#memetwit Rumah Ini Menyimpan Kengerian, Seperti Ada Sesuatu yang Tersimpan di Kegelapan dan Keluar Ketika Malam, "AKSARA KOLOJIWO"

butuh per partnya nih....
3
SimpleMan @SimpleM81378523

@bacahorror hujan. sebuah mobil pickup modifikasi tahun 90'an baru saja melintas sepanjang jalan, sopir tak henti-hentinya memandang jalanan berkelok, kiri kanan hanya terlihat pohon tinggi besar dengan kegelapan yg menyelimutinya, semua berjalan lancar sampai terdengar suara gadis menangis

11/12/2019 18:51:49 WIB
SimpleMan @SimpleM81378523

@bacahorror si sopir menghentikan mobil. memandang kernet yg tengah asyik tidur di sampingnya, "Jo, koen iku ojok turu ae, rungokno" (Jo, kamu itu jangan tidur aja, dengerin tuh) "apa toh cak, ra seneng ndelok aku turu tah" (ada apa sih mas, gak suka lihat saya tidur tah)

11/12/2019 18:57:22 WIB
SimpleMan @SimpleM81378523

sopir dan kernet saling memandang sengit, sebelum, rintik suara hujan yg turun tak mengurangi suara syahdu yg membuat dua lelaki itu saling memandang "onok sing nangis cak?" (ada yg nangis mas?) "lha tadi aku wes ngomong, perikso" (kan aku udah bilang, cepat periksa)

11/12/2019 18:57:23 WIB
SimpleMan @SimpleM81378523

Kernet melangkah turun, berbekal senter besar di tangan, ia menuju bak tertutup di belakang pickup, hujan masih turun deras sementara di samping kiri kanan tak di temui seorang manusia satu pun, kendaraan pun tampak sepi, meski di selimuti ngeri namun kernet tetap harus memeriksa

11/12/2019 19:01:13 WIB
SimpleMan @SimpleM81378523

dengan cekatan ia membuka gembok, namun sekejap ia merasakan perasaan merinding berdiri di tempat ini, "asu!! mene nek aku dadi sopir, kernetku bakal tak sikso koyok ngene" (Anj*ng!! besok kalau aku udah jadi sopir, kernetku juga akan aku siksa kaya gini) gerutunya,

11/12/2019 19:03:12 WIB
SimpleMan @SimpleM81378523

suara tangisan itu memang berasal dari bak belakang pickup, tempat si kernet sedang membukanya, tiba-tiba "Piye, sopo sing nangis?" (gimana, siapa yg nangis?) "Jancok! sek ta lah, iki tak perikso" (jancuk, bentar, ini lagi ku periksa) teriaknya melihat si sopir tiba-tiba muncul,

11/12/2019 19:06:34 WIB
SimpleMan @SimpleM81378523

pintu bak terbuka, si kernet mengarahkan senter ke dalam, di lihatnya pemandangan itu, mencari-cari sampai berhenti di satu titik, si sopir dan si kernet saling memandang, melihat seorang gadis kecil menangis di antara gadis-gadis kecil lain yg tengah terlelap dalam obat tidurnya

11/12/2019 19:07:59 WIB
SimpleMan @SimpleM81378523

"halo" kata si kernet, "sini.. kenapa nangis, takut ya, sama om aja ya" si gadis menatap dua lelaki di luar mobil bak, ia masih diam memandang bingung, "namanya siapa, nanti om kasih permen" "Mayang" ucapnya polos, si kernet tak menyerah, "mayang kalau takut sini.." bujuknya,

11/12/2019 19:17:32 WIB
SimpleMan @SimpleM81378523

"kesuwen jo" (kelamaan jo) kata si sopir tak sabar, ia melangkah masuk sebelum mengambil sapu tangan di saku, menekan hidung si gadis, tangannya mengelepar berusaha melawan namun perbedaan kekuatan membuat si gadis tak berdaya, ia akhirnya terjatuh, terlelap dalam mimpi buruknya

11/12/2019 19:17:33 WIB
SimpleMan @SimpleM81378523

si sopir melangkah keluar sembari menatap tajam rekannya, "Goblok, mene nek kerjo sing bener!!"(bodoh!! besok kalau kerja yg bener!!) "Lah bos, aku wes nuruti lambemu, wes tak" (Lah bos, saya sudah nuruti mulutmu sudah tak) belum selesai bicara, si sopir berteriak "taek!! masuk"

11/12/2019 19:22:39 WIB
SimpleMan @SimpleM81378523

si sopir dan kernet masuk kembali ke dalam mobil setelah menutup bak belakang, mobil kembali melaju tenang, tanpa mereka sadari, di antara anak-anak itu ada satu yg masih terjaga, ia tahu apa yg terjadi bila ia menunjukkan dirinya dalam kondisi terjaga kemana mereka di bawa

11/12/2019 19:26:38 WIB
SimpleMan @SimpleM81378523

mobil berhenti di sebuah jalan setapak, sudah berkali-kali mereka bertemu dengannya namun tempat pertemuan selalu berubah-ubah, si kernet menatap si sopir, "cak, wes iki terakhir ae, ojok urusan ambek menungso model ngunu, sampeyan gak eroh arek iki bakal di apakno kan"

