0
Story "Bocornya Rekaman CCTV @KPK_RI Terkait Perusakan & Penghilangan Barbuk Buku Merah" by @T.. BACA ~~> https://chirpstory.com/li/378814 Disclaimer: Isi & Tulisan Diluar Tanggung Jawab Peringkas & Foto Ringkasan Hanyalah Ilustrasi 960 pv 35
Story "Skandal Catatan Suap & Beredarnya Rekaman Bukti Perusakan 'Buku Merah' Oleh Penyidik KP.. BACA ~~> https://chirpstory.com/li/378814 Disclaimer: Isi & Tulisan Diluar Tanggung Jawab Peringkas & Foto Ringkasan Hanyalah Ilustrasi 4046 pv 2106
IndonesiaLeaks @inaleaks
Polisi Harus Usut Tuntas Temuan Terbaru IndonesiaLeaks
IndonesiaLeaks @inaleaks
Kepolisian Republik Indonesia harus menindaklanjuti temuan terbaru IndonesiaLeaks mengenai kasus perusakan barang bukti kasus impor daging, atau yang lebih dikenal sebagai "skandal buku merah".
IndonesiaLeaks @inaleaks
Respons Polri atas laporan jurnalistik itu penting untuk menunjukkan komitmen lembaga penegak hukum pada upaya pemberantasan korupsi dan penghormatan kebebasan pers.
IndonesiaLeaks @inaleaks
Pada Kamis, 17 Oktober 2019, beberapa media yang tergabung dalam tim media IndonesiaLeaks yakni Tempo.co, Tirto.id, Jaring, Independen.id, KBR, dan The Jakarta Post menayangkan rekaman CCTV di Ruang Kolaborasi Gedung KPK.
IndonesiaLeaks @inaleaks
Video tersebut merupakan bukti terbaru yang menunjukkan adanya upaya perusakan terhadap barang bukti dalam kasus suap impor daging oleh pengusaha Basuki Hariman terhadap mantan Hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar.
IndonesiaLeaks @inaleaks
Barang bukti yang diduga dirusak yakni buku berwarna merah yang berisi catatan keuangan aliran dana dari perusahaan Basuki ke sejumlah pejabat. Perusakan diduga dilakukan oleh penyidik yang berasal dari Polri yakni Harun dan Roland Ronaldy yang kala itu bertugas di KPK.
IndonesiaLeaks @inaleaks
Buku merah itu menjadi penting karena berisi puluhan transaksi keuangan, yang sebagian diduga mengalir ke Tito Karnavian yang saat itu menjabat Kapolda Metro Jaya.
IndonesiaLeaks @inaleaks
Laporan IndonesiaLeaks pekan lalu merupakan kelanjutan dari investigasi ‘Buku Merah’ yang dipublikasikan pada Oktober 2018.
IndonesiaLeaks @inaleaks
Untuk itu, para penggagas dan mitra organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam IndonesiaLeaks mendorong pihak Kepolisian Republik Indonesia untuk mengusut skandal buku merah dan mendorong proses hukum atas pihak-pihak yang diduga merusaknya.
IndonesiaLeaks @inaleaks
Proses hukum terhadap pelaku perusakan sangat penting agar dugaan korupsi yang berkaitan dengan catatan aliran keuangan ke beberapa pejabat bisa ditindaklanjuti.
IndonesiaLeaks @inaleaks
Dugaan perusakan barang bukti tersebut merupakan upaya untuk merintangi atau menghalang-halangi proses penyidikan kasus tindak pidana korupsi berdasarkan pengaturan pada Pasal 21 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tidak Pidana Korupsi.
IndonesiaLeaks @inaleaks
Kami menegaskan bahwa laporan IndonesiaLeaks tentang kasus ini merupakan pelaksanaan fungsi pers sebagai kontrol publik sebagaimana dijamin oleh Pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
IndonesiaLeaks @inaleaks
Pemberitaan tersebut juga sekaligus sebagai wujud peranan pers untuk menyampaikan kritik dan koreksi atas hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum sekaligus mendorong tegaknya supremasi hukum sebagaimana dijamin dalam Pasal 6 UU Pers.
IndonesiaLeaks @inaleaks
Abdul Manan, Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, menyatakan bahwa laporan terbaru ini memberikan bukti pendukung tambahan yang sangat penting dari kasus perusakan barang bukti oleh penyidik KPK dari unsur polisi.
IndonesiaLeaks @inaleaks
"Perusakan barang bukti adalah kejahatan, sudah sepatutnya aparat penegak hukum memproses secara serius kasus perusakan buku merah ini," katanya.
IndonesiaLeaks @inaleaks
Manan juga menegaskan dukungan AJI untuk IndonesiaLeaks. "Ini adalah inisiatif penting dalam jurnalisme yang sangat layak didukung. Kerja kolaboratif untuk liputan investigatif adalah bentuk tertinggi dari implementasi fungsi pers sebagai alat kontrol sosial.”
IndonesiaLeaks @inaleaks
Hal senada ditegaskan oleh Ade Wahyudin, Direktur Eksekutif Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers. Media yang tergabung dalam IndonesiaLeaks telah melakukan pengawasan sekaligus kritik atas segala bentuk dugaan penyalahgunaan kewenangan yang berkaitan dengan kepentingan publik.
IndonesiaLeaks @inaleaks
"Fungsi pers ini telah dijamin dalam Undang-Undang Pers. Pemberitaan IndonesiaLeaks tentang perusakan buku merah sudah sesuai dengan tahapan kode etik jurnalistik. Salah satu tahapan pentingnya adalah verifikasi dan konfirmasi ke semua sumber,” tutur Ade.
IndonesiaLeaks @inaleaks
Adapun Eni Mulia, Direktur Eksekutif Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN), menegaskan kembali fungsi IndonesiaLeaks yang dibentuk untuk menampung aspirasi whistleblower dalam melaporkan dugaan tindakan pelanggaran hukum yang merugikan kepentingan publik, seperti...
IndonesiaLeaks @inaleaks
...kasus korupsi. Laporan whistleblower ini kemudian ditindaklanjuti media dengan proses investigasi jurnalistik.
IndonesiaLeaks @inaleaks
“Sebagai bagian dari masyarakat sipil, kami ingin mendorong penegakan hukum dan terpenuhinya hak publik atas informasi dan transparansi tata kelola pemerintahan yang baik melalui laporan jurnalisme berkualitas,” kata Eni.
IndonesiaLeaks @inaleaks
Sementara itu, Koordinator ICW, Adnan Topan Husodo, mengatakan tayangan yang membeberkan bukti baru dalam bentuk video atas dugaan perobekan bukti buku merah di KPK oleh dua penyidik KPK yang berasal dari Kepolisian, kian menegaskan arti penting dari keterbukaan informasi.
Load Remaining (2)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.