Kisah jenderal AH Nasution Protes ke Soekarno di Istana Pake Tank, Meriam & Prajurit Untuk Bubarkan Parlemen, Thread By @mazzini_giusepe

Tokoh ini kemudian bukunya menjadi rujukan di seluruh dunia tentang perang gerilya
3
Muzlusmoothi @muzlusmoothi

Jenderal Abdul Haris Nasution Seteru Dua Presiden. Jenderal A.H. Nasution umumnya dikenal masyarakat kerana beliau salah satu jenderal yang berhasil lolos dari Peristiwa Gerakan 30 September. Padahal banyak hal menarik dari kiprah beliau di dunia militer yang penuh intrik. pic.twitter.com/Sj8Mn5xwoQ

17/12/2019 20:44:56 WIB
Expand pic
Muzlusmoothi @muzlusmoothi

1. Jenderal Nasution memiliki posisi penting di Angkatan Darat . Namun melihat ia hanya dari peristiwa G30S, tentulah merupakan kesalahan besar, karena kiprahnya dalam militer yang panjang, ia adalah wakil Panglima Besar Jenderal Sudirman dan Junior dari Jenderal Urip Sumohardjo.

17/12/2019 20:44:57 WIB
Muzlusmoothi @muzlusmoothi

2. Pengaruhnya di Angkatan Darat begitu besar, ia menjadi salah satu orang yang memuluskan jalan Soeharto menjadi Presiden selama 32 tahun, walaupun ahirnya Nasution sendiri disingkirkan oleh Soeharto.3 pic.twitter.com/HgBBI7lZOY

17/12/2019 20:44:59 WIB
Expand pic
Muzlusmoothi @muzlusmoothi

3. Abdul Haris Nasution yang akrab disapa Pak Nas ini, lahir di Hutapungkut, Mandailing Natal, Sumatera Utara pada 3 Desember 1918. Sejak dulu Ayahnya, H. Abdul Halim Nasution, menginginkan Nasution muda untuk menjadi guru agama, disekolahkan di Bukit Tinggi dan lanjut ke Bandung pic.twitter.com/mUfEPEawdk

17/12/2019 20:45:00 WIB
Expand pic
Muzlusmoothi @muzlusmoothi

4. Nasution sempat pula menjadi guru sebentar di Tanjung Praja, Palembang, pada 1939. Lalu ia tertarik berkarir di militer dan menepuh sekolah militer milik Belanda, Koninklijke Militaire Academie (KMA), di Bandung, melalui program Corps Opleiding tot Reserve Officieren (CORO).

17/12/2019 20:45:01 WIB
Muzlusmoothi @muzlusmoothi

5. Memasuki November 1940, Nasution masuk Koninklijk Nederlands Indisch Leger (KNIL). Dia lalu diangkat sebagai Vaandrig (Pembantu Letnan) pada kesatuan Infanteri KNIL pada 1941. Setahun berikutnya, Nasution merasakan pengalaman tempur pertama, saat melawan Jepang.

17/12/2019 20:45:02 WIB
Muzlusmoothi @muzlusmoothi

6. Setelah Indonesia merdeka, Nasution bersama TB Simatupang serta alumni militer Bandung lainnya bergabung dengan Tentara Keamanan Rakyat (TKR), saat itu ia menjabat sebagai Kepala Staf Komandemen TKR wilayah Jawa Barat, lalu menjadi Panglima Divisi III TKR Jawa Barat.

17/12/2019 20:45:02 WIB
Muzlusmoothi @muzlusmoothi

7. Karirnya melesat, tak butuh waktu lama, Nasution dipercaya sebagai Komandan Wilayah Divisi Siliwangi Jawa Barat. Nasution dikenal dekat dengan dua Jenderal yakni Jenderal Sudirman dan Jenderal Urip Sumohardjo, bisa dibilang kedekatannya itu berdampak kepada karier militernya. pic.twitter.com/Q4LtJzLXm2

17/12/2019 20:45:05 WIB
Expand pic
Muzlusmoothi @muzlusmoothi

8. Pada 17 November 1948, Jenderal Urip Sumohardjo wafat, maka Jenderal Sudirman mendapuk junior dari Jenderal Urip untuk mendampinginya sebagai Wakil Panglima TKR yaitu AH Nasution. pic.twitter.com/e7cefk7GDt

17/12/2019 20:45:16 WIB
Expand pic
Muzlusmoothi @muzlusmoothi

9. Posisi Nasution sebagai wakil Jenderal Sudirman jelas membuat pengaruhnya dikalangan militer semakin kuat. Dueat Sudirman-Nasution merupakan kelanjutan duet alumni PETA-KNIL seperti Sudirman-Urip dulu. pic.twitter.com/83bM50QS0h

17/12/2019 20:45:20 WIB
Expand pic
Muzlusmoothi @muzlusmoothi

10. Saat Bung Hatta menerapkan Reorganisasi dan Rasionalisasi (Rera) di tubuh Tentara, yang berfungsi mengurangi jumlah tentara untuk meningkatkan efesiensi, maka sebagai Wakil Panglima, peran Nasution dalam melaksanakan program Rera cukup dominan.

