6
Ocheng Fur Lyfe! @Gumballwee
Thread Horror . . @bacahorror #bacahoror . . Ketika anda membaca ini berarti tulisan pastikan untuk memahami setiap detail ceritanya pic.twitter.com/7ylJNh3Fqy
Expand pic
Ocheng Fur Lyfe! @Gumballwee
Perkenalkan, kalian bisa sebut saya Suneo, ini adalah pengalaman beberapa teman saya ketika magang mengajar disalah satu SMK untuk memenuhi syarat mata kuliah , untuk nama kampus ,tempat, dan semuanya saya rahasiakan rapat rapat seperti pada thread horror lainnya
Ocheng Fur Lyfe! @Gumballwee
Minggu, hari dimana orang yang harusnya bisa bersantai dan menikmati akhir weekend tidak berlaku untuk mahasiswa semester 7 yang saat itu harus menempuh mata kuliah Praktik ngajar, dimana dilatih menjadi seorang guru, Yonatan yang saat itu menginjal semester lebih dari 7 harus-
Ocheng Fur Lyfe! @Gumballwee
Mengikuti magang dengan adik tingkat karena dia di magang sebelumnya tidak mengikuti dikarenakan cuti kuliah, minggu itu Yonatan berangkat dari rumahnya menuju ke rumah singgah sementara untuk anak KPL, jarak dari rumah Yonatan menuju rumah singgah berjarak kurang lebih 2 jam
Ocheng Fur Lyfe! @Gumballwee
Setelah melakukan perjalanan lumayan jauh ,sesekali berhenti di Indomerit untuk beli minuman karena cuaca memang sedang panas, akhirnya tepat jam 3 kurang 15 dia sudah sampai di rumah tersebut. Rumah yang akan ditempati berada di belakang tepat dibelakang rumah pemilik tempat-
Ocheng Fur Lyfe! @Gumballwee
Singgah itu, yonatan pun memarkirkan sepedanya kemudian mencari pemilik rumah itu "Selamat sore, permisi pak buk" sapa Yonatan dari depan rumah Kemudian terdengar suara langkah kaki pelan tapi pasti menuju ke arah suara Yonatan "Dek yonatan? Kok sudah sampai? Ini kuncinya"
Ocheng Fur Lyfe! @Gumballwee
Wanita setengah baya itu memberikan kunci dengan ukiran aksara jawa yang membuat Yonatan beberapa detik memperhatikan ukiran tersebut "Dek, kalo malem tolong jangan ribut ya, apalagi membunyikan alat musik, sekecil apapun suaranya, mending sampeyan kasih colokan yang ditelinga-
Ocheng Fur Lyfe! @Gumballwee
Itu aja ya" Imbuh Wanita itu dengan memberikan gelagat seolah olah memberikan ancaman yang sangat serius "I...iya buk terimakasih" kata Yonatan kemudian Yonatan berjalan menuju ke rumah belakang dan langsung merapikan peralatan yang sudah ia bawa untuk menetap disana sementara-
Ocheng Fur Lyfe! @Gumballwee
Setelah semua dirasa selesai, rasa penasaran akan sekeliling area rumah itu membuat kaki Yonatan berjalan untuk menyusuri setiap detail tempat tersebut. "Wih onok lemah kosong sak mene ombone ternyata" (wah ada tanah kosong segini lebarnya ternyata) batin yonatan melihat ada
Ocheng Fur Lyfe! @Gumballwee
Tanah kosong tepat disamping rumah yang yonatan tinggali ukurannya pun sama persis, ditambah lagi dari situ dia dapat melihat sekolah yang hendak dia masuki, tampak samping dari sekolah itu sama seperti pada kebanyakan sekolah lainnya akan tetapi yang membuat beda ada beberapa-
Ocheng Fur Lyfe! @Gumballwee
Pohon yang ditutup menggunakan kain jarik (selendang) "Wihh keren juga disini budayanya ya" batin Yonatan kemudian dia kembali ke kamarnya Malam hari mulai menghampiri, suasananya pun berubah, mungkin karena letaknya berada didesa, untuk mencapai tempat ini saja harus masuk me
Ocheng Fur Lyfe! @Gumballwee
Lewati gunung dahulu, yonatan pun hanya memasak mie instan di dapur. Sebenarnya yonatan merasakan ada sesuatu yang membuat dia menjadi tidak nyaman dengan tempat ini, auranya begitu membuat yonatan ingin kembali lari ke ke kamar tetapi perutnya tidak sependapat dengan perasaannya
Ocheng Fur Lyfe! @Gumballwee
"Yooo..." suara lirih samar samar terdengar ditelinga yonatan membuat yonatan merinding seketika Yang pasti suara perempuan lirih terdengar ditelinga "Dek yonatan" suara itu kembali lagi lirih melewati telinga yonatan Yonatan tak bergeming dan terus melanjutkan untuk memasak
Ocheng Fur Lyfe! @Gumballwee
Karena yonatan ingat pesan alm.kakeknya "Le, tak kandani, sepurane tibakno seng nurun teko aku iku kowe le, tulung lek enek suoro gak jelas seng nyeluk jenengmu opo jeneng e mbah ojo disauri...ojo nyauri suoro teko wong seng wes mati" (nak, aku kasih tau, maaf ternyata yang-
Ocheng Fur Lyfe! @Gumballwee
Mewarisi aku itu kamu nak, tolong kalau ada suara tidak jelas yang manggil namamu atau nama mbah jangan dijawab, jangan dijawab suara dari orang yang sudah mati) Dulu yonatan tidak mengerti apa yang dimaksud alm.kakeknya itu Hingga akhirnya dia mengerti beberapa bulan sebelum
Ocheng Fur Lyfe! @Gumballwee
Cerita ini dimulai.... Yonatan segera bergegas kembali ke kamarnya dan mengunci pintu kamar kemudian menyalakan laptop dengan headset yang tersambung dengan laptopnya Ia ingin melupakan semua yang barusan terjadi seperti tidak ada kejadian apapun hingga DOK DOK DOK...
