4
sasa @saleagemez

Akun pencitraan cuma di Instagram farshadilaas

sasa @saleagemez
Tau ga sih, habis mantauin drama #layanganputus yang bikin gua miris. Sekalian mau sharing juga tentang dulu, gua yang sempat "hijrah" bahkan sudah "berniqab" pada beberapa bulan di tahun lalu. Ini ada kaitannya kenapa gua ga melanjutkan di majlis tersebut.
sasa @saleagemez
Buat yang heran, kenapa sekarang Sasa balik lagi kaya blangsak (dalam penampilan) padahal sempet tau Sasa pernah berniqab tahun lalu. Gua sebagai aktivis perempuan, sangat merasa "terintimidasi" di majlis semacam itu. Serius deh grgr banyak mikir, akhirnya gua meninggalkan semua.
sasa @saleagemez
Dimulai pertengahan tahun lalu, ketika berbagai ujian yang menimpa secara bertubi-tubi sampai bb turun 10kg. Adalah ajakan buat hijrah, dan langsung di ajak ke majlis "salafi". Disitu gua dalam keadaan di titik terendah, tiba-tiba ada yang mengayomi ya mau mau saja.
sasa @saleagemez
Awalnya sih tersadarkan "ohiya ya ternyata gini" "baju gini nyaman juga" "kayanya emang harus gini" dan sebagainya. Cuman, setelah sebulan lamanya intens mengikuti kajian. Ko jadi gini, berdakwah tapi ko mendikte, jamaah ko manut saja, dan pertanyaan lain bermunculan.
sasa @saleagemez
Langsung follow akun akun hijrah, unfoll akun akun non faedah. Termasuk follow dan terus berlangganan sama "Ammar Channel". Waw, saya sangat mengidolakan para murrotal di channel itu. Dan saya terkesima dengan semua "sosok shaleh/a" di berbagai akun hijrah tersebut.
sasa @saleagemez
Tapi, lama kelamaan ko merasa ada yang janggal. Entah itu mungkin oknumnya, atau hal lainnya. Melihat lingkungan disitu, saya sangat tidak terima (sebagai aktivis perempuan). Misalnya, oke saya tidak pernah mendukung/melarangnya poligami, hanya saja jika ingin poligami itu.....
sasa @saleagemez
Harus dilihat dari kebutuhan dan kewajiban, misalkan menikahi janda beranak banyak atau janda tua atau yang lainnya. Sepertinya masuk akal bukan? Ini, ada satu kasus. Suaminya masih muda, istrinya juga baru punya satu anak. Suami, berniat "poligami" dan bilang ke si istri.
sasa @saleagemez
Bukan meminta izin ga, karena gausah katanya minta izin. Nikah lah dia dengan istri mudanya. Tau ga sih yang bikin kaget? Si suami ternyata masih ngontrak di rumah kecil, terus istriny digilir buat cari nafkah, misal istri 1 jualan di hari ini, besoknya istri 2. Sedangkan suami?
sasa @saleagemez
Cuma bantu-bantu dikajian itu, dengan meniatkan ikut berdakwah. Iya sih mulia banget, tapi yakin deh pendapatan nya ga cukup buat memenuhi kebutuhan 2 keluarga/ 2 istri ini. Karena kajian aja ga sampe setiap hari, maksimal 3x seminggu.
sasa @saleagemez
Terasa mengeksploitasi tenaga perempuan ga sih kalau gitu dalam mencari nafkah? Situ enak, udah dapet enaknya dari istri terus si istri yang cari nafkah. Please, ini ga termasuk dari emansipasi wanita ya. Gua gamau kalau harus diinjek gitu, karena setau gua pasangan itu saling.
sasa @saleagemez
Kasus kedua. Nih temen ada gua, udah nikah beranak 2. Ternyata ada mantan dia juga di satu kajian itu. Tau ga sih, gua suka diajak buat nemenin dia ketemu sama mantan itu yang usianya jauh banget diatas dia. Padahal, status dia masih menikah looo. Iya sih katanya ga berduaan
sasa @saleagemez
Karena ada gua, tapi maksud dari pertemuan itu apa sih. Termasuk selingkuh ga sih? Suka chatingan juga, dll. Bahkan di temen gua ini dijanjiin hidup makmur sama si mantan kalau mau dijadiin istri ke2. Dengan alasan sang suami dzalim ke dia, (padahal yang gua nilai sih
sasa @saleagemez
Suaminya gaakan mulai kalau gaada pemicu bukan?) Bertekad lah dia buat cerai dan bercerailah sama sang suami. Terus kabar terbaru, jadi dong dia jadi istri ke2 si mantan daaaan ternyata kehidupan dia sekarang ga seberuntung dulu sebelum dijadiin istri ke2.
