Belum 100 Hari Kerja @KemenkeuRI Sri Mulyani Akan Tambah Utang Indonesia.

Sri Mulyani memberi lampu hijau untuk menerbitkan surat utang berdenominasi valuta asing (valas) yang ditawarkan ke investor asing.
Jokowi Indonesia srimulyani asing keuangan utang menteri
1
Partai Gerindra @Gerindra
1. Selamat siang tweeps, sebentar lagi kita akan membahas perihal ’Belum 100 Hari Kerja, Sri Mulyani Akan Tambah Utang Indonesia’. #ParadoksIndonesia @KemenkeuRI pic.twitter.com/EdaOg8SonC
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
2. Harus kita ketahui bahwa @KemenkeuRI Sri Mulyani berencana menambah utang dengan menerbitkan surat utang berdenominasi valuta asing (valas) atau global bond yang akan ditawarkan kepada para investor asing. #ParadoksIndonesia pic.twitter.com/NOXe1aAdJI
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
3. Hal tersebut dilakukan dengan dalih Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 yang mengalami defisit dan kebutuhan negara yang membesar. @KemenkeuRI #ParadoksIndonesia
Partai Gerindra @Gerindra
4. Jalan pintas yang diambil @KemenkeuRI Sri Mulyani dengan cara menerbitkan global bond secara tidak langsung membuktikan bahwa tidak adanya perbaikan ekonomi selama 5 tahun belakangan ini. #ParadoksIndonesia pic.twitter.com/E057Kn9QyT
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
4a. Pertumbuhan ekonomi yang tidak pernah mencapai terget dan penerimaan pajak yang selalu meleset. #ParadoksIndonesia @KemenkeuRI
Partai Gerindra @Gerindra
5. Selama ini Pemerintah tidak berhasil melakukan divesifikasi sumber pemasukan dari sektor pajak, dan masih mengandalkan sumber-sumber lama dari sektor migas. #ParadoksIndonesia
Partai Gerindra @Gerindra
6. Padahal kondisi saat ini harga komoditas mengalami penurunan akibat tensi perang dagang dan ketidakpastian ekonomi global.
Partai Gerindra @Gerindra
7. Kembali ke masalah surat utang tadi, Surat Utang Negara (SUN) akan diterbitkan dalam dua valuta asing (dual-currency) berdenominasi USD dan Euro. #ParadoksIndonesia
Partai Gerindra @Gerindra
8. Masing-masing sebesar USD1 miliar untuk tenor 30 tahun dan EUR1 miliar untuk tenor 12 tahun, yang berarti akan jatuh tempo pada 30 Oktober 2031 dan 30 Oktober 2049. #ParadoksIndonesia pic.twitter.com/9ZVp77VjDc
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
9. Jadi kita juga dapat menilai bahwa yang dilakukan oleh @KemenkeuRI Sri Mulyani pada periode keduanya ini tidak jauh berbeda dengan sebelumnya, tidak ada hal yang baru. Utang, utang, dan utang. #ParadoksIndonesia pic.twitter.com/ZLY5C6CHCq
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
10. Mungkin hal ini juga yang membuat nama beliau bersinar di dunia utang internasional, mendapatkan banyak penghargaan. Mendapatkan penghargaan internasional karena ikut memberi andil keuntungan kepada pemberi utang? #ParadoksIndonesia pic.twitter.com/5AjJSKY5il
Expand pic

Comment

Login and hide ads.