"Keharusan Polisi Untuk Mengusut Tuntas Temuan Baru Skandal 'Buku Merah' KPK" by @InaLeaks

BACA ~~> https://chirpstory.com/li/378814 Disclaimer: Isi & Tulisan Diluar Tanggung Jawab Peringkas & Foto Ringkasan Hanyalah Ilustrasi
0
Story "Bocornya Rekaman CCTV @KPK_RI Terkait Perusakan & Penghilangan Barbuk Buku Merah" by @T.. BACA ~~> https://chirpstory.com/li/378814 Disclaimer: Isi & Tulisan Diluar Tanggung Jawab Peringkas & Foto Ringkasan Hanyalah Ilustrasi 1261 pv 35
Story "Skandal Catatan Suap & Beredarnya Rekaman Bukti Perusakan 'Buku Merah' Oleh Penyidik KP.. BACA ~~> https://chirpstory.com/li/378814 Disclaimer: Isi & Tulisan Diluar Tanggung Jawab Peringkas & Foto Ringkasan Hanyalah Ilustrasi 4474 pv 2106
IndonesiaLeaks @inaleaks

Polisi Harus Usut Tuntas Temuan Terbaru IndonesiaLeaks

23/10/2019 14:27:12 WIB
IndonesiaLeaks @inaleaks

Kepolisian Republik Indonesia harus menindaklanjuti temuan terbaru IndonesiaLeaks mengenai kasus perusakan barang bukti kasus impor daging, atau yang lebih dikenal sebagai "skandal buku merah".

23/10/2019 14:27:13 WIB
IndonesiaLeaks @inaleaks

Respons Polri atas laporan jurnalistik itu penting untuk menunjukkan komitmen lembaga penegak hukum pada upaya pemberantasan korupsi dan penghormatan kebebasan pers.

23/10/2019 14:27:14 WIB
IndonesiaLeaks @inaleaks

Pada Kamis, 17 Oktober 2019, beberapa media yang tergabung dalam tim media IndonesiaLeaks yakni Tempo.co, Tirto.id, Jaring, Independen.id, KBR, dan The Jakarta Post menayangkan rekaman CCTV di Ruang Kolaborasi Gedung KPK.

23/10/2019 14:27:15 WIB
IndonesiaLeaks @inaleaks

Video tersebut merupakan bukti terbaru yang menunjukkan adanya upaya perusakan terhadap barang bukti dalam kasus suap impor daging oleh pengusaha Basuki Hariman terhadap mantan Hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar.

23/10/2019 14:27:15 WIB
IndonesiaLeaks @inaleaks

Barang bukti yang diduga dirusak yakni buku berwarna merah yang berisi catatan keuangan aliran dana dari perusahaan Basuki ke sejumlah pejabat. Perusakan diduga dilakukan oleh penyidik yang berasal dari Polri yakni Harun dan Roland Ronaldy yang kala itu bertugas di KPK.

23/10/2019 14:27:16 WIB
IndonesiaLeaks @inaleaks

Buku merah itu menjadi penting karena berisi puluhan transaksi keuangan, yang sebagian diduga mengalir ke Tito Karnavian yang saat itu menjabat Kapolda Metro Jaya.

23/10/2019 14:27:17 WIB
IndonesiaLeaks @inaleaks

Laporan IndonesiaLeaks pekan lalu merupakan kelanjutan dari investigasi ‘Buku Merah’ yang dipublikasikan pada Oktober 2018.

23/10/2019 14:27:18 WIB
IndonesiaLeaks @inaleaks

Untuk itu, para penggagas dan mitra organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam IndonesiaLeaks mendorong pihak Kepolisian Republik Indonesia untuk mengusut skandal buku merah dan mendorong proses hukum atas pihak-pihak yang diduga merusaknya.

23/10/2019 14:27:19 WIB
IndonesiaLeaks @inaleaks

Proses hukum terhadap pelaku perusakan sangat penting agar dugaan korupsi yang berkaitan dengan catatan aliran keuangan ke beberapa pejabat bisa ditindaklanjuti.

