Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

"Tujuan Dibalik Isu 'Radikalisme' Yang Terus-Menerus Diprovokasi & Digoreng" by @IreneViena

BACA ~~> https://chirpstory.com/li/378814 Disclaimer: Isi & Tulisan Diluar Tanggung Jawab Peringkas & Foto Ringkasan Hanyalah Ilustrasi
0
Irene @IreneViena

Oknum provokator penyebar teror bermodus isu radikalisme harus kita perlakukan sama seperti tersangka terorisme Provokasi dan propaganda radikalisme oleh mereka terbukti menimbulkan keresahaan rakyat Mereka adalah teroris yg sebenarnya ! twitter.com/AdvokatBS/stat…

27/10/2019 21:05:00 WIB
Irene @IreneViena

Kepada komisi I, III dan VII DPR yg mengawasi perilaku - kinerja menko polhukam dan menteri agama, mohon segera memanggil kedua menteri tsb utk diminta penjelasan dan pertanggungjawaban atas penyebaran teror ke tengah2 masyarakat melalui provokasi-propaganda isu radikalisme

27/10/2019 21:10:53 WIB
Irene @IreneViena

Penyebaran teror melalui provokasi - propaganda isu radikalisme sangat berbahaya 1. Melemahkan kekuatan politik umat islam 2. Menimbulkan islamphobia 3. Merusak moral dan iman umat islam 4. meresahkan rakyat dan umat 5. Meningkatkan kebencian rakyat pada pemerintah 6. Bom waktu

27/10/2019 21:14:51 WIB
Irene @IreneViena

Isu radikalisme di Indonesia mulai marak di awal 1980 hingga 1987 1988 sampai 2001 hilang Muncul lagi pada 2003 pasca framing bom bali I hingga 2005 Pada 2011 muncul lagi tapi dlm framing islam korup sampai 2014 2015 - sekarang fitnah melalui isu radikalisme makin menghebat

27/10/2019 21:21:51 WIB
Irene @IreneViena

Jika anda cermati laporan berbagai intelejen asing terkait radikalisme di Indonesia, ditemukan kesimpulan: Kelompok radikal di Indonesia sangat kecil Eksistensi kelompok radikal Indonesia dipiara oleh oknum pemerintah/intelejen sbg alat utk menyerang mayoritas Islam yg moderat

28/10/2019 11:42:16 WIB
Irene @IreneViena

Jadi, kalau ingin kelompok radikal di Indonesia lenyap, kita menuntut pemerintah utk menghentikan aktivitasnya memelihara kelompok radikal Contoh nyata kelompok radikal yg dipiara pemerintah: Ansor dan Banser twitter.com/IreneViena/sta…

28/10/2019 11:48:39 WIB
Irene @IreneViena

Kalau kita ingin kelompok radikal di Indonesia lenyap, kita harus menuntut pemerintah utk menghentikan aktivitasnya memelihara kelompok radikal Contoh nyata kelompok radikal yg dipiara pemerintah: Ansor dan Banser

28/10/2019 11:53:07 WIB
Irene @IreneViena

Laporan CIA menyebut motif pemerintah memelihara eksistensi kelompok radikal adalah utk menyudutkan mayoritas Islam moderat Indonesia agar tidak mendapat peran dominan di politik nasional, pemerintahan dan ekonomi

28/10/2019 11:58:21 WIB
Irene @IreneViena

Jika pada tahun 1980an, pemerintah menciptakan keterkaitan kelompok radikal dengan ajaran syiah, khomeini, Iran, Libya dan khadafi Pada era 2002-2014 dengan Osman Bin Laden dan Al Qaeda Maka pada 2015-2019 diciptakan keterkaitan dg kelompok ISIS Rezim pedagang isu radikalisme

28/10/2019 12:01:56 WIB
Irene @IreneViena

Isu Radikalisme pertama kali diciptakan pemerintah pada thn 1980 utk mencegah kebangkitan politik Islam di Indonesia Isu ini diviralkan lagi 2002-2004 oleh kelompok Jenderal Merah utk menumpang isu global Perang terhadap Terorisme pasca WTC 11/9 yg dilancarkan AS - Barat

28/10/2019 12:36:50 WIB
Irene @IreneViena

2004-2011 Isu radikalisme dikendorkan, hanya sesekali dimunculkan, terutama utk pengalihan isu pencurangan pilpres 2009 melalui aksi pemboman JW Marriot - Ritz Carlton 2012-2019 isu Radikalisme makin kencang dilancarkan rezim - Genk Jenderal Merah utk melanggengkan rezim proksi

28/10/2019 12:36:55 WIB
Irene @IreneViena

Fakta: Pencipta-pedagang isu radikalisme sbg bahan fitnah - menyerang kelompok Islam mayoritas Indonesia adalah elit purnawirawan TNI AD (Genk Jenderal Merah) berkolaborasi dg CSIS Dibantu media, ormas, LSM antek2 Jend Merah-CSIS Utk melanggengkan posisi mrka sbg penguasa RI

