0
Effendi @eae18
Tak perlu obat tetes mata. Airmatamu berfungsi sbg antibakteri alami. Dalam airmata ada kandungan lisozom yg bs membunuh 90% - 95% bakteri2
Effendi @eae18
ahli biokimia, William Frey meriset air mata n menemukan bahwa air mata yg keluar dr hasil menangis krna marah ternyata mengandung racun
Effendi @eae18
sebenarnnya kalau orang yang sadar dan sudah pada traktat tertentu, setiap salat akan menangis. rindu berjumpa 'Wajah Tuhan' itu luar biasa
Effendi @eae18
jadi dari sisi apapun, dalam salatpun, akan ada nilai-nilai sehat dalam diri kita. kesadaran ini yang susah ditumbuhkan dalam diri
Effendi @eae18
maka sikap khusyu itu bs dimulai dr memahami makna bacaan salat.mata tertuju ke tempat sujud n fokus. yakinlah kita bisa nangis lima kali
Effendi @eae18
sehari menangis lima kali dan salah satu fungsi airmata itu mencegah rabun, insya Allah, pandangan anda akan terjaga. belum pas salat malam
Effendi @eae18
kontrol orang dan kesadaran org itu bisa dilihat ketika dia salat. sangat mudah dibaca. maka bacaan surat Baginda Rasul n sujud sama lamanya
Effendi @eae18
bacaan yg tak tergesa-gesa n tak dikejar setoran itu, representasi kontrol diri. salat itu bukan kejar setoran ke Tuhan. Itu ajang pertemuan
Effendi @eae18
Pertemuan hamba n Sang Pencipta dlm salat, itu bkn ajang main2. Jadi klu ada yg ngaku jumatan tapi ngetwit, ah ini mah http://t.co/UuLbWADe
Effendi @eae18
sekali lagi, sangat bisa dilihat dan dibaca jiwa dan perilaku orang sehari-hari dari cara dia salat. sangat mudah menebaknya. amat mudah
Effendi @eae18
Anda tidur pakai kaos, bangun tidur langsung ambil wudhu terus salat subuh. Gak ganti kaos. Bkn gak boleh tapi tak eloklah.
Effendi @eae18
Bukan gak boleh manggil Nabi Muhammad, hanya dengan sebut Muhammad. Tapi Anda berani gak sebut guru, dosen n ayah/ibu Anda hnya dg nama saja
Effendi @eae18
soal pakai kaos n manggi Kanjeng Nabi hnya nama sj, ini terkait soal adab. Soal kepantasan. Jgn mentang2 liberal, terus "semau gue". Gak lah
Effendi @eae18
hal2 sederhana tapi bisa jadi cermin diri kita. Cermin kita menyikapi orang lain. Maka jika kita gemar berkata kasar, pribadinya sdh ketebak
Effendi @eae18
nah kalau dr cara kita berpakaian ketika salat saja sudah tak beres, agak susah jg Anda bisa menghargai org lain. Allah saja dianggap enteng
Effendi @eae18
ini bkn soal sah atau tak sah, atau Allah itu demokratis.Bukanlah. Ini soal adab. Bagaiman kita bi mnangis jk hal kecil spti ini blm selesai
Effendi @eae18
Maka pertanyaannya, pernahkah Anda menitikkan airmata pas takbiratul ihram? Tetesan airmata bkn krn terbelit hutang atau sedang ada masalah
Effendi @eae18
Menangis di hadapan Allah bkn sikap cengeng tp sikap pasrah n merasa diri kecil, tak ada apa2nya. Itulah hikmah takbiratul ihram
Effendi @eae18
Menemui Allah dlm salat, bkn krn ada kasus atau masuk bui. Tp semata2 krn kebutuhan hdp n rindu yg membuncah ingin ketemu kekasih
Effendi @eae18
Siapapn yg rindu kpd kekasih, seharusnya sngt senang jk bisa bertemu. dan pertemuan dg Allah dlm salat, adalh sebuah ekstase
Effendi @eae18
jk Anda mnjdikan Allah sbg kekasih, seharusnya sll eling dlm setiap jengkal ruang n waktu. Jk demikian, tak ada kamus korupsi
Effendi @eae18
Airmata yg jatuh di ujung sajadah, bknlah tangisan buaya, tp refleksi akan kerinduan seorang kekasih. Menangsilah menemui CAHAYA ALLAH
Effendi @eae18
Tak ada diskusi, tak ada debat dlm soal salat.Ia tak sekadar kewajiban tp kebutuhan hidup.Hdp perlu makan, minum, bgtu jg salat
Effendi @eae18
Dan jangan marah, kalau sy menulis salat (EYD), baca saja dengan lidah Anda, sholat. Beres kan.
Effendi @eae18
Kuhadapkan wajahku, kpd yg mnjadikan langit n bumi, aku brserah kpd Allah n bknlah aku dr golongan orang2 yg menyekutukan Allah
Load Remaining (15)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.