1
🇮🇩 @AhlulQohwah
Seseorang menemui Buya Hamka. “Buya, ternyata di Makkah ada pelacur.” “Oh ya? Saya baru dari New York. Masyaallah, ternyata di sana tdk ada pelacur.” “Mana mungkin? Pasti banyak Buya” “Kita biasanya hanya akan dipertemukan dg apa2 yg kita cari.” kata Buya dg senyum teduhnya. pic.twitter.com/0QwLjhse2U
Expand pic
Tyas @TyasZain
@AhlulQohwah What you seek is seeking you. Rumi.
🇮🇩 @AhlulQohwah
@WagimanDeep @Hilmi28 Rok di rumah tetangga selalu nampak lebih mini drpd yg di rumah sendiri
mBakyu Kitut @HastutiBagja
@AhlulQohwah Lanangan ngacengan yo ngono wi, mangkane narasine rabi papat ae😜😂

Beginilah kisahnya

Ahmad Faiz @faiztobeng

Yang cantik itu budi, yang indah itu bahasa.

https://t.co/lAIiQKdbBW
Ahmad Faiz @faiztobeng
Seseorang pernah mendatangi Buya Hamka sambil berniat merendahkan hijab, dia berkata, “pelacur di Arab itu pun memakai hijab” Jawab Hamka: “Oh ya? Saya baru pulang dari Los Angeles dan New York, MasyaAllah, ternyata di sana tidak ada pelacur" pic.twitter.com/XZ5Qa590xs
Expand pic
Ahmad Faiz @faiztobeng
Orang yang tadi tu tak puas hati: “Ah mana mungkin Buya, di Makkah saja ada [pelacur]. Apalagi di Amerika, pasti banyak lagi" Maka kata Buya Hamka: “Kita ini memang hanya akan dipertemukan dengan apa-apa yang kita cari. "
Ahmad Faiz @faiztobeng
"Meskipun kita ke Mekkah, tetapi jika yang diburu oleh hati adalah hal-hal yang buruk, maka setan dari golongan jin dan manusia akan berusaha membantu kita untuk mendapatkannya."
Ahmad Faiz @faiztobeng
“Tetapi sebaliknya, sejauh perjalanan ke New York, Los Angeles, bila yang dicari adalah hikmah, kebajikan dan kebaikan, maka segala kejelekan seolah akan hilang dan bersembunyi”
Dika @sardika_
@halleluhellyeah 🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮🤮
Load Remaining (1)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.