17/12/2019 20:45:21 WIB
Muzlusmoothi @muzlusmoothi

11. Muncul gesekan antara ex-prajurit KNIL dan ex-prajurit PETA, prajurit yang berasal dari PETA merasa program ini dijalankan lebih menguntungkan prajurit KNIL, banyak posisi strategis yang diisi oleh KNIL, sementara prajurit PETA banyak yang dikurangi.

17/12/2019 20:45:21 WIB
Muzlusmoothi @muzlusmoothi

12. Protes paling keras muncul dari Kolonel Sutarto, Komandan Pasukan Divisi Senopati. Perlawanan muncul dari Divisi Siliwangi tempat Nasution dulu memimpin, akibatnya persaingan antara Divisi Senopati dan Siliwangi semakin meluap.

17/12/2019 20:45:22 WIB
Muzlusmoothi @muzlusmoothi

13. Terlebih saat pada 2 Juli 1948, Kolonel Sutarto yang kerap bersitegang dengan keputusan Nasution, tewas terbunuh, prajuritnya di Divisi Senopati menuduh Divisi Siliwangi sebagai dalang pembunuhan.

17/12/2019 20:47:35 WIB
Muzlusmoothi @muzlusmoothi

14. Untuk menengahi gesekan itu, Komandan Divisi Solo, Mayor Ahmadi menyelidiki kasus tersebut dan ditemukan bukti jika Kolonel Sutarto dibunuh oleh kalangan PKI, bukan dari militer, pelakunya adalah Pirono, namun begitu, persaingan antar dua divisi ini tak juga padam.

17/12/2019 20:47:35 WIB
Muzlusmoothi @muzlusmoothi

15. Memasuki 1948, tentara harus berhadapan dengan pemberontakan PKI di Madiun, peristiwa ini membuat negera bereaksi langsung, Nasution mempunyai peran penting dalam meredam gerakan ini. Saat pemberontakan itu pecah, ia bersama Jenderal Sudirman dipanggil Sukarno ke Yogyakarta.

17/12/2019 20:57:19 WIB
Muzlusmoothi @muzlusmoothi

16. Hasilnya, Negara menyimpulkan bahwa gerakan PKI di Madiun sebagai pemberontakan. Perintah yang diberikan yaitu menindak pemberontak, menangkap para tokoh yang terlibat membubarkan pendukung dan simpatisan.

17/12/2019 20:57:20 WIB
Muzlusmoothi @muzlusmoothi

17. Sebelum mengambil tindakan militer, Jenderal Sudirman sempat mengutus Letnan Kolonel Soeharto untuk berdiplomasi dengan PKI agar menyerah, tapi diplomasi gagal, karena Musso menolak. Soeharto bertemu Musso di Wonogiri, Jawa Tengah. pic.twitter.com/I4WB3w2aGS

17/12/2019 20:57:23 WIB
Expand pic
Muzlusmoothi @muzlusmoothi

18. Musso menyampaikan kekecewaannya kepada Sukarno-Hatta karena mau berunding dengan Belanda, "Kalau saya akan dihancurkan, saya akan melawan," kata Musso kepada Soeharto, lalu ia menyampaikan pernyataan itu kepada Jenderal Sudirman.

17/12/2019 20:57:24 WIB
Muzlusmoothi @muzlusmoothi

19. Karena perundingan tak menemukan kesepakatan maka Jenderal Sudirman memerintahkan Nasution menurukan pasukan ke Madiun. Dipimpin Nasution, Kolonel Gatot Subroto dan Kolonel Sungkono, pemberontakan PKI di Madiun berhasil di redam. pic.twitter.com/W4gVvHCM6u

17/12/2019 21:21:07 WIB
Expand pic
Muzlusmoothi @muzlusmoothi

20. Sebenarnya dalam peristiwa Madiun, gesekan tak hanya antara Tentara dan PKI, namun didalam tubuh Tentara sendiri terjadi perang di sana. Pertempuran antara pasukan Divisi Siliwangi dan Pasukan Senopati juga bergejolak saat itu.

17/12/2019 21:21:08 WIB
Muzlusmoothi @muzlusmoothi

21. Hal ini dipicu akibat persaingan lama yang ada, terlebih ketika sebelum pecah pristiwa madiun, Divisi Senopati sempat menyerang markas Divisi Siliwangi karena menanggap Divisi Siliwangi menculik 6 orang perwira mereka, salah satunya Slamet Riyadi.

17/12/2019 21:21:09 WIB
Muzlusmoothi @muzlusmoothi

22. Keadaan yang kacau di tubuh prajuritnya, membuat Jenderal Sudirman turun tangan untuk meredam konflik antar pasukan itu. Jenderal Sudirman bertemu dengan Brigadir Sadikin Komandan Brigade II Siliwangi agar memulangkan pasukannya, tapi pertemuan berlangsung tegang.

17/12/2019 21:21:10 WIB
Muzlusmoothi @muzlusmoothi

23. “Jangan mikir apa-apa dulu, kecuali satu, bagaimana perasaanmu sebagai tentara jika perwiramu jadi korban penculikan?” tanya Soedirman kepada Sadikin. “Tentu saja saya sangat marah dan tidak senang. Saya pasti akan menuntut balas,” jawab Sadikin

17/12/2019 21:27:15 WIB
Load Remaining (83)

Comment

No comments yet. Write yours!