"Semua Orang Benar, Saya Menggunakan Manusia Sebagai Bahan Utama Pembuatan Patung2 Saya" #Fiksi #creepy

tak yakin ini fiksi atau nyata
creepy cerita fiksi misteri FUN
1
rumahkliping @rumahkliping1
Berapa hari sejak aku kembali hidup? Aku tidak menghitungnya, tapi aku menyadari ada perubahan besar yang terjadi padaku karena kecelakaan itu.
rumahkliping @rumahkliping1
“Pak Polisi, sebaiknya Anda minum teh terlebih dahulu sebelum kita pergi ke kantor polisi,”
rumahkliping @rumahkliping1
“Bukankah Anda penasaran dengan semua patung manusia yang saya buat? Anda kemari untuk memastikan cerita di balik proses pembuatan patung-patung itu bukan?
rumahkliping @rumahkliping1
Anda ingin tahu patung-patung itu terbuat dari lilin, kulit, kayu, atau yang lainnya, iya kan? Jadi sebelum Anda pergi dan sebelum saya menceritakan semuanya,
rumahkliping @rumahkliping1
saya ingin mengajak Anda minum teh terlebih dahulu. Anda juga pasti kehausan datang jauh-jauh ke pegunungan seperti ini dari tengah kota yang panas,
rumahkliping @rumahkliping1
Anda sudah bekerja keras sampai bersedia naik ke gunung hanya untuk memastikan hal sepele, maka saya ingin mentraktir Anda,” “Saya siapkan teh melati yang enak aromanya dan juga ada cemilan untuk melengkapi acara duduk santai kita. Sambil minum teh,
rumahkliping @rumahkliping1
saya akan menceritakan pada Anda proses pembuatan patung yang akhir-akhir ini ramai dibicarakan di internet, bahkan juga oleh publik pameran internasional baru-baru ini, sampai-sampai ada pihak yang menganalisanya sebagai manusia yang diawetkan,”
rumahkliping @rumahkliping1
Aku sadar sangat menikmati percakapan ini. Baru mulai saja, aku sudah tidak sabar untuk membuatnya terkejut.
rumahkliping @rumahkliping1
“Patung-patung yang sedang ramai dibicarakan itu memang patung yang saya buat dengan dedikasi khusus. Patung pengemis sepertinya menarik perhatian besar di kalangan seniman. Patung seorang pengemis dengan makanan lezat di mejanya,
rumahkliping @rumahkliping1
mulutnya ternganga dan salah satu tangannya mengambang di uadara, ekspresinya yang merupakan kombinasi antara kebahagiaan, kesedihan, dan rasa takut dibicarakan di jagad maya dengan kehebohan yang luar biasa. Anda tahu, saya sangat bahagia membaca semua ulasan itu,
rumahkliping @rumahkliping1
saya juga sangat senang mendengarkan ulasan para youtuber pereview itu, saya juga menyimak dengan hati-hati semua keraguan yang dilontarkan oleh para kritikus seni, intinya saya menikmati ketenaran ini.
rumahkliping @rumahkliping1
Melihat patung pengemis itu, orang-orang memperlihatkan spekulasi yang beragam. Saya suka itu, karena itu saya akan mempertahankan ciri khas kekaryaan saya untuk menghormati apresiasi orang-orang terhadap karya saya,”
rumahkliping @rumahkliping1
“Pak polisi, patung pengemis itu bukan yang pertama dan satu-satunya di mana ide saya dapatkan dari jalanan. Sekarang saya akan menceritakan proses kreatif pembuatan patung pengemis itu.
rumahkliping @rumahkliping1
Langkah pertama yang saya lakukan hari itu adalah saya mengundang seorang pengemis yang ada di kota. saya mengajaknya ke rumah saya dengan imbalan mempekerjakannya di rumah saya ini. seorang pengemis itu bahagia bukan main,
rumahkliping @rumahkliping1
sehingga dia mau ikut. Dia masuk ke dalam mobil saya dengan bahagia. Dia memiliki harapan besar akan mendapatkan penghasilan tetap setiap bulan, entah untuk siapa karena dia mengaku sebatang kara. Akan tetapi, saya berkata jujur,
rumahkliping @rumahkliping1
saya memberinya pekerjaan, stylenya sangat mirip dengan pengemis di sektsa saya, jadi pekerjaannya adalah menjadi model patung saya,”
rumahkliping @rumahkliping1
“Saya undang dia masuk ke studio saya, di dalam studio kami bercakap-cakap tentang kisah hidupnya sampai waktu makan malam tiba, maka saya sajikan makanan untuknya. Kemudian kami makan bersama, ekspresinya sangat indah Pak,
rumahkliping @rumahkliping1
sangat indah, saya yakin itulah ekspresi yang saya inginkan, karena itulah saya jadikan dia patung,” Pak Polisi terdiam, ekspresinya kaku. Aku tertawa, mungkin tawaku telah membuat ekspresi polisi di depanku semakin kaku. Dia benar-benar pucat.
rumahkliping @rumahkliping1
“Orang-orang benar, patung-patung berasal dari orang yang hidup,” kataku. Kata-kataku mengubah pupil mata Polisi itu menjadi kosong, putih, seperti menghilang ke dalam tengkorak.
rumahkliping @rumahkliping1
“Apa artinya hidup ketika tidak memiliki jiwa?” tanyaku dengan suara perut. “Aku mengikat jiwanya di dalam tubuhnya yang kaku. Aku menciptakan patung dari bahan dasar yang sangat sempurna. Tubuh orang hidup.
rumahkliping @rumahkliping1
Aku mengunakan tradisi mengawetkan mayat untuk memperoleh karya terbaikku. Pengemris itu datang ke ruanganku tahun 1998, beberapa hari setelah kejadian DPR diduduki oleh mahasiswa. Baru 20 tahun kemudian aku pamerkan, lalu menjadi pusat perhatian dunia.
rumahkliping @rumahkliping1
Selain patung itu, aku memiliki patung-patung lain dari bahan yang sama,” aku jeda sebentar. “Pak Polisi.... apakah Anda masih mendengarkanku?” Bibir polisi itu bergetar.
rumahkliping @rumahkliping1
Tidak ada suara yang keluar dari mulutnya, mungkin dia terlalu syock dengan pengakuanku. “Ah... Anda bertanya berapa banyak? Baiklah, coba kuingat-ingat. Mungkin ada 20 orang? saya lupa.
rumahkliping @rumahkliping1
Saking sukanya saya membuat patung manusia, jadi saya lupa menghitungnya. Saya harus melihat data inventaris saya terlebih dahulu untuk memberitahu Anda detailnya, #FIKSI #Creepy BERSAMBUNG
Load Remaining (16)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.