Hilang Data Berisi 162 Spesies Satwa Langka di Indonesia: Penjelasan Resmi Kasus Pencurian Tas Fotografer National Geographic, Joel Sartore di Bandara Ngurah Rai Bali

Seorang fotografer National Georaphic kehilangan salah satu tasnya di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali
0
windy ariestanty @windyariestanty

twitter, please do your magic. dan tolong bantu sebar agar data tersebut selamat. terima kasih, kawan-kawan. pic.twitter.com/NbSwUErReg

21/12/2019 05:11:19 WIB
Expand pic
windy ariestanty @windyariestanty

pemutakhiran kasus ini. info dari polisi, tersangka dan sindikatnya kerap beroperasi di bandara dan berpindah-pindah, antara lain jakarta, bali, surabaya, dan bandung. mereka memiliki jaringan yang cukup rapi. harap kawan-kawan waspada, ya. pic.twitter.com/wiaCWVIlsO

21/12/2019 22:27:20 WIB
Expand pic
Expand pic
Jack Star @jackstar79_

@windyariestanty Muncul komen "data kok gak dibackup". Sok tau anjing, hutan mana yg ada internetnya goblok. Terus berapa tera yg harus dibackup. Lu kira gampang upload data gede pake internet indonesia. Netizen +62 tolol bgst.

22/12/2019 07:19:02 WIB
Ns. Rizal do ↺ @afrkml

@windyariestanty Ya allah duh speechless. Laptop berisi data skripsi dicolong aja ngenes apa lagi ini astaga :((

21/12/2019 22:00:30 WIB
janantoniol @janantoniol

@windyariestanty @jscamrtha Buat yang bilang kenapa ga dibackup di drive dsb. Ukuran satu foto RAW (mungkin dia pakai jenis RAW) itu bisa 5-10x more than JPEG type. Jadi gabisa setiap saat upload ratusan foto dengan ukuran segitu apalagi dengan koneksi seadanya.

21/12/2019 13:28:47 WIB
windy ariestanty @windyariestanty

penjelasan resmi kasus pencurian tas fotografer national geographic bernama joel sartore di ngurah rai dari ASA Film: bit.ly/joelNG_Asa silakan kawan-kawan baca di sini & sekali lagi saya mohon bantuannya menyebarkan. matur suksma. @okta_shinta @falindra @asa_film twitter.com/windyariestant… pic.twitter.com/xJer3QTXBS

22/12/2019 17:28:00 WIB
Expand pic
Expand pic

Ubud, 22 Desember 2019
Kawan-kawan,

Dalam dua hari terakhir ini, kabar soal seorang fotografer National Georaphic kehilangan salah satu tasnya di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali, telah tersiar. Ada banyak pihak yang meragukan dan menganggap berita tersebut hoaks.

Maka, lewat surat ini dan untuk menghentikan berita simpa siur serta penuduhan-penuduhan bahwa itu kabar bohong, kami dari ASA Film – pihak yang ditunjuk Joel Sartore untuk menyampaikan kabar ini, menyatakan bahwa semua itu BENAR.

Berikut adalah penjelasan atas kejadian tersebut:

  1. Fotografer National Geographic yang kehilangan tas tersebut adalah Joel Sartore, inisiator Photo Ark, proyek foto yang mendokumentasikan spesies-spesies di dunia. Kali ini beliau berkunjung ke Indonesia untuk memotret beberapa ratus burung langka dan spesies lainnya. Ia transit di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali, pada 20 Desember 2019, seusai melakukan pemotretan untuk di beberapa lokasi di Indonesia, untuk melanjutkan perjalanan kembali ke negaranya. Penyebutan nama beliau pada surat ini pun sudah dengan pengetahuan dan izin beliau.

  2. Pesawat menuju Amerika Serikat yang ditumpangi Joel dan rekannya transit di Bali untuk beberapa jam. Dalam rentang waktu tersebut, beliau dan rekannya memutuskan untuk makan sebentar tepat di luar pintu masuk Keberangkatan internasional. Jarak beliau dengan tasnya yang diletakkan di
    atas troli hanya 6 langkah. Dalam waktu yang sangat singkat, sekitar 2-3 detik, ketika dia sedang vmenunduk untuk memakan makanannya, tas tersebut hilang. Saat itu waktu menunjukkan sekitar pukul 20.30-21.00 WITA.

  3. Tas yang dicuri oleh OKNUM yang fotonya kami edarkan di media sosial lewat akun Instagram dan twitter tim ASA Film (@retnanis @meriofalindra @windy_ariestanty @windyariestanty @murni.ridha @asanadia) berisi 3 buah kamera, 1 buah laptop, 3 buah hardisk eksternal, dan beberapa dokumen lainnya seperti paspor. Namun, yang paling penting dari seluruh barang yang hilang adalah DATA. DATA tersebut berisi 162 species yang difotonya di dalam waktu 2 minggu ia berada di Indonesia pada kedatangannya kali ini.

