2
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Investasi bodong kembali makan korban. Kali ini kemasannya dibikin menarik : diberi label syariah dan manfaatkan tren hijrah anti riba. Ternyata bodong. Kerugian investor ditaksir miliaran. finance.detik.com/berita-ekonomi…
URL detikfinance 11053 Investasi Bodong Kampoeng Kurma Manfaatkan Syekh Ali Jaber dan Momen 212 Perusahaan juga ternyata memanfaatkan gelombang massa umat Islam pada saat kejadian 212 dan 411.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
"Cerdik" juga ini yg bikin investasi bodong ini. Jeli melihat peluang pasar. 😍😍😍 pic.twitter.com/zebila2723
Expand pic
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Namun kadang brosur dan kemasan investasi bodong ini terlihat meyakinkan. Kali ini konsepnya tawarkan lahan untk kebun kurma. Gambar brosurnya pasti mewah dan dihiasi kebun kurma hasil photosop. Lalu pasti ada rincian potensi keuntungan yg maknyus. Dijamin halal. Hahaha.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Dulu sekali jg ada investor bodong dg konsep jualan lahan untk agroindustri. Namanya QSAR. Qurnia Subur Alam. Brosurnya banyak gambar lahan hijau hasil agro industri. Investasi lahan agro pasti menguntungkan. Ternyata bohong. Sama dg konsep kebun kurma ini. Sama boongnya.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Pelajarannya : setiap ada tawaran investasi yg terasa menggiurkan, jangan langsung setor dana. Cek apakah sdh diakui OJK. Selain itu kalau tawarannya terkesan sangat menarik, waspadalah. Biasanya itu hanya jebakan betmen. Jauhi segera.
RIZKY FITRIA @tehria1214
@detikfinance Benerkah ini beritanya? Saya dulu ikut tapi berenti di tengah jalan (tdk diteruskan) karena perasaan tdk enak
☂️🌧️ @rainyta03
Salah satu korban, Irvan Nasrun menjelaskan, awalnya Kampoeng Kurma menawarkan investasi kepada masyarakat dengan menjual kavling. Nah kavling itu nantinya akan ditanami kebun kurma yang hasilnya akan dibagikan kepada pemilik kavling. twitter.com/detikfinance/s…
☂️🌧️ @rainyta03
Namun, Irvan yang sudah menanamkan uangnya sejak awal 2018 mengaku belum melihat satu pun pohon kurma yang ditanamkan di kavlingnya.
☂️🌧️ @rainyta03
Terus pohon kurma juga belum ditanam,karena tidak ada dana. Heran saya, uang pembeli bisa habis," ujarnya kepada detikcom, Senin (11/11/2019). Kampoeng Kurma sendiri menjanjikan membangun wilayah perkebunan kurma dengan berbagai fasilitas. Mulai dari masjid, pesantren, pacuan
☂️🌧️ @rainyta03
kuda dan fasilitas lainnya dengan nuansa islami. Investasi bodong ini tercium pada awal Januari 2019, perusahaan mengumpulkan para investor dan memberitahukan bahwa akan ada investor dari Malaysia yang mau mengakuisisi proyek Kampoeng Kurma.
☂️🌧️ @rainyta03
Perusahaan pun menjanjikan bagi investor yang ingin menarik dananya akan diberikan full ditambah 20% dari dana tersebut. Saat itu ada sekitar 50% pembeli kavling yang ingin refund, tapi kenyataannya tidak akan yang diproses.
☂️🌧️ @rainyta03
"Pertengahan tahun sekitar bulan Juli, saya tanya ke management Kampoeng Kurma, untuk menanyakan progress. Oleh mereka pertanyaan saya tidak dijawab. Saya akhirnya mencari informasi, ternyata AJB yang dijanjikan untuk kavling saya belum bisa terlaksana, saya tanya kapan AJB,
☂️🌧️ @rainyta03
dijawab belum bisa AJB karena dana tidak ada," tuturnya.
☂️🌧️ @rainyta03
Tak hanya itu, perusahaan bahkan memberikan cek kosong kepada pembeli yang ingin melakukan refund. Ada juga yang ternyata kavlingnya tidak ada, bahkan ada yang kavlingnya ternyata tanah kuburan.
☂️🌧️ @rainyta03
"Ada kavling yang ada kuburannya, banyak pembeli yang dilempar lempar karena tanah kavlingnya tidak ada," tambahnya. Menurut Irvan total yang sudah terjual sekitar 4.000 kavling. Irvan sendiri membeli 7 kavling dengan nilai Rp 417 juta.
Aldy G. Prayoga @AldyGPrayoga
This, jangan pernah percaya 100% dengan Investasi atau Developer perumahan yang mengatakan tidak bekerjasama dengan Bank, atau tidak melalui pembiayaan Bank. Pertanyaannya, kalo tidak pake Bank, maka siapa Regulator yang dapat memastikan pembangunan akan komit berjalan? pic.twitter.com/n0vZS5NtHX
Expand pic
Dadan Hamdani @aadhmusic_dadan
@detikcom @frida_rahardjo @detikfinance Awok-awok😄 bawa ngarab syariah sekalipun,, tepa tepu jalan terus. Irvan Nasrun menjelaskan, awalnya PT Kampoeng Kurma menawarkan investasi dengan membeli kavling yang akan ditanami pohon kurma dengan label syariah dan anti riba.
eMbah Nyútz™ al-Halāhmbéli @eMbahNyutz
Ngintip poto di akun bos Kampoeng Kurma sedang pamer sebatang pohon kurma yg berbuah — komennya penuh subhanallah ... tp komen yg ini paling epik 😁 pic.twitter.com/vSBABHesyX
Expand pic
ahmad masnur rifai @ahmadmasnur
@eMbahNyutz penasaran mbah, tak ublek ublek mpesbuk gak ketemu
Emir @hakimrbg
@BigAlphaID Dulu sempat diminta tolong buat bikin konten iklan Kampoeng Kurma. Karna saya alumni IPB, sempat nanya: Punya advisor dari Botanis IPB ga? Mereka jawab, enggak, advisor kita dari Thailand. Saya heran. Ini project di Bogor. Dekat sama IPB. Tapi ga pernah cari nasihat dr sana.
Pithecantropus @ecayru
Kampoeng Kurma, inpes bodong berbasis syariah LOL
Load Remaining (2)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.