11/12/2019 19:31:55 WIB
SimpleMan @SimpleM81378523

(mas, sudahi saja, jangan berurusan sama manusia kaya gini, kamu gak tau kan mau di apakan anak-anak ini) "menengo, aku gak ngurus soal iku, sing penting duwike akeh" (diam saja, aku gak peduli soal itu, yg penting duitnya banyak) tak beberapa lama, terlihat seseorang muncul

11/12/2019 19:31:55 WIB
SimpleMan @SimpleM81378523

ia mendekati mereka dengan kereta kuda, di atasnya ada seorang lelaki tua yg mengenakan penutup kepala, dia yg sudah di tunggu oleh mereka, "wes, siapno arek-arek iku, tangane juragan wes teko" (sudah siapkan anak-anak, tangan kanannya sudah datang)

11/12/2019 19:31:56 WIB
SimpleMan @SimpleM81378523

lelaki tua itu turun, memandang si sopir tajam sebelum pandangannya beralih pada mobil tua itu, "rongsokan ngene buaken ae" (benda rongsokan gini, buang saja!!) katanya, si sopir hanya mengangguk, sembari menyesap rokok, "Aman kirimane" (kirimannya aman) si sopir mengangguk lagi,

11/12/2019 19:36:23 WIB
SimpleMan @SimpleM81378523

tiba-tiba entah ada apa, di tengah hujan turun, si lelaki tua itu seperti mencium sesuatu sebelum memandang tajam si sopir, "aku gak butuh cah lanang goblok!!" (aku tidak butuh anak lelaki bodoh!!) si sopir tampak bingung, "maksude piye to mbah?" (maksudnya bagaimana mbah)

11/12/2019 19:39:31 WIB
SimpleMan @SimpleM81378523

saat itulah mereka menuju tempat si kernet berada, di sana, lelaki tua itu masuk sebelum menarik rambut panjang salah satu anak yg tengah pura-pura tidur, anak lelaki itu merintih kesakitan, "iki opo gak arek lanang?" (apa ini bukan anak lelaki?) kedua orang itu bingung,

11/12/2019 19:42:49 WIB
SimpleMan @SimpleM81378523

"sak iki berarti sing mok gowo mek enem" (ini berarti yg kalian bawa cuma enam) dua orang itu saling berbisik, "iku yo opo ceritane arek lanang kok isok mok gowo" (itu gimana ceritanya kok bisa bisanya anak lelaki yg kau bawa) "rambute dowo e bos, tak pikir yo wedok"

11/12/2019 19:47:22 WIB
SimpleMan @SimpleM81378523

(rambutnya panjang bos, ya aku kira perempuan) si sopir tampak geram sembari memasang wajah sengit, "teros gak mok perikso nduwe perkutut ta gak?" (terus gak kamu periksa lebih dulu, dia punya perkutut atau tidak?) si kernet tampak bingung, "ora bos, waktune mepet soale"

11/12/2019 19:47:22 WIB
SimpleMan @SimpleM81378523

"ngeten mawon mbah" ucap si sopir, "peyan bayar piro ae, kulo purun" (anda bayar berapa saja, saya terima) si mbah menatap tajam sebelum tersenyum licik, "teros, cah lanang iki gawe opo?" (lalu, si anak lelaki ini buat apa?) si sopir terdiam sebelum mengambil parang di mobil

11/12/2019 19:51:03 WIB
SimpleMan @SimpleM81378523

si sopir mendekati anak lelaki itu, menjambak rambutnya sebelum menghunus parang tepat di tenggorokan, si kernet membuang muka, ia tak tega melihat pemandangan itu sementara si lelaki tua mengamatinya tampak seperti menikmatinya hujan turun semakin deras,

11/12/2019 19:55:01 WIB
SimpleMan @SimpleM81378523

"hop" (berhenti) kata si lelaki tua, "wes tak ramute cah iki, mene bakal dadi ajengku" (sudah biar aku rawat anak ini biar jadi penerusku) si sopir mengurungkan niatnya menatap si lelaki tua, "gowoen kabeh cah iku nang keretoku, wulan ngarep kudu jangkep, aku moh koyok ngene"

11/12/2019 20:02:27 WIB
SimpleMan @SimpleM81378523

(bawa semua anak itu ke keretaku, bulan depan harus lengkap tujuh, aku tidak mau seperti ini lagi) si sopir mengangguk takut, mereka segera mengangkat satu persatu anak perempuan, sementara anak lelaki itu tertunduk lemas, gemetar, si lelaki mendekati, "siapa namamu?" "Agus"

11/12/2019 20:02:28 WIB
SimpleMan @SimpleM81378523

kereta kuda mulai berjalan di atas tanah berlumpur meningalkan dua lelaki yg hanya diam tak berkomentar, mereka menatap anak lelaki yg kini bersanding di samping lelaki tua itu, "sak iki, tak kenalno kowe ambek tuan Codro" (sekarang akan ku kenalkan kamu dengan tuan Codro)

11/12/2019 20:09:19 WIB
Load Remaining (79)

Comment

No comments yet. Write yours!