  4. Salah satu tim ASA FILM, Merio Felindra, selama dua hari terakhir ini mendampingi Joel Sartore di Bali untuk mengurus hal-hal terkait kehilangan ini, termasuk persoalan dokumen.

  5. Terkait pertanyaan yang kemudian merujuk pada sistem back up data National Geographic dan fotografer, maka perlu kami jelaskan bahwa tentu saja mereka memilikinya. Hanya saja karena data sangat banyak dan berkapasitas besar, maka tidak bisa segera diunggah ke cloud sebab membutuhkan jaringan internet yang kuat dan stabil. Di sisi lain, lokasi pemotretan juga bukan berada di daerah yang memiliki dan dilengkapi jaringan internet.

  6. Sebagaimana yang tertulis di media sosial tim kami (nama-nama akun telah kami sebutkan), data yang hilang adalah foto-foto spesies yang telah diidentifikasi selama ia melakukan pemotretan di Indonesia pada kedatangannya kali ini. Bukan keseluruhan data selama puluhan tahun sebagaimana yang berkembang belakangan ini di media sosial.

  7. Kami telah melaporkan peristiwa ini terlebih dahulu kepada pihak berwajib di Denpasar. Potongan gambar yang kami edarkan adalah potongan dari rekaman CCTV di Kawasan Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Kami juga melakukan beragam upaya untuk bisa menemukan pelakunya dan tas berisi data-data tersebut dengan meminta bantuan beberapa kawan. Kami juga berinisiatif menyebarkannya ke media sosial dan meminta bantuan warganet untuk turut menyebarkan dan menghubungi kami bila melihat OKNUM tersebut. Nomor yang kami cantumkan dan beredar di media sosial adalah benar. Juga agar kawan-kawan semua waspada
    karena OKNUM juga beroperasi di kota-kota lain.

  8. Mengingat data yang hilang sangat penting dan dikhawatirkan beberapa hewan tersebut telah punah bila menunggu kedatangan Joel Sartore yang berikutnya ke Indonesia, maka Joel Sartore akan memberikan imbalan kepada siapa pun yang bisa mengembalikan laptop dan harddisk (HD) yang dicuri.

Berikut adalah spesifikasi dari laptop dan HD tersebut:

  • MacBook Pro, serial number CO2NH1N763QN
  • 3 buah (1 dan 2 TB) Silicon Power Rugged Portable External Hard Drive Armor A80 waterproof USB 3.0 Salah satunya adalah hard drive berwarna biru dengan label kertas putih bertuliskan JS 2016. Ini adalah yang terpenting.
  1. Jika ada yang mengetahui informasi mengenai hal-hal tersebut di atas dan dapat membantu proses menemukan kembali barang-barang dan data tersebut, harap menghubungi ASA Film melalui Merio (081239000586) atau Shinta (081298298109).

Demikianlah penjelasan ini kami buat. Atas bantuan kawan-kawan yang telah turut menyebarkan di media sosial dan memberi informasi kepada kami, kami mengucapkan terima kasih.

Semoga kita bisa bersama-sama menjadikan Indonesia tempat yang lebih baik.
Salam,
ASA Film

URL Google Docs Joel rilis - Asa_.pdf 4
theo @tbhirawa

@windyariestanty WTF, THAT JOEL SARTORE? Buku yg "The Photo Ark" itu keren banget Kalo yg hilang ini foto penelitiannya sekelas buku itu.....ga ngerti lagi deh.... It's a HUGE loss for all of us

22/12/2019 20:26:43 WIB
theo @tbhirawa

@windyariestanty FYI buat yg ga tau Joel Sartore, Buku The Photo Ark itu kumpulan foto semua satwa yg udah kritis menuju punah di seluruh dunia. Di alam jumlahnya ga sampe ratusan untuk tiap spesies. Jelas, ini tipe karya fotografi yg perlu waktu & usaha luar biasa.

22/12/2019 20:32:05 WIB
hapis mau jd dokter hewan @dabelchisburger

@windyariestanty @KuntoAjiW @okta_shinta @falindra @asa_film njir Joel Startore mah fotografer alam paling top, parah sih kalo ada kasus kayak gini

23/12/2019 00:58:33 WIB
Pace KaWe Super @akhyar_22

@windyariestanty @okta_shinta @falindra @asa_film Yg masih ada yg komen "masa gak ada backupnya di cloud?' Bro... 1 foto fotografer pro itu bisa +500mb (semakin bagus Camera + Lens tentu saja makin gede per foto). Mau diupload langsung semua di Indo ya buang" waktunya yg sempit

23/12/2019 02:47:44 WIB
windy ariestanty @windyariestanty

@SiAnjerr kurang tahu, kak. ini hasil cctv di bandara ngurah rai. pencurian terjadi di sana.

21/12/2019 12:51:02 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!