1
Fadli Zon @fadlizon
1) Kita semua tentu melaknat aksi teror yg terjadi di berbagai tempat termasuk di Medan, Rabu, 13 November 2019 lalu. Teror semacam itu hrs dikutuk, bkn hnya krn telah menghilangkan nyawa manusia, namun krn telah merusak kedamaian n memicu sikap saling curiga antar warga negara.
Fadli Zon @fadlizon
2) Ada masyarakat yg terus-menerus dihantui ketakutan, sementara kaum tertentu terus-menerus disakiti karena selalu dipojokkan dan jadi sasaran tuduhan.
Fadli Zon @fadlizon
3) Dalam tujuh belas tahun terakhir, sejak tragedi bom Bali, polisi sebenarnya telah menangkap lebih dari seribu orang terduga teroris. Menurut Komnas HAM, hingga 2016 ada sekitar 118 terduga teroris telah ditembak mati.
Fadli Zon @fadlizon
4) Itu belum menghitung jumlah yg ditembak mati dalam tiga tahun terakhir. Dengan demikian, operasi anti-teror di Indonesia tercatat sebagai operasi anti-teror paling lama dan terbesar di dunia.
Fadli Zon @fadlizon
5) Dari sisi anggaran,pada Juni 2018, Polri meminta tambahan anggaran Rp44 triliun untuk penanganan terorisme, khususnya untuk menunjang kegiatan Satgas Antiteror membasmi sel-sel teroris di tiap Polda seluruh Indonesia. Namun, upaya itu terbukti tak bs mencegah terjadinya teror.
Fadli Zon @fadlizon
6) Kenapa aksi teror masih saja terus terjadi? Di sisi lain, knp pemerintah dan aparat terlihat seperti sengaja mengeksploitasi isu ini, seolah realitas masyarakat kita adlh masyarakat radikal dan teror? Bisakah kita menghilangkan “radikalisme” dan “terorisme” rutin di Indonesia?
Fadli Zon @fadlizon
7) Saya khawatir, cara pemerintah serta aparat dalam mengatasi isu teror dan radikalisme yang masih menggunakan gaya “war on terror” ala Amerika saat menyikapi Tragedi WTC (World Trade Center).
Fadli Zon @fadlizon
8) Alih-alih bisa meredam radikalisme, misalnya, malah kian mengundang antipati dan skeptisisme publik. Sebab, di Amerika sendiri gaya “war on terror” semacam itu sudah lama dikritik dan dikoreksi.
Fadli Zon @fadlizon
9) Bahkan, kemudian terungkap bhw kelompok-kelompok teror yg diburu oleh Amerika sesungguhnya adlh kelompok yg mereka ciptakan sendiri. Bahkan pihak Rusia berani menuduh bhwa ISIS adlh ciptaan Amerika sendiri. Sehingga “terorisme” bisa sj jadi bisnis kelompok atau oknum tertentu.
Fadli Zon @fadlizon
10) Saya mencatat, sejak pemerintahan baru dilantik, ada dua isu yang terus-menerus diangkat oleh Presiden dan kabinetnya, yaitu radikalisme dan investasi.
Fadli Zon @fadlizon
11) Sejak awal saya ikut mengingatkan Pemerintah sebaiknya berhenti mengeksploitasi isu radikalisme, juga terorisme, krn bersifat kontraproduktif bagi kepentingan jangka pendek dan jangka panjang kita.
Fadli Zon @fadlizon
12) Misalnya, bagaimana kita akan bisa menggenjot investasi, atau membangun kepercayaan dunia luar, jika pejabat pemerintah kita tiap hari berisik mengeksploitasi isu radikalisme dan terorisme?
Fadli Zon @fadlizon
13) Perlu disadari, ekonomi global saat ini sedang mengalami perlambatan. Di sebagian tempat tengah resesi. Dampaknya, cepat atau lambat, akan segera berimbas pada kita.
Fadli Zon @fadlizon
14) Dalam jangka pendek, perlambatan ekonomi dunia akan menyebabkan turunnya angka ekspor serta investasi. Sementara, dalam jangka menengah dan panjang, disrupsi teknologi akan membuat struktur ekonomi berubah cepat, terutama dalam soal ketenagakerjaan.
Fadli Zon @fadlizon
15) Terbukti, merujuk data BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal), realisasi investasi di dalam negeri memang terus melambat.
Fadli Zon @fadlizon
16) Pada 2018 lalu, investasi di Indonesia hanya tumbuh 4,1 persen jika dibandingkan 2017. Bahkan, tahun lalu pertumbuhan PMA (Penanaman Modal Asing) tumbuh negatif sebesar minus 8,8 persen.
Fadli Zon @fadlizon
17) Foreign Direct Investment (FDI) yang masuk ke Indonesia hanya setara 1,1 persen total investasi global. Jika dilihat komposisinya, sebesar 47,3 persen FDI di Indonesia berasal dari Singapura, 22,2 persen dari Jepang, serta 9,7 persen dari Cina.
Fadli Zon @fadlizon
18) Tahun ini, kondisinya tak jauh berbeda. Realisasi PMA per semester I 2019 tercatat “hanya” sebesar Rp212,8 triliun, atau hanya sekitar 44 persen dari yg ditargetkan pemerintah sebesar Rp483,7 triliun. Kurang dari separuh target tentu bukan pencapaian yg bagus.
Fadli Zon @fadlizon
19) Turunnya realisasi PMA sebenarnya ironis. Sebab, pada 2018 pemerintah sebenarnya telah meluncurkan Online Single Submission (OSS) yg digadang-gadang bakal mempermudah investasi. Tapi, realisasi PMA malah justru anjlok. Kenapa bisa begitu?
Fadli Zon @fadlizon
20) Kalau saya membaca hasil riset sejumlah lembaga konsultan, pernyataan positif dari pemerintah adalah hal yg sangat mempengaruhi persepsi investor.
Fadli Zon @fadlizon
21) Mereka menilai apa yg terjadi Indonesia dari pernyataan-pernyataan pejabat pemerintahnya. Bisa kita bayangkan, apa jadinya jika semua pejabat di Indonesia, mulai dari Presiden hingga para menteri, semuanya bicara mengenai radikalisme tiap hari?
Fadli Zon @fadlizon
22) Para pejabat pemerintah mestinya menyadari bahwa pernyataan-pernyataan publik mereka bisa mempengaruhi dinamika ekonomi. Dan efeknya bisa luas.
Fadli Zon @fadlizon
23) Inilah yg menyebabkan kenapa tingkat ketertarikan investasi asing di Indonesia cenderung menurun. Mereka butuh kepastian dan jaminan keamanan. Jaminan stabilitas itu awalnya dilihat dari pernyataan para pejabat.
Fadli Zon @fadlizon
24) Itu sebabnya para pejabat pemerintah sebaiknya stop memproduksi kegaduhan dgn isu radikalisme, teror dan semacamnya. Turunnya minat investasi ini memang harus kita perhatikan benar, karena bisa memicu terjadinya destabilisasi.
Fadli Zon @fadlizon
25) Bagaimana kita bisa menyerap tenaga kerja, misalnya, jika investasinya turun? Bagaimana kehidupan sosial akan stabil, jika jumlah pengangguran meningkat? Ini adalah soal yang kait-mengait.
Load Remaining (8)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.