Ocheng Fur Lyfe! @Gumballwee
Suara pintu kamar yonatan diketuk awalnya pelan..makin lama makin cepat dan keras...kemudian terdengar suara wanita serak "AKU NGERTI KOWE ISO KRUNGU SUARAKU!! JAWABEN! OJO RUMONGSO ISO AWAKMU YO! TAK ENTEKNO DINO IKI KOWE!!" (aku ngerti kamu bisa mendengar suaraku! Jawaben!
Ocheng Fur Lyfe! @Gumballwee
Jangan merasa bisa kamu ya! Tak habiskan hari ini kamu!!) Ancaman dari suara yang yonatan tidak pernah kenali sebelumnya membuat yonatan hanya diam terpaku sambil mengambil gagang sapu ,tangan yonatan bergetar, walaupun dia sudah mengerti itu apa hanya saja dia masih ketakutan
Ocheng Fur Lyfe! @Gumballwee
Aku ngerti kowe nduwe dekengan gede ndek mburimu! Titenono ae awakmu! (Aku tau kamu punya bala bantuan besar di belakangmu! Awas saja kamu!) ancaman itu kemudian hilang, hening seketika hanya ada suara jangkrik dari luar rumah tersebut yang terdengar
Ocheng Fur Lyfe! @Gumballwee
Penasaran yonatan ingin membuka pintu dan ingin melihat akan tetapi kaki dan tangan yonatan sudah bergetar sendiri memaksa untuk tetap di kamarnya dan memaksanya untuk tidur dan melalui malam pertama di rumah tersebut.
Ocheng Fur Lyfe! @Gumballwee
Fyi : Maaf jika Terdapat banyak typo, salah ketik atau sebagainya dikarenakan ini pertama kali saya menulis dan memang belum ada basic menulis nya... Saya hanya share pengalaman ini saja
Ocheng Fur Lyfe! @Gumballwee
---Keesokan Harinya--- Yonatan pun sudah bersiap, mulai dari sepatu pantopel hingga almamater kebanggaannya sudah dipakainya , kemudian dia berjalan menuju tempat meetpoin di mushola didekat rumahnya tersebut. Ternyata sudah ada anak 9 yang menunggu Yonatan "Wes suwe a?"
Ocheng Fur Lyfe! @Gumballwee
(Lama ya?) Tanya yonatan ketawa "Halah sampek wes nduwe putu iki"(halah sampai sudah punya cucu ini) jawab Andi teman satu fakultas dengan yonatan Yonatan sudah mengenali 3 orang disitu karena memang satu fakultas dengan dia, hanya saja yang lainnya masih terlihat asing baginya
Ocheng Fur Lyfe! @Gumballwee
"Yowes wes jam 7 iki wayahe mlebu sekolah kan? Ono upacara penerimaan" ungkap salah seorang dari kami yang memiliki penampilan nyentrik dengan kacamata kotaknya Kemudian kami semua menyetujui katakatanya dan langsung saja berjalan bersama menuju ke sekolah tersebut yang hanya
Ocheng Fur Lyfe! @Gumballwee
Berjarak kurang lebih 40m dari kami berkumpul hingga kami berhenti sejenak ketika terdengar teriakan dari dalam sekolah dan kalo ini bukan hanya Yonatan tapi semua mahasiswa itu mendengarnya "Heh..suoro opo iku?"(suara apa itu) tanya andi sambil melihat ke arah teman teman
Load Remaining (459)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.