Catatan Untuk @KemenkeuRI, Paradoks Perekonomian Indonesia 5 Tahun Terakhir.

Semoga hal-hal yang telah kami sampaikan tersebut dapat menjadi catatan serius untuk para Menteri di instansi terkait pada Kabinet Kerja Jilid II.
Jokowi Indonesia srimulyani paradoks kemenkeu ekonomi kabinet kerja
0
Partai Gerindra @Gerindra
Selamat siang tweeps, berikut adalah paradoks perekonomian Indonesia 5 tahun terakhir yang harus menjadi catatan @KemenkeuRI dalam mengambil kebijakan 5 tahun ke depan. #ParadoksIndonesia pic.twitter.com/oSbdnBb2hR
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
1. Harus kita ketahui dan menjadi catatan bagi @KemenkeuRI bahwa pertumbuhan ekonomi kita yang hanya mencapai 5% menempatkan Indonesia di peringkat ke-33 dunia, yang menegaskan bahwa Indonesia belum pernah mengalami pertumbuhan double dijit (lebih dari 10%). #ParadoksIndonesia
Partai Gerindra @Gerindra
2. Begitu juga dengan pendapatan perkapita kita yang masuk kategori menengah-rendah juga menempatkan Indonesia pada peringkat ke-114 di dunia. @KemenkeuRI #ParadoksIndonesia
Partai Gerindra @Gerindra
3. Bila pertumbuhan ekonomi kita terus hanya berada di kisaran 5% bahkan tidak sampai, berarti kita akan mungkin sampai pada kategori negara maju (pendapatan perkapita lebih dari USD 12.000). @KemenkeuRI #ParadoksIndonesia
Partai Gerindra @Gerindra
4. Selain hal itu kita juga harus mencermati masalah perpajakan, karena rasio pajak kita termasuk yang terendah di kawasan Asia dan Afrika. @DitjenPajakRI
Partai Gerindra @Gerindra
5. Begitu juga dengan masalah Deindustrialisasi. Industri nasional kita yang vital seperti industri baja terus mengalami kebocoran. Daerah industri seperti Batam jatuh pertumbuhan ekonominya hingga 2%. #ParadoksIndonesia @Kemenperin_RI pic.twitter.com/ddfaUFBfwI
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
6. Kondisi perekonomian kita saat ini juga cukup rentan karena defisit transaksi berjalan yang sangat besar (USD -8,4 miliar) ditambah lagi dengan 50% surat utang Pemerintah yang dipegang oleh asing. @KemenkeuRI #ParadoksIndonesia pic.twitter.com/Oj3ZgbX0pH
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
7. Pengurangan angka kemiskinan 5 tahun lalu juga sangat lambat (paling cepat adalah di era Gus Dur), namun tetap kita berikan apresiasi karena berhasil menembus di bawah 10%. @KemensosRI
Partai Gerindra @Gerindra
8. Terkait Gini Ratio, Gini Ratio kita saat ini (0,38) bukanlah yang terbaik, Indonesia pernah berhasil memiliki angka Gini Ratio yang sangat rendah (0,31) mendekati negara-negara welfare state (Gini ratio 0,20-0,30) pada tahun 2000. @KemenkeuRI
Partai Gerindra @Gerindra
9. Catatan terpenting juga perihal pengelolaan APBN kita yang masih mengadopsi konsep yang sudah terbukti gagal di banyak negara, yaitu masih menggunakan metode austerity policy. #ParadoksIndonesia @KemenkeuRI pic.twitter.com/8Gcr5TjEnW
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
10. Karena terbukti bahwa konsep austerity policy yang eksesif malah menimbulkan penolakan dari rakyat sehingga mengarah pada krisis politik. Dan pada saat yang sama, 30% APBN kita habis digunakan untuk membayar kewajiban utang sebesar Rp 680an triliun. @KemenkeuRI
Partai Gerindra @Gerindra
11. Hal itu juga disebabkan oleh tingginya beban bunga utang diakibatkan kebijakan pemberian kupon / bunga surat utang yang terlalu tinggi, sekitar 2-3 persen lebih tinggi dari negara-negara yang credit ratingnya di bawah Indonesia. #ParadoksIndonesia
Partai Gerindra @Gerindra
12. Jika kita bisa bernegosiasi agar bunga surat utang diturunkan menjadi 1,5%, bukan tidak mungkin kita menghemat anggaran sekitar Rp 29 triliun yang bisa digunakan menutup defisit @BPJSKesehatanRI. @KemenkeuRI
Partai Gerindra @Gerindra
13. Dan kondisi yang harus kita ketahui juga saat ini adalah turunnya indeks daya saing Indonesia menurut World Economic Forum. Padahal saat ini indeks daya saing negara-negara tetangga kita seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand mengalami kenaikan. #ParadoksIndonesia pic.twitter.com/HiWM0DgCgu
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
14. Semoga hal-hal yang telah kami sampaikan tadi dapat menjadi catatan serius untuk para Menteri di instansi terkait pada Kabinet Kerja Jilid II. @setkabgoid #ParadoksIndonesia

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.