3
Abstrakin @Asal01012
_Based On The True Story_ *Kampung Tumbal* Thread kali ini, sesuai janjiku akan berbagi cerita horor yg di alami adik kandungku Andin.. @bacahorror #bacahorror @ceritaht #ceritaht #malamjumat pic.twitter.com/mMX6SMYZvq
Expand pic
Abstrakin @Asal01012
Jadi kali ini aku jdi Andin yaa Biar enak ceritanya hehe Buat yg slalu nanya kok ceritanya dikit bgt sih? Gini yaa .. apa yg aku tulis ini selalu real kisah nyata, jdi gk mungkin bersambung atau berpart part hehe
Abstrakin @Asal01012
Aku juga gk nambahin atau ngurangin cerita yg aku alami. Dan soal bahasa, aku slalu gunain bahasa non formal, biar asik aja kalean yg baca Trlalu formal nanti malah berbelit belit hihi
Abstrakin @Asal01012
Balik kecerita .. Males banyak omong
Abstrakin @Asal01012
Perkenalkan aku Andin, cerita ini terjdi pda tahun 2017 kala itu aku kelas 1 SMA Aku bersekolah di salah satu SMA ternama di kota terbesar jawa tengah.
Abstrakin @Asal01012
Pengalaman kali ini berawal saat sekolah ku mengadakan acara wajib tahunan "LIVE IN" di satu desa, dan masih di jawa tengah juga. LIVE IN adalah kegiatan untuk siswa tinggal bersma org tua asuh beberapa hari, agar siswa merasakan hidup bermasyarakat di pedesaan, yg srba terbatas
Abstrakin @Asal01012
Acara ini hanya ada di sekolahku, buat temen temen yg tau tempat LIVE IN ku ini tolong jgn ada yg komen tau tempatnya. Karna aku takut warga di desa trsbut marah atau tdk terima atas cerita ku kali ini
Abstrakin @Asal01012
Hari itu hari selasa kita berangkat kumpul di sekolah dan menaiki Bus yg di sewa sekolah Kegiatan inj di lakukan 1 angkatan saja di tiap tahunnya. Kalau di bilang plosok ya kampung ini tdk terlalu plosok, hanya saja masih banyak kebun kebunnya
Abstrakin @Asal01012
Sekolah ku sdh bekerja sma bertahun tahun dengan kampung ini, jdi mereka sdh open gtu sma sekolahku, karna tiap tahunnya mereka dpt jatah anak asuh dadakan hehe
Abstrakin @Asal01012
Meskipun hanya 1jam dri tempat aku tinggal, aku belum pernah ke kampung ini. Kampung ini mayoritas warganya bekerja di Luar negri menjadi TKI Kalau nggk ya ngrantau ke kota kota besar, jdi jarang banget anak anak yg sdh lulus sekolah menetap di kampung ini
Abstrakin @Asal01012
Kita di bagi kelompok, waktu itu ada 2 kampung yg bekerja sma dengan sekolah ku. 1 rumah untuk 2siswa. Kala itu aku dpt 1 rmah bersma maya, anak IPA yg gk begtu dekat denganku. Walaupun ini tergolong desa tpi rumahnya gede gede gaiss
Abstrakin @Asal01012
Kayak si Mutia dan Lutfi tmnku, dia dpt ibu asuh yg rumahnya mewah, kamar berac, kamar mandi ada bath up nya, wifinya kenceng pulaa Nah nasib ku, dpt ibu asuh seorg janda, tinggal di rumah gubuk yg menurutku tk layak buat tinggal ibu
Abstrakin @Asal01012
Kita panggil aja bu Asih ya .. Bu Asih ini janda beranak 2, tpi anaknya merantau semua. Bu asih tinggal seorg diri di rumah ini, dia memiliki warung makan kecil di depan rumahnya
Abstrakin @Asal01012
Rumah bu Asih paling depan kampung pinggir jalan, kalau siang ramai tpi kalau malem sepi bgtt Aku tidur di tempat tidur kayu berkasur tipis. Dan lampu berwarna orange. Tau kan bohlam kuning itu? Jdi remang remang dan semakin horor kesannya
Abstrakin @Asal01012
Kamar mandi tidak berlampu, belakang kebon, samping kebon. Sedih bgt aku ngrasainnya Pertama dtg kmi di sambut ramah oleh bu asih. Sudah di sediakan makan dan minum waktu itu.
Abstrakin @Asal01012
Setelah makan, kami berkenalan dan berbincang bincang "Dek, kalau bawa uang, uangnya di gulung trs di karetin ya" ucap bu Asih smbil menyodorkan karet gelang. "Emang knpa ya bu?" Tanyaku polos yg emang gk ngerti buat apa
Abstrakin @Asal01012
Oke lanjut bsook yaa Asal ngantuk gais hehe
Abstrakin @Asal01012
Haiiii selamat pagiii Kita lanjut ceritanya ya, ohya sebenernya beberapa dialog memakai bahasa jawa, tpi biar gk ribet aku tulis ke bahasa indonesia semua ya hehe
Abstrakin @Asal01012
"Biar aman dek, gk di curi" ucap bu asih sambil mengunyah onde onde. "Emm disini banyak pencurinya emang bu?" Maya yg tba tba angkat bicara "Iya, tpi tk kasat mata." Jawab bu asih tenang dan tetap mengunyah onde ondenya
Abstrakin @Asal01012
Si maya tba tba mencengkram tanganku kuat, tanda dia akan mengatakan sesuatu. "Bu, kami ke kamar ya istirahat dulu." Sambil menarik tanganku. Bu asih mengangguk saja
Abstrakin @Asal01012
Sesampai di kamar maya terlihat gelisah "Ndin, kmu ngerti kan yg di mksd bu asih?" "Enggak .." jawabku cuek dengan menatap layar Hp
Abstrakin @Asal01012
"Hissss .. mksdnya pencuri tk kasat mata itu tuyul!!!" Bentak maya di depan wajahku. "Heh sembrono? Masak sih may?" Tanyaku masih gk percaya. Secara aku baru tau kalau ada tuyul, di tempatku sma sekali gk ada berita tentang tuyul.
Abstrakin @Asal01012
Selepas maghrib bu asih memanggil kmi, untuk makan malam. Disela sela makan malam, bu asih bercerita. Bahwa di kampung ini hampir seluruh warganya memiliki peliharaan. Peliharaan yg di mksd disini ya kayak tuyul, genderuwo, pocong, bahkan ada yg berwujud macan putih
Abstrakin @Asal01012
Hanya beberapa org yg tk pakai pesugihan itu, termasuk bu Asih. "Meskipun warga sini rajin sholat, masih banyak yg musrik dek." Ucap bu asih smbil memainkan sendoknya. Aku dan maya hanya diam penasaran mendengarkan cerita bu Asih
Abstrakin @Asal01012
"Ada yg sadis, demi kedudukannya rela mengorbankan istrinya untuk tumbal." Tpi kali ini nada bu Asih sedikit pelan hampir kmi berdua tk mendengar suara bu asih
Load Remaining (175)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.