1
Joko Anwar @jokoanwar
Mau cerita tentang perjalanan Perempuan Tanah Jahanam ya, teman-teman. Tahun 2009, saya nulis skenario Perempuan Tanah Jahanam setelah sering mimpi berada di sebuah desa dan melihat seorang perempuan tua di depan sebuah rumah. #PTJbts pic.twitter.com/eyMvLuEcFE
Expand pic
Expand pic
Joko Anwar @jokoanwar
Tahun 2018, Base Entertainment yang didirikan oleh Shanty Harmayn menunjukkan skenario Perempuan Tanah Jahanam kepada Ivanhoe Pictures, perusahaan film di Los Angeles yg bikin Crazy Rich Asians dan The Wailing dan mereka suka. #PTJbts
Joko Anwar @jokoanwar
Beberapa perusahaan film lain, CJ Entertainment dari Korea Selatan dan Rapi Films bergabung untuk memproduksi Perempuan Tanah Jahanam yang dijalankan oleh Logika Fantasi yang dipimpin Tia Hasibuan. #PTJbts Tantangan terbesar adalah mencari lokasi yang sesuai dengan skenario.
Joko Anwar @jokoanwar
Di skenario, desa ini terpencil dikelilingi 4 jenis hutan: hutan terluar hutan pinus, hutan yang homogen kayu-kayu besar, hutan bambu, dan hutan heterogen dekat desa. Karena gak mungkin nemuin semua ini di satu lokasi, kami cari di banyak lokasi di sepanjang Jawa Timur. #PTJbts
Joko Anwar @jokoanwar
Rumah besar dalam cerita Perempuan Tanah Jahanam akhirnya kami temukan di Banyuwangi, rumah tua yang memang sudah tidak dihuni hampir 30 tahun. Kondisinya sangat cocok untuk cerita. #PTJbts pic.twitter.com/x5KFZHnmSK
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Joko Anwar @jokoanwar
Setelah 3 bulan mencari lokasi desa, kami mendapatkan informasi tentang sebuah desa di tengah hutan yang sudah ada sejak tahun 40an untuk tempat tinggal penduduk yang kerja di perkebunan. Namun tidak ada akses mobil ke sana. #PTJbts pic.twitter.com/AFHnEQkMtW
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Joko Anwar @jokoanwar
Tapi untuk satu adegan, kami masih harus mencari lokasi lain karena sudutnya tidak sesuai dengan visi. Akhirnya untuk satu adegan tersebut kami mendapatkan satu desa lagi di kaki gunung Ijen. #PTJbts pic.twitter.com/HNbCdhia9F
Expand pic
Joko Anwar @jokoanwar
Untuk mendapatkan lokasi yang sesuai visi dan kebutuhan skenario, suting harus berpindah-pindah. Bisa suting ruang keluarga di sebuah desa, lalu keluar ke halaman di desa lain yang letaknya di beda Kabupaten. Semua demi hasil terbaik untuk penonton. #PTJbts pic.twitter.com/QH2JaZPsQB
Expand pic
Expand pic
Joko Anwar @jokoanwar
Sambil mencari lokasi, audisi untuk para pemain dilakukan. Berikut adalah casting tape dari Tara Basro dan Marissa Anita. Mereka mengalahkan belasan kandidat lain. #PTJbts pic.twitter.com/tq9LBn4mLw
Joko Anwar @jokoanwar
Selain casting di Jakarta, casting juga dilakukan di semua lokasi tempat suting untuk mendapatkan karakter yang otentik. Contohnya mbah ini yang kami lihat saat hunting lokasi di desa terpencil. Beliau di-casting memainkan karakter mbah-nya Asmara Abigail. #PTJbts pic.twitter.com/2Lyc9RpnFE
Joko Anwar @jokoanwar
Yang paling lama ditemukan adalah kuburan. Untuk mencari kuburan yang berkarakter, indah sekaligus creepy dibutuhkan waktu 3 bulan datangi puluhan kuburan. Tidak ada yg cocok, kami tdk mau kompromi. Akhirnya kami temukan di Lumbang, kebetulan banyak kuburan anak kecilnya. #PTJbts pic.twitter.com/3BLFBjZc1D
Joko Anwar @jokoanwar
Untuk dalami karakter, para pemain jalani workshop sesuai kebutuhan peran, latihan mendalang, latihan bawa delman, etc. Tara Basro, Marissa Anita observasi ke pasar-pasar, pemukiman untuk bentuk cara bicara, jalan, sesuai karakter mereka. Berkerudung agar tak dikenali. #PTJbts pic.twitter.com/d1xOgmbtlL
Joko Anwar @jokoanwar
Persiapan set juga secara paralel dilakukan. Kami bolak-balik Jakarta - Jawa Timur saat pra-produksi, termasuk untuk membangun rumah Nyi Misni di pinggir hutan yang tadinya kandang sapi. #PTJbts pic.twitter.com/ThN6Wb5gT3
Expand pic
Expand pic
Joko Anwar @jokoanwar
Set dibangun di lokasi asli untuk mendapatkan atmosfer yang otentik. Berikut sedikit dari desain produksi yang dilakukan untuk Perempuan Tanah Jahanam. #PTJbts pic.twitter.com/UsWxWh1qwp
Joko Anwar @jokoanwar
Tantangan yang juga besar, adalah buat skedul untuk bisa suting di banyak tempat, dengan waktu suting yang tidak panjang, 28 hari. Karena ini film thriller yg belum terbukti bisa laku di Indonesia, jadi kami nggak berani bujet besar. Astrada paling pusing bikin skedul. #PTJbts pic.twitter.com/RusuOgG7Tq
Joko Anwar @jokoanwar
Sementara itu, kami membuka akses jalan ke desa terpencil tempat suting Perempuan Tanah Jahanam supaya bisa dilalui mobil. Karena jalanan licin dan berbatu, tiap mobil harus ditarik dengan mobil all-terrain vehicle. #PTJbts pic.twitter.com/4BikTHRIpv

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.