1
Andi Kamal Reza @andikamalreza

UI 12, got a scholarship from @Pak_JK | Owner of [@]NAPASI.clothing (IG) | Podcast [@]NAPASI (Spotify) | CSR | Researcher | Thread Politik

bit.ly/PodcastNAPASI
Andi Kamal Reza @andikamalreza
Saat banyak masyarakat menganggap institusi Kepolisian korup, dulu kita punya Jendral Polisi yg sangat jujur. Bahkan saat pensiun, dia nyambi jadi penyanyi di TVRI. “Di negeri ini hanya ada 3 polisi yg jujur. Polisi tidur, patung polisi, & Polisi Hoegeng.” - Gusdur. -A thread- pic.twitter.com/QTHNojzXsp
Andi Kamal Reza @andikamalreza
Nama lengkapnya ialah Hoegeng Imam Santoso. Hoegeng merupakan anak pertama dari pasangan Soekario Kario H & Oemi Kalsoem. Beliau lahir tahun 1921 di Pekalongan. Meskipun keturunan ningrat (ayahnya dulu pegawai pemerintahan Belanda), dia berbaur dengan anak2 di lingkungannya.
Andi Kamal Reza @andikamalreza
Keluarganya sering berpindah pindah kontrakan, karena ayah Hoegeng tidak memiliki rumah & aset tanah. Mulai masuk SD saat tahun 1927 di HIS dan lulus AMS pada tahun 1940, Hoegeng kecil tidak pernah membedakan teman2nya, baik yg berbeda status ekonomi maupun ras (pribumi/Belanda).
Andi Kamal Reza @andikamalreza
Tahun 1946, Semenjak bergabung dengan Djawatan Kepolisian Negara, Hoegeng juga tidak ikut ketinggalan makan “asam-garam” revolusi mempertahankan kemerdekaan negara. Pernah suatu saat beliau ditangkap Belanda dan dirayu untuk membelot dengan melawan tentara Indonesia. Jawabnya..
Andi Kamal Reza @andikamalreza
“Saya putra Indonesia, mustahil bagi saya bersikap lain!,” ucap Hoegeng menolak rayuan Belanda, sebagaimana dikutip buku ‘Hoegeng: Oase Menyejukkan di Tengah Perilaku Koruptif Para Pemimpin Bangsa’. Hoegeng muda memang menjadi momok menakutkan bagi para tentara Belanda.
Andi Kamal Reza @andikamalreza
Beliau kemudian melanjutkan kuliahnya di Batavia/Jakarta saat usia 19 tahun. Berbekal kepribadian yg kuat dan tangguh, Hoegeng remaja kemudian mengikuti Kursus Orientasi di Provost Marshal General School pada Military Police School Port Gordon, George, Amerika Serikat tahun 1950.
Andi Kamal Reza @andikamalreza
Singkat cerita, di era Soekarno, beberapa kali beliau menjabat sebagai Menteri (Menteri luran Negara (1965) & Menteri Sekretaris Kabinet Inti tahun 1966). Dan pada 5 Mei 1968, Hoegeng diangkat menjadi Kepala Kepolisian Negara (tahun 1969, namanya kemudian berubah menjadi Kapolri)
Andi Kamal Reza @andikamalreza
Saat menjadi Menteri Iuran Negara, sahabat kecilnya, Hasan bercerita tentang mudahnya bertemu Hoegeng, meski pun sudah menjabat Menteri. Beliau pemimpin yg tidak mau diisolir penjaganya. Dan saat bertemu Hoegeng, Hasan berkata “Asu benar wong Pekalongan bisa2nya jadi menteri!" pic.twitter.com/EihxAUDRyC
Expand pic
Andi Kamal Reza @andikamalreza
Dr. Soebandrio, Menlu saat itu, juga menceritakan bahwa saat Hoegeng terpilih jadi Menteri, Soebandrio tepat melakukan kunjungan dinas ke Aljazair. Beliau lalu mengirimkan pesan (telegram) kepada Hoegeng berupa ucapan selamat dengan kalimat “Diancuk, kowe diangkat jadi menteri!".
Andi Kamal Reza @andikamalreza
Begitu besar harapan sahabat Hoegeng saat beliau terpilih menjadi Menteri di era Soekarno. Dan Soekarno sendiri pun takjub akan sosok Hoegeng. Di saat pagi hari (Subuh), Hoegeng mendadak disuruh menghadap Presiden ke Istana. Hoegeng berpikir bahwa akan ada urusan maha-penting...
Andi Kamal Reza @andikamalreza
Sesampainya di Istana, Hoegeng juga melihat menteri lain ikut berkumpul. Rupanya Presiden Soekarno memperkenalkan teman lamanya dari Belanda, Tuan Konijn, yang singgah ke Indonesia. Pagi itu, Tuan Konijn ingin kembali ke Belanda dengan transit di Amerika. Soekarno bertanya...
