Isi Postingan Facebook Aktivis Pusaka Sudarto Ungkap Adanya Larangan Natal di Dharmasraya yang Membuatnya Ditangkap Polisi #BebaskanSudarto

Kepolisian Sumatera Barat menangkap Sudarto yang mengungkap adanya pelarangan Natal di Dharmasraya akhir tahun 2019.
Dharmasraya sudarto ditangkap larangan natal viral social polisi sudarto toto
0

Kepolisian Sumatera Barat menangkap Sudarto (45), aktivis lembaga Pusat Studi Aktivitas Pusat, yang mengungkap adanya pelarangan Natal di Dharmasraya akhir tahun 2019.

Sudarto ditangkap terkait dengan tindak pidana kejahatan dunia maya penyebaran informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan

Pada surat itu dituduhkan bahwa Sudarto telah menyebarkan informasi tersebut melalui akun media sosial Facebook bernama Sudarto Toto pada tanggal 14 Desember 2019.

Damar Juniarto @DamarJuniarto

Dad, husband, netizen. Resolusi 2020: berlari, main voli, dan lompat parkour setiap hari. Host Podcast #SwaraMayantara.

medium.com/@damarjuniarto
Damar Juniarto #TukangFrame @DamarJuniarto
Ini mengejutkan! Pak Sudarto, peneliti Pusaka yang mengangkat persoalan diskriminasi agama di Kab. Dharmasraya ditangkap kepolisian daerah Sumatera Barat. Surat penangkapan Polda Sumbar atas Pak Toto bertanggal 7 Januari 2020 sudah beredar di kalangan aktivis HAM. pic.twitter.com/ROm3fBKqEa
Expand pic
Expand pic
Damar Juniarto #TukangFrame @DamarJuniarto
Dasar penangkapan Pak Toto adalah laporan polisi bertanggal 29 Desember 2019 dengan dugaan pelanggaran: • Pasal 28 ayat 2 UU ITE jo. Pasal pidananya 45 A ayat 2 UU ITE • Pasal 14-15 UU No. 1 Tahun 1946 Sekali lagi kita tambah kasus UU ITE di 2020! Ora uwis-uwis.
Damar Juniarto #TukangFrame @DamarJuniarto
Update: Saat ini Pak Toto sudah di Polda Sumbar dan didampingi LBH Padang. Semoga bisa diupayakan yang terbaik. @LbhPadang @YLBHI @safenetvoice @pakuite
Damar Juniarto #TukangFrame @DamarJuniarto
Update: 8 Januari 2020 pukul 00.05 WIB Pak Sudarto masih berada di Polda Sumbar, menjalani pemeriksaan. Masih belum jelas apakah akan langsung ditahan/diperbolehkan pulang oleh penyidik. Ada info ttg keluarganya juga. Istrinya masih shock. Belum mau dihubungi siapapun.
Damar Juniarto #TukangFrame @DamarJuniarto
Update kasus: 8 Januari 2020 pukul 02.05 WIB Pak Darto masih berada di Polda Sumbar karena menjalani penangkapan 1x24 jam. Pak Darto akan diinapkan di mushala polda sumbar lantai 4 namun statusnya belum ditahan karena tidak di dalam sel. Pemeriksaan akan dilanjutkan lagi nanti. twitter.com/DamarJuniarto/…
Damar Juniarto #TukangFrame @DamarJuniarto
Kita akan mengetahui apakah pak Darto ditahan atau tidak sebelum masa penangkapan habis tanggal 8 Januari 2020 pukul 13.30 WIB. ... Mohon bantuan doanya agar tidak ada penahanan. Saat ini pak Sudarto masih dijaga kawan2 LBH Padang dan yayasan Pusaka tempatnya bekerja.
EasyPeasy 🎈 @Dwiyana_DKM
Seharusnya penjara diperuntukan bg orang2 yg membuat hak orang lain terpenjara. Yg kami tau, Sudarto adalah orang yg memperjuangkan hak atas kebebasan beragama dan beribadah di Sumatera Barat. Pak @jokowi please, jangan bungkam suara2 kritis, #BebaskanSudarto pic.twitter.com/wqcggdx6oz
Expand pic
ramzy @muliawanramzy
@DamarJuniarto Ada salinan surat penangkapan lengkapnya gak Pak?
