagang Pasar, Martini.
Polda DIY #dirumahaja @PoldaJogja
Kepada Bowo kemudian Aiptu Agus berpesan, agar siapa saja yang ada di TKP saat peristiwa untuk berkumpul di pasar pada Rabu, 22 Jan 2020.
Polda DIY #dirumahaja @PoldaJogja
Kemudian pada Rabu 22 Jan 2020, mereka berkumpul. Dari pertemuan itu Aiptu Agus mendapatkan informasi terkait siapa pelaku dan nenek yang mendapatkan tindakan kekerasan.
Polda DIY #dirumahaja @PoldaJogja
Malamnya, sekitar 20.00 WIB Aiptu Agus Yunianto berhasil menemukan rumah Nenek Rubingah, nenek yang dalam video tersebut mendapatkan tindakan kekerasan.
Polda DIY #dirumahaja @PoldaJogja
Di kediaman Nenek Rubingah sudah disambut Dukuh setempat, Pak Kamto dan beberapa warga sekitar. Tetapi tidak dapat ketemu dengan Nenek Rubingah.
Polda DIY #dirumahaja @PoldaJogja
Kamis, 23 Jan 2020, pukul 09.00 WIB Kanit Reskrim AKP Sularsihono, SE., bersama Aiptu Agus Yunianto dan Aipda Lestari mendatangi lagi Rumah Nenek Rubingah. Tetapi tidak ditemui. Menurut keterangan tetangga, Nenek Rubingah kalau pergi bisa sampai satu minggu lebih.
Polda DIY #dirumahaja @PoldaJogja
Sekembali dari rumah Nenek Rubingah, di Polsek Prambanan telah berkumpul pihak-pihak terkait dengan peristiwa pada 20 Jan 2020 tersebut.
Polda DIY #dirumahaja @PoldaJogja
Martini, penjual Mangga, Pak Ngadirin, terduga pelaku tindak kekerasan, Sukasno, perekam video, Suhadi, yang membagikan video ke Grup UPTD dan Paguyuban Manunggal Rasa.
Polda DIY #dirumahaja @PoldaJogja
Hadir juga pada kesempatan itu, Apriyanto (Ketua Aliansi Jogja Sehati), Argo (Satgas PPA Yogya), Hasan (Merkids), Gus Bimo (Tokoh Masyarakat), Subadi (Ketua Paguyuban Pasar se-Sleman).
Polda DIY #dirumahaja @PoldaJogja
Dukuh Kranggan selaku Pendamping Nenek Rubingah. Demikian halnya, dengan terduga pelaku tindak kekerasan, Ngadirin yang didampingi oleh Dukuh Nogosari.
Polda DIY #dirumahaja @PoldaJogja
Kemudian disepakati untuk berangkat bersama-sama menuju Pasar Gendeng. Di Pasar Gendeng, Satgas PPA melakukan perekaman permintaan maaf dari Ngadirin.
Polda DIY #dirumahaja @PoldaJogja
Pertemuan kemudian dilanjutkan di Kantor Pasar Gendeng. Dari pihak-pihak yang bertemu disepakati bahwa permasalahan dianggap selesai. pic.twitter.com/R3gv6xCmqm
Expand pic
Polda DIY #dirumahaja @PoldaJogja
Pada pertemuan tersebut juga hadir perwakilan dari PLN Yogya. Hal ini merupakan respon positif, setelah mengetahui dari hasil penyelidikan dari Polsek Prambanan, bahwa rumah tinggal Nenek Rubingah belum dialiri Listrik.
Polda DIY #dirumahaja @PoldaJogja
Seusai pertemuan digelar, sekitar pukul 14.15 WIB, Kanit Reskrim Polsek Prambanan mendapatkan informasi keberadaan Nenek Rubingah. Disebutkan bahwa Nenek Rubingah ada di Pasar Sapi Prambanan Klaten.
Polda DIY #dirumahaja @PoldaJogja
Pencarian Nenek Rubingah baru berhasil setelah satu jam. Nenek Rubingah ditemukan dalam posisi tiduran di lapak pasar sapi.
Polda DIY #dirumahaja @PoldaJogja
Saat dibangunkan, spontan Nenek Rubingah memijit kaki Bripka Andi. Proses persuasi kepada Nenek Rubingah sendiri tidak berjalan lancar, karena tidak nyambung saat menjawab pertanyaan dari Tim Polsek Prambanan. pic.twitter.com/qp58tM1aEt
Polda DIY #dirumahaja @PoldaJogja
Sempat ditawarkan sejumlah uang, supaya mau diantar pulang. Tetapi upaya itu tidak membuahkan hasil.
Polda DIY #dirumahaja @PoldaJogja
Aipda Panji, anggota Tim Polsek Prambanan kemudian berinisiatif mengajak pulang dengan mengatakan di rumah nenek Rubingah sudah banyak orang menunggu. pic.twitter.com/4RsuWgrZRX
Expand pic
Polda DIY #dirumahaja @PoldaJogja
Mereka antri mau dipijat Nenek Rubingah. Seketika itu juga Nenek Rubingah mau diajak pergi dari tempat tersebut. pic.twitter.com/c6qGM4CB05
Expand pic
Polda DIY #dirumahaja @PoldaJogja
Kemudian Nenek Rubingah diajak ke Polsek Prambanan. Sekitar pukul 15.30 WIB, Dukuh Kranggan wilayah tempat Nenek Rubingah tinggal diundang untuk hadir di Polsek. Hal ini untuk memastikan, apakah benar yang dijemput ini adalah Nenek Rubingah.
Polda DIY #dirumahaja @PoldaJogja
Kemudian Kanit Reskrim mengundang Dukuh Nogosari, untuk datang ke Polsek bersama Ngadirin (terduga pelaku) dan Sukasno. Kemudian secara bersama-sama seluruh pihak terlibat menuju ke Rumah Dukuh Kranggan pada pukul 17.00 WIB.
Polda DIY #dirumahaja @PoldaJogja
Di rumah Dukuh Kranggan ini kemudian dilakukan mediasi antara Ngadirin dan Nenek Rubingah. Menurut Kasat Reskrim Polsek Prambanan, hal ini merupakan pilihan penyelesaian masalah yang dapat dilakukan. pic.twitter.com/Uf00IM9XW6
Load Remaining (4)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.