Andi Kamal Reza @andikamalreza
“Anda sekalian mau titip apa ke Tuan Konijn saat singgah di Amerika?” Semua Menteri pun bergiliran menyebutkan permintaannya, kemudian giliran Hoegeng.. “Tuan Konijn, saya baru dapat surat dari teman di New York. Jika sampai sana, titip salam saja ke dia, suratnya sudah sampai”
Andi Kamal Reza @andikamalreza
Tuan Konijn bertanya “Apakah itu saja?” Hoegeng menjawab “Saya baru kenalan dengan sampean, tidak elok meminta minta. Cuma minta tolong saja ya, sampaikan pesan saya”. Soekarno pun nyeletuk “Hoegeng memang begitu adanya, Tuan”, sambil tersenyum. Tuan Konijn pun ikut tersenyum. pic.twitter.com/lwdO4wHsAM
Expand pic
Andi Kamal Reza @andikamalreza
Saat menjadi Kapolri, dia dikenal sebagai pribadi yang berani & tak kenal gentar. Hoegeng pernah membela seorang wanita bernama Sum Kuning, yg telah diperkosa dalam keadaan (dipaksa) mabuk oleh anak pejabat & salah satu pahlawan revolusi. Sum Kuning malah dijadikan tersangka..
Andi Kamal Reza @andikamalreza
Selain itu, Sum selama ditahan oleh Pihak Kepolisian juga tidak diberi obat, disiksa, bahkan diancam disetrum jika berkata jujur. Bahkan Sum disuruh buka baju dgn dalih mencari tato PKI (agar dituduh Gerwani). Terlebih, seorang tukang bakso, Trimo, dipaksa mengaku sbg pemerkosa.
Andi Kamal Reza @andikamalreza
Ujungnya, Soeharto pun turun tangan dengan membuat Team pemeriksa Pusat Kopkamtib. Hal ini dinilai janggal. Kopkamtib adalah lembaga negara yang menangani masalah politik luar biasa. Mengapa kasus perkosaan ini sampai ditangani Kopkamtib yg dinilai ranahnya masih terlalu kecil?
Andi Kamal Reza @andikamalreza
Saat itu Hoegeng menjadi geram. Beliau memerintahkan Kapolda Jawa Tengah untuk mencari kebenaran atas kasus ini. "Perlu diketahui bahwa kita tidak gentar menghadapi orang2 gede siapa pun. Kita hanya takut kepada Tuhan YME. Jadi kalau salah, tetap kita tindak," tegas Hoegeng. pic.twitter.com/mmUjj9ritI
Expand pic
Andi Kamal Reza @andikamalreza
Bukan hanya itu saja perselisihan antara Soeharto & Hoegeng. Hoegeng juga hampir membongkar kasus penyelundupan ratusan mobil mewah milik Robby Tjahyadi lewat Bea Cukai melalui Tanjung Priok Dia pernah berkata melalui media “Akan ada berita besar dari Tanjung Priok!”, tegasnya.
Andi Kamal Reza @andikamalreza
Belum selesai membongkar kasus itu, Soeharto pun secara tetiba memberhentikan Hoegeng. Terlebih, kasus itu juga disinyalir melibatkan Keluarga Cendana. Alasannya pun tidak logis. Katanya Hoegeng diganti karena alasan peremajaan. Padahal M Hasan (penggantinya) lebih tua 1 tahun
Andi Kamal Reza @andikamalreza
Saat dicopot, Hoegeng dipanggil Soeharto & ditawarkan jabatan diplomat negara lain. Hoegeng tahu itu hanya cara halus Soeharto untuk menistakan jabatannya. “Ya, sudah. Saya keluar saja. Saya tidak bisa jadi diplomat. Diplomat harus bisa minum koktail. Saya tidak suka koktail!”
Andi Kamal Reza @andikamalreza
Selepas dari Kapolri, pria yg pernah dinobatkan sebagai The Man of the Year 1970 ini pensiun tanpa memiliki rumah, kendaraan, maupun barang mewah. Aditya, anaknya pun mengatakan, Hoegeng pernah menolak pemberian 2 motor merk Lambretta yg saat itu sedang tren bagi anak muda.
Andi Kamal Reza @andikamalreza
Dalam mencari nafkah, Hoegeng lebih sering menyibukkan dirinya bermusik bersama Band The Hawaiian Seniors. Band ini sering tampil di televisi nasional TVRI yg sayangnya, diboikot pemerintahan Soeharto ketika Hoegeng ikut2an Petisi 50 (dokumen protes tokoh bangsa terhadap Harto). pic.twitter.com/CNqKKmhUne
Expand pic
Andi Kamal Reza @andikamalreza
Itulah kisah Alm. Hoegeng, sosok yg sifat anti korupsinya tidak hanya dilantunkan lewat mulut & janji politik, tetapi melalui pekerjaannya. Sesuai permintaannya, Hoegeng yg ogah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, akhirnya dikuburkan di Pemakaman Umum Giri Tama, Bogor. pic.twitter.com/f1CpCJr0iv
Expand pic
Andi Kamal Reza @andikamalreza
Diharapkan tulisan ini juga bisa memberikan pandangan pada kita, bahwa pemimpin anti korupsi itu dulu pernah ada dan betapa jahatnya sebuah rezim dapat mematikan karir satu orang yg “terlalu jujur” demi nafsu kelompoknya. Ayo kita lawan korupsi dgn selalu mengingatkan Pemerintah!
Load Remaining (6)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.