Bongkaran Poin-poin yang "Dikepoin" Pihak Ketiga Profesional yang Dibayar perusahaan Untuk Melacak Jejak Digital Medsos Pelamar Pekerjaan

Thread by: @mirolvi
perusahaan poin pelamar THREAD pihak ketiga pekerjaan FUN Jejak Digital
3
HRD Bacot @hrdbacot
buat yang udah nerapin employee branding atau HR yang suka kepo melakukan ref check via medsos kandidat, apa nih kira-kira yang bikin turn off sama kandidat dari medsosnya? pic.twitter.com/lxr2Ysot4l
Expand pic
Olga @mirolvi
Sebagai mantan tukang kepoin jejak digital kandidat, berikut adalah hal-hal yang biasa kulaporkan untuk si calon user (note: gue pihak ketiga): 1. Info bisnis lain yang dimiliki kandidat, sekecil apa pun (khawatir industrinya sejenis atau melawan kebijakan perusahaan) twitter.com/hrdbacot/statu…
Olga @mirolvi
2. Info afiliasi dengan ormas atau parpol tertentu; kalau vokal banget soal keberpihakannya pun perlu dimention 3. Info apakah menyebarkan konten hoax, mengandung hate speech, atau melawan nilai perusahaan
Olga @mirolvi
4. Pernah infoin juga tentang kandidat yang isi medsosnya bokep semua (khawatir kecenderungan pelecehan seksual) 5. Info keluarga dan gaya hidupnya, buat pertimbangan cocok-cocokan gaji 6. Info pencapaian yang dimiliki tapi nggak ditulis di CV
Olga @mirolvi
7. Info hal-hal spesifik yang kandidat punya concern atau hobi di situ, karena ini bisa menunjukkan kekuatan karakter Habis ini mau cerita pengalaman cek kandidat yang agak menarik. Tapi makan dulu.
Olga @mirolvi
Dulu pernah ngecek satu kandidat, sebutlah namanya Roni Budi Wijaya. Profilnya bilang, dia lulusan S1 sebuah kampus. Attach ijazah juga. Pas dicek validitas ijazahnya, ternyata nggak ada nama Roni Budi Wijaya. Adanya Rono Budi Wijaya. Selain nama, semua info ijazahnya sama.
Olga @mirolvi
Sempat mikir, apa typo ya? Tapi masa di Dikti juga typo? I sama O kan dekat. Ini di ijazah namanya Roni, kok.. Lalu cobalah telusuri jejak digitalnya. Roni ini punya adik perempuan. Adiknya punya blog.
Olga @mirolvi
Pas dibuka blognya, si adik cerita kalau kakaknya ini kembar. Roni dan Rono. Roni lulusan D1 kampus lain, sementara Rono lulusan S1 yang ijazahnya "dipalsuin" si Roni.. Jadi ketahuan deh triknya Roni. Ya itulah salah satu kekuatan media checking. (tag @hrdbacot)
Olga @mirolvi
Cerita lain. Medsos kamu isinya galau-galau sobat depressy? Nggak masalah, asal kelakuanmu di kantor beres. Pernah ketemu kandidat yang jejak digitalnya manis banget, well-curated.
Olga @mirolvi
Terus telepon mantan SPVnya buat tanya kinerja. Doi langsung ngasih red flag karena ternyata si kandidat ini suka bolos, lewat deadline, dan pas kontraknya nggak diperpanjang, dia ngancam bunuh diri ke SPVnya. 😭
Olga @mirolvi
Pengalaman sesama tukang cari-cari kesalahan orang. 🤣 pic.twitter.com/QEIrNcGOVo
Expand pic
Olga @mirolvi
Btw, ini jawabannya iya. 😁
Olga @mirolvi
Jadi penasaran.. Lebih ngeri jejak digital dikepoin sama siapa ya? (tag @hrdbacot)
Gerry Sewow @ijo23
@mirolvi kantor g sebelum yg sekarang itu rela bayar mahal pihak ketiga buat BG checking...wkwkwkwk...dicek smua dari kampus sampe kantor sebelum2nya jg diwawancara keluar baik2 ngga 😂😂 soale kita industri keuangan, bahaya klo punya kelakuan buruk...
Dodot Nakal @DodotNakal
@mirolvi @hrdbacot apa mending akun alter ego nya dibikin anonym ya kak, biar aman dlm menempur perkariran duniawi, aku sopan di fb, manis di IG, banyak bacot di twitter 😅
Olga @mirolvi
@andy_dodot Boleh, memang amannya begitu. Kalau bisa sih, yang alter account jangan connect dengan main account dan gunakan email lain yang datanya pun lain dari main account. 🤣
Sabot(ase) @sandyrobot
@mirolvi @andy_dodot Dikantor setiap ada laporan biodata tahunan skarang ada kolom alamat atau nama sosmed mulai dari FB, IG, Twitter sampe Youtube, trus ku tulis akun Youtube ku ditambah jangan lupa like komen dan subscribe yaaaaa...hahhaha..
Satrio Tri Utomo @BangSatrio
@mirolvi Mba, kalo di caption ig saya suka ngelawak/memberi jokes2 ngaruh ga? Dan kalau di cv terlalu jujur pernah kuliah dan tidak meneruskan terkait biaya apakah pengaruh? Karena pengalaman organisasi saya di kampus banyak jd saya tulis juga pernah kuliah... Gimana tuh mba?
M. Fathin Waluyo @FaithinFathin
@mirolvi Kalo semua accountnya dikunci, gimana respon HRD? Atau HRD punya trik sendiri u/ ngebuka private account itu? Soalnya saya tipe yg bener-bener jaga social media u/ yg dikenal saja, sebagai media komunikasi aja sih
anime @nandojafar
@mirolvi Yang takut tuh kalo salah tafsir.. like=suka retweet=setuju padahal maksudnya lagi satire
Olga @mirolvi
@nandojafar Ya itu kembali ke tafsiran user/HRnya~
Christopher Tan @pengabdirakyat
@mirolvi Kalo banyak membahas isu-isu sosial seperti perburuhan, feminisme interseksional, dan lingkungan, atau membahas isu-isu dalam agama tertentu yang dianutnya (bukan dalam konteks negatif), di"flag" juga ngga Mba?
Olga @mirolvi
@pengabdirakyat Pasti dimention. "According to candidate's Twitter profile, we found that s/he is concerned about XXX. [screenshot]". Gitu. Flagnya warna apa, kembali tergantung ke perusahaan.
Load Remaining (62)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.