23/10/2019 14:27:19 WIB
IndonesiaLeaks @inaleaks

Dugaan perusakan barang bukti tersebut merupakan upaya untuk merintangi atau menghalang-halangi proses penyidikan kasus tindak pidana korupsi berdasarkan pengaturan pada Pasal 21 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tidak Pidana Korupsi.

23/10/2019 14:27:20 WIB
IndonesiaLeaks @inaleaks

Kami menegaskan bahwa laporan IndonesiaLeaks tentang kasus ini merupakan pelaksanaan fungsi pers sebagai kontrol publik sebagaimana dijamin oleh Pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

23/10/2019 14:27:21 WIB
IndonesiaLeaks @inaleaks

Pemberitaan tersebut juga sekaligus sebagai wujud peranan pers untuk menyampaikan kritik dan koreksi atas hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum sekaligus mendorong tegaknya supremasi hukum sebagaimana dijamin dalam Pasal 6 UU Pers.

23/10/2019 14:27:21 WIB
IndonesiaLeaks @inaleaks

Abdul Manan, Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, menyatakan bahwa laporan terbaru ini memberikan bukti pendukung tambahan yang sangat penting dari kasus perusakan barang bukti oleh penyidik KPK dari unsur polisi.

23/10/2019 14:27:22 WIB
IndonesiaLeaks @inaleaks

"Perusakan barang bukti adalah kejahatan, sudah sepatutnya aparat penegak hukum memproses secara serius kasus perusakan buku merah ini," katanya.

23/10/2019 14:27:23 WIB
IndonesiaLeaks @inaleaks

Manan juga menegaskan dukungan AJI untuk IndonesiaLeaks. "Ini adalah inisiatif penting dalam jurnalisme yang sangat layak didukung. Kerja kolaboratif untuk liputan investigatif adalah bentuk tertinggi dari implementasi fungsi pers sebagai alat kontrol sosial.”

23/10/2019 14:27:24 WIB
IndonesiaLeaks @inaleaks

Hal senada ditegaskan oleh Ade Wahyudin, Direktur Eksekutif Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers. Media yang tergabung dalam IndonesiaLeaks telah melakukan pengawasan sekaligus kritik atas segala bentuk dugaan penyalahgunaan kewenangan yang berkaitan dengan kepentingan publik.

23/10/2019 14:27:24 WIB
IndonesiaLeaks @inaleaks

"Fungsi pers ini telah dijamin dalam Undang-Undang Pers. Pemberitaan IndonesiaLeaks tentang perusakan buku merah sudah sesuai dengan tahapan kode etik jurnalistik. Salah satu tahapan pentingnya adalah verifikasi dan konfirmasi ke semua sumber,” tutur Ade.

23/10/2019 14:27:25 WIB
IndonesiaLeaks @inaleaks

Adapun Eni Mulia, Direktur Eksekutif Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN), menegaskan kembali fungsi IndonesiaLeaks yang dibentuk untuk menampung aspirasi whistleblower dalam melaporkan dugaan tindakan pelanggaran hukum yang merugikan kepentingan publik, seperti...

23/10/2019 14:27:26 WIB
IndonesiaLeaks @inaleaks

...kasus korupsi. Laporan whistleblower ini kemudian ditindaklanjuti media dengan proses investigasi jurnalistik.

23/10/2019 14:27:26 WIB
IndonesiaLeaks @inaleaks

“Sebagai bagian dari masyarakat sipil, kami ingin mendorong penegakan hukum dan terpenuhinya hak publik atas informasi dan transparansi tata kelola pemerintahan yang baik melalui laporan jurnalisme berkualitas,” kata Eni.

23/10/2019 14:27:27 WIB
IndonesiaLeaks @inaleaks

Sementara itu, Koordinator ICW, Adnan Topan Husodo, mengatakan tayangan yang membeberkan bukti baru dalam bentuk video atas dugaan perobekan bukti buku merah di KPK oleh dua penyidik KPK yang berasal dari Kepolisian, kian menegaskan arti penting dari keterbukaan informasi.

23/10/2019 14:27:28 WIB
Load Remaining (2)

Comment

No comments yet. Write yours!