"[G-Story] Pengalaman Seram Yang Ku Alami Saat Sekolah Di Sebuah SMUN Di Serang" by @BriiStory

BACA ~~> https://chirpstory.com/li/378814 Disclaimer: Isi & Tulisan Diluar Tanggung Jawab Peringkas & Foto Ringkasan Hanyalah Ilustrasi Read More
PICS storytelling awesomes horror
2
Brii @BriiStory
Besok, gw akan cerita pengalaman ketika sekolah dulu, waktu SMU tepatnya. Kejadian seram di gedung sekolah, dan ternyata bukan hanya gw yang mengalami, tapi beberapa teman juga. Gedung sekolah emang selalu ada "keseruan" ya. Oh iya, gw sekolah di SMUN 1 Serang. Sampai besok.
Brii @BriiStory
Udah kamis lagi aja. Suasananya menyenangkan, Sama kan?
Brii @BriiStory
Beragam kisah yang menceritakan tentang keseraman gedung sekolah, banyak diantaranya memang memiliki kisah masa lalu yang menakutkan. Malam ini, gw akan coba cerita pengalaman seram yang pernah gw alami waktu SMU dulu. Yuk simak sini, di Briistory. @InfoMemeTwit pic.twitter.com/FfUJmRrc2z
Expand pic
Brii @BriiStory
Jalur Cilegon - Serang, sepanjang kurang lebih 24 kilometer, menjadi santapan sehari-hari untuk bersekolah, pulang pergi jadi nyaris 50km. Semasa SMU, sekolah gw cukup jauh dari tempat tinggal, rumah di Cilegon, sekolah di kota Serang.
Brii @BriiStory
SMUN 1 Serang, salah satu sekolah unggulan di Banten, katanya sekolah menengah yang paling tua juga. Sekolah gw ini letaknya persis di jalan utama kota, nyaris semua trayek angkot lewat di depannya. Dekat dari mall, dekat juga dengan pasar yang paling terkenal di Serang, Royal.
Brii @BriiStory
Waktu jaman gw, gedungnya belum seperti sekarang, masih jadul. Baru direnovasi total beberapa tahun setelah gw lulus, sekarang sudah bagus, bertingkat pula.
Brii @BriiStory
Tipikal sekolah lama, gedungnya melingkar berbentuk empat persegi panjang, di tengahnya ada lapangan multi fungsi, buat basket bisa, volley bisa, bulu tangkis juga bisa, gobak sodor kadang bisa, macam-macam.
Brii @BriiStory
Gerbang masuk berada paling dekat dengan jalan raya, gak punya tempat parkir luas, hanya muat beberapa mobil dan motor aja. Lagi pula, waktu jaman gw, jarang banget siswa yang bawa motor ke sekolah, apa lagi mobil, kami biasa menggunakan angkutan umum.
Brii @BriiStory
Setelah pintu masuk, lalu masuk ke lorong besar, sebelah kiri ada ruang kepala sekolah, sebelah kanan ruang apa, gw lupa. Baru habis itu kita bisa lihat lapangan luas di tengah-tengah sekolah, sementara kanan kiri depan belakangnya ada ruang-ruang kelas dan ruang lainnya.
Brii @BriiStory
Begitu gambaran singkat tentang gedung sekolah gw. Detailnya nanti kapan-kapan. ***
Brii @BriiStory
Lab Biologi, letaknya di paling ujung belakang, berdekatan dengan dapur dan toilet, dibatasi oleh lorong kelas. Persis di depannya ada ruang guru, dibatasi dengan taman kecil yang bentuknya memanjang.
Brii @BriiStory
Lab Biologi ini cukup luas, terdiri dari banyak meja panjang dan kursi tinggi tanpa sandaran, di ujung paling depan ada satu ruangan lagi, ruang kecil yang diperuntukkan sebagai gudang tempat menyimpan perlengkapan laboratorium.
Brii @BriiStory
Gw, yang nantinya akan masuk ke jurusan sosial tentu saja hanya berkesempatan menggunakan lab ini hanya pada kelas satu. Walaupun sebentar, tapi gw punya beberapa pengalaman aneh mengenai ruangan ini. ***
Brii @BriiStory
Waktu itu masih pagi, lab juga masih kosong, gw yang nyaris setiap hari selalu datang paling awal menjadi orang pertama yang berada dalam ruangan. Kebetulan waktu itu pelajaran biologi menjadi pelajaran pertama, diadakannya di laboratorium pula.
Brii @BriiStory
Awan yang menggelayut di langit mempertegas mendung yang sudah terjadi sejak gw masih dalam perjalanan tadi, hal ini semakin menambah temaram keadaan karena sinar matahari belum bisa menyinari dengan sempurna.
Brii @BriiStory
Benar, ruangan masih kosong karena masih jam tujuh kurang 20 menit, sementara jam masuk sekolah pukul 7.15. Gw langsung masuk untuk menaruh tas di atas meja, memilih kursi paling depan pojok kiri, persis di depan pintu ruang kecil yang diperuntukkan sebagai gudang tadi.
Brii @BriiStory
Tapi, kalau mau dirunut ke belakang, dari awal menginjakkan kaki di lab ini, gw sudah merasakan ada yang aneh, terutama dengan gudang di pojok itu. Beberapa kali gw merasa kalau di dalamnya seperti ada “aktifitas”, ketika ruangan masih sepi atau pun sudah ramai siswa siswi.
Brii @BriiStory
Begitu juga dengan pagi itu, ketika gw pertama masuk ke ruangan sudah merasakan ada yang aneh.
Brii @BriiStory
Hal pertama yang gw lakukan adalah menyalakan lampu, saklarnya berada gak jauh dari pintu masuk. Setelah lampu menyala, barulah ruangan menjadi terang, tapi tetap masih seperti malam karena di luar cukup gelap akibat mendung tadi.
Brii @BriiStory
Berjalan ke sudut untuk menaruh tas, pada akhirnya gw harus lewat depan pintu ruang kecil, saat itu gak terjadi apa-apa. Tapi ketika tas sudah berada di atas meja, dan posisi gw membelakangi pintu ruang kecil, gw mendengar sesuatu.
Brii @BriiStory
“Trak, trak, trak, trak, trak..” Kira-kira seperti itu bunyinya. Gw langsung balik badan dan memperhatikan pintunya. “Suara apa barusan?” Pertanyaan itu yang ada dalam benak. Kemudian hening, gak terdengar apa-apa lagi, namun gw terus memperhatikan pintu ruang kecil.
Brii @BriiStory
Beberapa saat lamanya gw masih berdiri diam, sampai akhirnya bunyi itu muncul lagi.. “Trak, trak, trak, trak, trak..”
Brii @BriiStory
Seketika itu pula gw merinding, perasaan tiba-tiba jadi gak enak. Langsung ambil langkah cepat ke luar, gak mau menuruti penasaran, rasa takutlah yang menang kali ini. Memasuki jam tujuh pagi, teman-teman mulai berdatangan, sekolah berangsur ramai. ***
Brii @BriiStory
“Trak, trak, trak, trak, trak..” Di tengah-tengah pelajaran, suara itu muncul lagi. Awalnya kembali mengarahkan pandangan ke pintu gudang, tapi setelah keberapa kali bunyi itu terdengar, gw memutuskan untuk mengabaikannya.
Load Remaining (76)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.