0

Apa Sih Tugas Seorang Direktur Olahraga?

Direktur olahraga atau direktur sepak bola sejatinya adalah kata yang asing bagi pencinta Premier League. Namun, bagi penggemar klub sepak bola asal Eropa daratan kata itu bukan sesuatu yang baru.

Dalam beberapa tahun terakhir, istilah direktur olahraga mulai terdengar di daratan Inggris. Sesuatu yang tidak lazim apabila membahas sepak bola di Negeri Ratu Elizabeth tersebut.

Lantas, apa sih, sebenarnya tugas seorang direktur olahraga? Apa yang membedakan mereka dengan manajer di Inggris? Tenang, BolaSkor.com akan menjelaskan peran direktur olahraga secara sederhana.

Pada masa lalu, di klub Inggris hanya terdapat dua jabatan penting, manajer dan eksekutif. Keduanya memiliki simbiosis mutualisme terkait pekerjaan di dalam maupun luar lapangan.

Secara garis besar, manajer bertugas terhadap aspek sepak bola sebuah klub. Mulai dari melatih, memilih skuat, hingga mengembangkan pemain muda.

Sementara itu, ekskutif memiliki tanggung jawab di sisi finansial klub. Seperti menjaga pemasukan klub, promosi, hingga mengelola kehidupan sehari-hari agar tim tetap berjalan.

Di sela kesibukan masing-masing, keduanya akan berdiskusi mengenai rencana transfer klub. Ambil contoh hubungan Sir Alex Ferguson dengan David Gill.

Kolaborasi keduanya membawa Manchester United ke era kejayaan mereka pada pertengahan 2000an. The Red Devils menuai kesuksesan di dalam maupun luar lapangan.

Adalah Chelsea, klub yang memperkenalkan direktur olahraga di tanah Inggris pada pertengahan 2000an. Tepatnya ketika The Blues menunjuk Avram Grant pada 2007.

Keputusan yang sama membuat Jose Mourinho meninggalkan Chelsea untuk kali pertama. Setelah itu, Avram Grant bertugas menggantikan Mourinho sebagai manajer The Blues.

Lantas, apa yang membuat direktur olahraga kini dibutuhkan di Inggris? Apa bedanya kehadiran direktur olahraga di antara hubungan manajer dengan eksekutif?

Berdasarkan riset 21st Club, sejak 2012 hingga 2018, rata-rata manajer hanya menangani kesebelasan selama 14 bulan. Risiko pemecatan yang semakin besar di Premier League mengakibatkan masa depan klub terancam.

Andai memiliki metode manajer dengan eksekutif seperti masa lalu, tentu membahayakan kelangsungan klub. Hasilnya, muncullah klub-klub yang menunjuk seorang direktur olahraga untuk rencana jangka panjang.

Keberadaan direktur olahraga juga berfungsi untuk mengatur jalannya organisasi. Mereka bertanggung jawab terhadap divisi science, analisis, scouting, serta kepelatihan.

Direktur olahraga bisa menjebatani antara manajer dengan divisi-divisi tersebut. Nantinya, mereka yang akan bertanggung jawab menyampaikan aspirasi ke eksekutif.

Kelebihan memiliki direktur olahraga adalah, klub bisa memertahankan filosofi meski berganti manajer. Dengan demikian, tak perlu perombakan skuat besar-besaran setiap manajer dipecat.

Mereka juga bisa memerintahkan tim muda untuk menggunakan skema yang sama dengan skuat utama. Dengan demikian, para pemain tak kesulitan beradaptasi.

Dengan demikian, bisa dibilang tugas seorang direktur olahraga memudahkan manajer dan eksekutif. Manajer bisa fokus ke sisi olahraga klub, sementara eksekutif mengurusi segi finansial.

Kadang kita lihat dengan bergantinya pelatih maka gaya permainan dalam klub itu berubah sesuai dengan yang dibawa oleh pelatih.

Padahal kunci kemajuan dan masa depan sebuah klub itu ada ditangan seorang direktur olahraga.

Jika sebuah klub itu sudah memiliki philosopy sendiri tak perlu susah-susah mencari pelatih asing, pelatih lokal pun mampu asalkan klub tersebut mau mengeluarkan biaya untuk pelatih lokal untuk menempuh berbagai lisensi kepelatihan sampai tingkat teratas.

Jangan takut untuk mengeluarkan biaya besar untuk mengontrak direktur olahraga berpengalaman dari eropa, karena ditangan direktur olahraga inilah nantinya suatu klub dapat membentuk philosopy sendiri. Gaya bermain, pembibitan usia muda, semua ada ditangan direktur olahraga dan laporannya langsung kepada Eksekutif klub.

Carilah direktur olahraga yang mempunyai Link(jaringan) sampai ke klub eropa sehingga nantinya mampu membawa anak-anak academy sepakbola paling tidak magang dibeberapa klub eropa sambil mempromosikan mereka, siapa tahu talenta mereka dibidik oleh talent scouting klub disana.

Kalau perlu carilah direktur olahraga dari keluaran ajax amsterdam (belanda), dimana memiliki academy pembinaan pemain muda terbaik di dunia. Dan resepnya pembinaannya tidak dijual kepada klub manapun.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.