#tentangkebersihan @mangkuthinks
@DamarJuniarto bro @DamarJuniarto apa yg bs dibantu untuk beliau yah. apakah Hotman Paris bs di kontak?
Indo@maju @Indomaju4
@Dwiyana_DKM @GamaelBen @jokowi Kok fakta kebenaran dibilang ujaran kebencian..... Faktanya benar kejadiannya nyata dan sampai pemerintah pusat ikut campur menyelesaikannya.... Polisi gak perlu terlalu hebat... Cukup dengan bijak...
Syarman Lawyer @Syarman59
@DamarJuniarto Tidak ada 'Pencemaran Nama Baik atau Ujaran Kebencian SARA kalau pernyataan tsb bertujuan untuk; Kepentingan Umum. Mengungkapkan Kebenaran atau Membela Diri. @DivHumas_Polri @KejaksaanRI pic.twitter.com/8AbY01Sbou
Expand pic
VISI-MISI (Yang)GakLucu @asmadajoel
@Syarman59 @DamarJuniarto @DivHumas_Polri @KejaksaanRI Hal itu hanya berlaku untuk orang kaya, pejabat atau kenalan penguasa, rakyat biasa sih gak ada ampun.. 😎😎😎
🇩єиι'ѕ 🇮🇩 @Dsangg77
@DamarJuniarto Mohon ijin @wadinug saya mengutip Twit anda, dlm komentar. Peningkatan status Lidik ke Sidik, tidak tergantung waktu atau Riksa saksi, namun 2 alat Bukti yg Sah. LP dan Salinan Status FB (Link) itu sudah cukup, krn Like/RT pada FB adlh bentuk Penegasan 👇 twitter.com/wadinug/status…
K u r n i a w a n @wadinug
@DamarJuniarto Ngebut. LP tanggal 30/12/2019, SPDP tanggal 3/1/2020. Kapan diperiksa sbg saksi sebelum status naik dari lidik ke sidik?
🇩єиι'ѕ 🇮🇩 @Dsangg77
@DamarJuniarto @wadinug Karena ini adlh UU ITE, Berhubungan dgn Link. Terlepas dari semua itu, tidak pantaslah semua Hal harus di kerjakan dgn mengedepankan Represif seperti kondisi tsb. Polisi pun harus bisa melihat dan menerjemahkan isi Tulisan dgn Displin Keilmuan. ✓ Keyakinan Penyidik!!
KlaraSm77 @KSogemaking
@DamarJuniarto Kata presiden @jokowi kita harus berani melawan kelompok intoleran, tp kenapa polisi menangkap pak Sudarto?? UU mana yang dipake, org yg bicara fakta ditangkap, polisi ngibul sana sini oke oke saja blm lg nyedot duit dr setiap kasus. Tp ga apalah karma ga pernah ketukar.
Dede Budhyarto @kangdede78
Pak Sudarto membela kaum minoritas yg tertindas di Kabupaten yg di pimpin Bupati @SutanRiska, koq dianggap menyebarkan hoax. Coba Kapolri @DivHumas_Polri @BareskrimPolri investigasi anak buahnya yg ada di Sumbar & segera #BebaskanSudarto pic.twitter.com/1bE8AezQFo
Expand pic
TOAK Kebenaran 📣📣 @Amuba999
@DivHumas_Polri tolong di usut itu apa yg berlaku di kepolisian Padang, mengapa yg benar jd tersangka. . Awas rakyat mengawasi kinerja kalian. Cc : @jokowi @mohmahfudmd @YasonaLaoly @fajroelr twitter.com/permadiaktivis…
kennol @kennol61
@jimmytoyota3 @permadiaktivis @DivHumas_Polri @jokowi @mohmahfudmd @YasonaLaoly @fajroelr Ya, polisi harus menjelaskan. Kalau beliau ditangkap dengan alasan yg valid, kita dukung polisi. Tapi kalau karena berjuang membela hak kaum tertindas, Pimpinan Polri harus mengoreksi. Oknum yg mengkap harus diberi sanksi. Mari bersama melawan Intoleransi. #BebaskanSudarto

Akun fecebook tersebut, setidaknya akun itu menulis sebanyak lima status pada tanggal 14 Desember.

Status tersebut diposting pada pukul 10.12 WIB, 15.46 WIB, 16.07 WIB, 16.21 WIB, dan 21.04 WIB.

Berikut tangkapan layar posting Sudarto pada tanggal 14 Desember 2019.

Load Remaining (5)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.