sasa @saleagemez
Karena dia bisnis, dulu sama mantan suami di bebaskan untuk berekspresi dalam bisnis. Kemana-mana sendiri, gesit sana sini dll. Pas udah jadi istri ke2 si mantan? Dilarang keluar tanpa izin, ga boleh berinteraksi banyak sama lawan jenis, ah pokonya ruang gerak dia terhalangi.
sasa @saleagemez
Di temenin bisnis sama suami barunya kagak, karena sibuk bagi waktu. Mengembangkan brand dia kaga bisa soalnya ruang gerak dia dibatasi. Kan kan. Makin gua mikir, emang kadang ada yang ga beres sama mindset mereka. Bukan gua menyalahi syari'at, tapi ga gitu loh maksud gua.
sasa @saleagemez
Yang bikin gua kaget, ko sampe segitunya sama perempuan lo. Salah perempuan apa? Ko kajian kaya gini ternodai juga sama oknum oknum macam itu, padahal gua salut sama orang yang bisa nikah dan bahagia lewat ta'aruf, semangat belajar yang menggebu. Sayang, ga semua nya berhasil
sasa @saleagemez
Karena yang gua liat, yang "hijrah" ni yang merasa emang lagi dapet hidayah/lagi yang menggebu buat belajar agama dan mayoritas dari mereka ga punya basic ilmu agama. Sayangnya, di kajian kaya gini tuh ga mempelajari dulu basic agamanya, makanya ga aneh kalau bisa berubah drastis
sasa @saleagemez
Gua aja, dari TK sampai kuliah yang berbasis agama aja emang belum cukup buat belajar agama. Apalagi ini yang baru hijrah, udah langsung disuguhin macam-macam tauhid ulluhiyah, dll misalnya, dilarang ini itu, yang berat lah intinya, dengan dikte pula, penjelasannya kurang looo.
sasa @saleagemez
Yang pesantren lama aja emang ga ngejamin bakal se "shaleh/a" itu. Apalagi yang instan kaya gitu astaghfirullah, kemungkinan salah tafsir kan bisa? Disitu gua baru nyadar. Emang harus dimulai dari mindset kita dulu, belajar ilmu agama dari basic dulu, dimulai dari etika kita dulu
sasa @saleagemez
Akhirnya, gua ingin belajar dikit-dikit aja dulu dan menerapkannya gamau sekaligus (hijrah gampang, istiqamah susah). Dan Alhamdulillah sekarang sih suka pakai kaos kaki, udah ga pake celana jeans lagi, sama pake baju yang ga ngetat-ngetat aja, tapi itu pun kadang masih susah.
sasa @saleagemez
Cuma jadi pelajaran aja, gausah "hijrah" kalau cuma ikuti trend. Karena hijrah itu bukan trend! Hijrah, pake gamis kerudung gede tapi lupa pake kaos kaki. Ikut kajian, sesuai sama dirinya digembor-gembor, kalau nyinggung dirinya diabaikan.
sasa @saleagemez
Ga pacaran, tapi masih suka berkhalwat dengan lawan jenis lewat chat atau jalan berdua dengan modus "kajian bareng". Cari kontak lawan jenis dari daftar hadir yang disediakan. Maaf, tapi kalian sendiri yang menodai "kajian yang berselimut syari'at Islam"
sasa @saleagemez
Disini juga bukan gua menggeneralisir semua kajian macam kaya gitu ya, ini gua sebel aja sama oknum oknum yang sebenernya mencederai kajian itu juga. Ini juga bukan bentuk penghinaan atau apa, cuma sharing aja sesuai dengan pola pikir gua. Mau diskusi? Sangat saya terima!
sasa @saleagemez
1. Ini gua sebelum berniqab, tomboi banget haha 2. Ini gua berniqab, bareng temen kajian gua 3. Ini gua yang sekarang:) pic.twitter.com/Sw0DkgMoSg
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Load Remaining (12)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.