Dirut bjb Agus Mulyana, Bank BJB Jadi BPD pertama sebagai bank administrator RDN

Dirut bjb Agus Mulyana yang PLT, sekarang Direktur Kepatuhan bank bjb pernah dipanggil oleh Ditkrimsus Polda Jawa Barat.
0

Dirut bjb Agus Mulyana, Bank BJB Jadi BPD pertama sebagai bank administrator RDN

Dirut bank bjb Agus Mulyana yang kini menjabat direktur kepatuhan bank bjb diketahui telah berhasil menerapkan manajemen risiko yang sangat exellence di bank bjb. Ke-excellance-nan tersebut turut membuat kinerja bank bjb juga ikut-ikutan excellence. Data mencatat bank bjb berhasil menjaga non performing loan (NPL) pada level 1,7%. Angka ini lebih baik dari rata-rata NPL industri perbankan nasional hingga Mei 2019 yakni sebesar 2,61%.

Dirut bjb Agus Mulyana memang memiliki kredibilitas dan kemampuan yang luar biasa dalam memimpin divisi kepatuhan. Ia berperan penting dalam meningkatkan kinerja bank pembangunan daerah terbaik di Indonesia ini. Kredibilitas itu sangat dibutuhkan oleh bjb untuk terus menjadi bpd terbaik di Indonesia. Tangan dingin Agus Mulyana juga mampu membawa bank bjb meraih penghargaan TOP GRC 2019 #4 Stars karena dinilai telah menerapkan manajemen risiko dan kepatuhan yang sangat baik. Penghargaan ini dinilai dari tiga aspek utama, yakni sistem, infrastruktur dan implementasi tata kelola perusahaan.

Di sisi lain kinerja bank bjb sangatlah baik dan jauh dari kasus apalagi tindak pidana korupsi dan kredit fiktif. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatatkan pada 12 Juli 2019 mendatang jumlah Bank Administrator Rekening Dana Nasabah (RDN) akan bertambah dari 14 menjadi 16 bank untuk periode 2019–2024. Adapun pada kesempatan yang sama, jumlah Bank Pembayaran juga bertambah dari lima bank menjadi sembilan Bank Pembayaran.

Pada 7 November 2019 mendatang, Bank Jabar (BJB) akan bergabung sebagai BPD pertama yang menjadi Bank Administrator RDN. Selain Bank Jabar hingga saat ini baru ada Bank Jatim yang menjadi bank custody dan telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada Juli 2019 kemarin.

Untuk menjadi payment bank harus melewati tiga kali proses terlebih dahulu. Pertama, harus bisa menjadi bank custody terlebih dahulu. Kedua, jadi Bank RDN, baru kemudian jadi bank pembayaran. Melansir data dari KSEI ada sembilan bank yang sudah dipilih sebagai bank pembayaran sekaligus bank administrator RDN yakni Bank Central Asia, Bank CIMB Niaga, Bank KEB Hana Indonesia, Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, Bank Panin Indonesia, Bank Permata, Bank Rakyat Indonesia dan Bank Sinarmas.

Sedangkan untuk pihak yang berperan khusus sebagai bank administrator, KSEI menunjuk tujuh bank. Administrator RDN periode tersebut adalah Bank Mayapada, Bank Nationalnobu, Bank OCBC NISP, dan Bank Tabungan Negara. Sedangkan tiga sisanya adalah bank syariah yaitu Bank BCA Syariah, Bank BNI Syariah, dan Bank Mandiri Syariah.

Comment

No comments yet. Write yours!