28/10/2019 12:43:25 WIB
Irene @IreneViena

Genk Jenderal Merah adalah para purnawirawan ABRI (TNI-Polri) kader binaan Ali Murtopo-Benny Murdanin mitra CSIS (kelompok elit cina katolik) Pada 2012 mereka membentuk "Paguyuban Begawan" berkantor di lantai 17 Wisma Bakrie utk mendukung terwujudnya Rezim Proksi 2014-2019

28/10/2019 12:44:55 WIB
Irene @IreneViena

Utk efektifitas isu Radikalisme sbg komoditi politik oleh Genk Jenderal Merah-CSIS utk menyerang kelompok islam mayoritas - mencegah mayoritas Islam moderat meraih peran dominan dlm politik, pemerintahan & ekonomi, mereka merangkul unsur Islam seperti NU, Ansor, Banser, JIL dst

28/10/2019 12:49:49 WIB
Irene @IreneViena

Genk Jenderal Merah-CSIS-Cukong merangkul NU, Ansor, Banser, JIL dan LSM seperti ICW, Pukat, Kontras, LBH, Setara, PBHI, Freedom Indonesia, dll Mereka juga menyusupkan agen ke ormas2 Islam dan partai politik (kecuali Demokrat-Hanura partai milik Genk Jend Merah)

28/10/2019 12:53:33 WIB
Irene @IreneViena

KPK sejatinya adalah produk politik Genk Jenderal Merah sbg solusi alternatif utk meraih kekuasaan pasca penghapusan Dwi Fungsi ABRI oleh Rezim Gus Dur 1999-2001 KPK dilahirkan era Megawati, menko polhukam saat itu adalah Jend SBY Ketua KPK pertama Irjen Pol T Ruki Deputi SBY

28/10/2019 12:56:37 WIB
Irene @IreneViena

Kehadiran KPK sbg instrumen politik Genk Jenderal Merah efektif mengantar mereka menjadi penguasa RI sejak 2004 dan melanggengkan kekuasaan mereka sampai hari ini KPK efektif sbg alat politik sandera 2004-sekarang KPK efektif utk menghancurkan politik Islam (2011-2014)

28/10/2019 12:59:06 WIB
Irene @IreneViena

Faktor keberhasil Genk Jenderal Merah meraih kekuasaan ditopang oleh: 1. Kemitraan Abadi dgn CSiS-Cukong 2. Jualan isu radikalisme 3. Penunggangan KPK 4. Kolaborator Asing 5. Penguasaan Media-Opini 6. Penerapan Doktrin Lesser Evil 7. Kooptasi Kampus termasuk UIN 8. Infiltrasi

28/10/2019 13:04:33 WIB
Irene @IreneViena

Keberhasilan strategi Genk Jenderal Merah menimbulkan anomali politik di Indonesia 1. Rezim penguasa 2014-2024 adalah Genk Jenderal Merah bukan elit partai politik 2. Presiden - wapres RI bukan kader partai 3. Sistem demokrasi lumpuh 4. DPR, MK, BPK dll tak berfungsi

28/10/2019 13:09:49 WIB
Irene @IreneViena

Radikalisme sbg isu komoditi politik akan terus dikembangkan Genk Jenderal Merah selaku penguasa rezim proksi 2014-2024 Tujuannya: 1. Memperlemah kekuatan politik Islam 2. Meraih dukungan cukong dan asing 3. Mengelabui rakyat terkait fakta jend merah sbg penguasa rezim proksi

28/10/2019 13:13:19 WIB
Irene @IreneViena

Penyebaran isu radikalisme Islam Indonesia sebagai komoditi politik di dunia internasional diantaranya dilakukan oleh mitra Genk Jenderal Merah CSIS Santamaria Network Media China Connection (James Riady-Tahir) IPAC (Sidney Jones, A Azra, GM, Todung ML) AP (Niniel LK, S Wright)

28/10/2019 13:17:55 WIB
Irene @IreneViena

Pengetahuan umat Islam mengenai produses dan para pedagang isu radikalisme sangat penting terutama dlm menentukan siapa sekutu dan musuh politik umat Islam Indonesia

28/10/2019 13:23:09 WIB
Irene @IreneViena

Penempatan dua oknum yg dikenal luas sbg pedagang isu radikalisme di Indonesia sbg menteri polhukam dan menteri agama, menghasilkan kesimpulan bahwa rezim proksi jilid 2 akan semakin gencar menggunakan isu radikalisme utk memfitnah umat dan melemahkan politik Islam

28/10/2019 13:25:28 WIB
Load Remaining (17)

Comment

No comments yet. Write yours!