Mau tahu berapa kali kata "Banjir" disebut dalam manuskrip kuno?

Kultwit tentang manuskrip kuno berbahasa Melayu yang menyebut kata banjir atau air bah.
3
Oman Fathurahman @ofathurahman

Sampurasun, #SobatNgariksa, pd #Ngariksa edisi 9 lalu, sy mengupas tema “Air Bah di Kemuncak Rumah dalam Manuskrip Betawi Abad 19”. Selepas itu, sy sempatkan ‘riset’ kecil2an tema banjir dlm manuskrip (selanjutnya disingkat MS) Melayu Nusantara, hasilnya mencengangkan. Mau tahu?

07/01/2020 09:50:52 WIB
Oman Fathurahman @ofathurahman

Jumlah MS n catatan yg menggambarkan memori kolektif masyarakat Nusantara ttg banjir tdk hanya satu dua, melainkan ada puluhan teks yg bisa kita data. Ini baru MS Melayu, blm Jawa, Bugis, Sunda, dll. Sy yakin jumlahnya akan bertambah kalau #SobatNgariksa ikut berbagi. #Ngariksa

07/01/2020 09:56:06 WIB
Oman Fathurahman @ofathurahman

Oke deh, mumpung leluasa, sy buatkan thread ini tuk mperkaya bagian yg blm diulas. Lumayan, buat nambah pengetahuan tentang sejarah banjir, en berharap bisa ambil pelajaran. Biar gak capek bacanya, sy cukupkan 10 twit sj dulu (di luar pengantar, hehe). Met menyimak! #Ngariksa

07/01/2020 09:56:07 WIB
Oman Fathurahman @ofathurahman

Eh, #SobatNgariksa, udah emprok sidakep belom? sambil sila tutug juga boleh, jangan lupa kerjaan masing-masing tetep jalan terus yaah....pruk geura ah! 😄

07/01/2020 09:59:23 WIB
Oman Fathurahman @ofathurahman

(1/10) Tema banjir en air bah, tak luput dr goresan tangan penulis Nusantara. Ini bukti bhw banjir di negeri kt bkn hal baru. Sy coba entri kata “banjir” dlm database Malay Concordance Project/MCP (mcp.anu.edu.au), ada 22 kata banjir en turunannya dlm 10 teks. #Ngariksa

07/01/2020 10:03:40 WIB
Oman Fathurahman @ofathurahman

(2/10) Selain “banjir”, jg muncul kata: banjir-banjir, berbanjir-banjir, berbanjirlah, kebanjiran, en membanjir. Diksi “air bah” lebih bnyk lg, 72 kali, en ada dlm 18 teks. MCP adlh database yg didedikasikan oleh Ian Proudfoot, tp ‘hanya’ berdasar teks yg sdh disunting. #Ngariksa

07/01/2020 10:05:10 WIB
Oman Fathurahman @ofathurahman

(3/10) 10 MS mngandung kata “banjir”: Hikayat Kerajaan Sikka, Asal Bangsa Jin & Dewa-dewa, Hikayat Merpati Mas & Merpati Perak, Surat al-Anbiya, Bo’ Sangaji Kai, Surat Kesultanan Banten, Hikayat Iskandar Zulkarnain, Syair Kerajaan Bima, Hikayat Maharaja Marakarma, n teks Saudara.

07/01/2020 10:07:23 WIB
Oman Fathurahman @ofathurahman

(4/10) 16 dg kata “air bah”: Kitab Suci, Surat al-Anbiya, Hik. Amir Hamzah, Bustanussalatin, Bo’ Sangaji Kai, Majlis, Majalah Guru, Merong Mahawangsa, Syair Mekah Madinah, Puisi2 Kebangsaan, Silsilah Perak, Surat Pawang, Tajussalatin, Syair Tawarikh Zainal Abidin, n Warta Malaya.

07/01/2020 10:09:55 WIB
Oman Fathurahman @ofathurahman

(5/10) Tiap kata “banjir” n “air bah” itu tentu ada konteks masing2 yg beda2. Intip skrinsot penampakan di bawah. Kalo minat, kunjungi aja situs database MCP yg sy sebut di twit no. 1 di atas. Sekalian mengapresiasi almarhum penyusunnya, Ian Proudfoot, professor di ANU. #Ngariksa pic.twitter.com/bJiRKNUHmp

07/01/2020 10:12:31 WIB
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Oman Fathurahman @ofathurahman

(6/10) Balik ke MS yg sy kupas di #Ngariksa lalu. Judulnya Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak (HMMMP), koleksi Taman Bacaan Fadli di Pecenongan abad 19. Temanya bukan khusus banjir/air bah, tp hikayat fiktif sebuah negeri Banduburi, ada narasi banjir yg sangat terasa realis.

07/01/2020 10:13:24 WIB
Oman Fathurahman @ofathurahman

(7/10) Pengkajinya, guru sy, sang filolog Prancis, Henri Chambert-Loir (2012) menduga, narasi detil ttg banjir oleh Muhammad Bakir ini kemungkinan dipengaruhi memori sang pengarang Batavia tsb ttg banjir besar menyusul ledakan dahsyat Gunung Krakatau pd 27 Agustus 1883. #Ngariksa

07/01/2020 10:15:08 WIB
Oman Fathurahman @ofathurahman

(8/10) Yg jg menarik, semua MS koleksi Taman Bacaan Fadli, trmsuk HMMMP, adlh utk disewakan. Ini bukti sdh tingginya minat baca masyarakat Batavia dan maraknya dunia bacaan masa itu. Menurut Mujizah (2018), Betawi sbg scriptorium manuskrip memang berjaya di abad 19. #Ngariksa

07/01/2020 10:16:56 WIB
Oman Fathurahman @ofathurahman

(9/10) MS di Betawi tdk hanya mengandung narasi banjir, tp jg mnunjukkan kreatifitas seni iluminasi dan dekorasi yg telah tumbuh di kalangan penulis dan penyalin Betawi. Lihat gambar2 ‘eksotik’ terlampir (jarum jam): kapal asap, bakul botol gelas, pintu kota, kolam. #Ngariksa pic.twitter.com/jp89Wb6jXT

07/01/2020 10:21:29 WIB
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Oman Fathurahman @ofathurahman

(10/10) Mengkaji manuskrip masa lalu bkn sekadar brnostalgia, namun mengasah memori kolektif bhw kita adlh bangsa yg sdh berkebudayaan maju, dan bhw ada bnyk pelajaran yg bs kita tiru, supaya tdk terulang keliru. Menjadi bangsa yg maju, tdk berarti melupakan masa lalu. #Ngariksa

07/01/2020 10:22:46 WIB
Oman Fathurahman @ofathurahman

Sekian kultwit #Ngariksa manuskrip terkait tema "Air Bah di Kemuncak Rumah dalam Manuskrip Betawi Abad 19". Semoga bermanfaat buat #SobatNgariksa di rumah. Mari kita berdoa buat para korban banjir. Bagi yg punya otoritas, bekerjalah dg maksimal. Semoga badai cepat berlalu. Cag!

07/01/2020 10:26:26 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!