1
Irene @Irenvien
Setelah kabinet Nasionalis - Islam dilantik 21 Oktober 2019 menggantikan Kabinet Sekuler-Liberal Pekerjaan besar berikutnya adalah menggusur proksi Jenderal Merah-Cukong melalui Sidang Istimewa MPR Yai Sepuh biarlah rehat dengan tenang
Irene @Irenvien
Agenda besar Indonesia 1. Pelantikan Kabinet Nasionalis-Islam 2. Penggusuran Pimpinan KPK jilid V & 70% penyidik KPK antek2 jenderal Merah 3. SI MPR amandemen UUD dan suksesi gusur proksi Jend Merah-Cukong 4. Penuntasan korupsi SBY, LBP, Paloh cs oleh KPK
Irene @Irenvien
Prabowo masuk kabinet, turut jadi penguasa rezim proksi Kok SBY-Luhut-Hendro-Paloh-musuh rakyat-umat Islam panik ketakutan? Konon lagi Prabowo jadi presiden Rakyat sdh paham siapa dalang penjegal Prabowo selama 15 tahun: SBY, Luhut, Hendro Gank Jend Merah, CSiS, Cukong, China
Irene @Irenvien
Semua aksi anarkis, separatis, teroris dll terjadi pasca rekonsiliasi, terutama menjelang 20 Oktober 2019 dalangnya adalah Genk Jenderal Merah anti Islam Upaya all out mereka utk bertahan sbg penguasa
Pejaten Center @PejatenCenter
Dalang terorisme = Genk Jenderal Merah kok tidak ditangkap? twitter.com/mediaindonesia…
Mayadewi @imayadewi
SBY-LBP-Hendro tersingkir dari penguasa rezim proksi dan terancam diseret jadi tersangka berbagai kasus korupsi Itu sebab SBY cs gunakan segala cara menghancurkan Koalisi Rekonsiliasi Anarkisme-terorisme = gagal Tunggangi KPK = gagal Galang aksi demo = gagal Darurat Sipil? twitter.com/IreneViena/sta…
Mayadewi @imayadewi
Kabinet Nasionalis - Islam menggantikan Kabinet Liberalis-Sekuler-Sipilis twitter.com/BatakModeren/s…
Aline Yoana Tan @TanYoana
DanDim Kendari Yang Di Copot Dari Jabatannya, Baru Dua Bulan Menjadi DanDim... Karenanya Sering Merazia TKA China Ilegal 🙂
indonesia leaks @Indonesia_leaks
4 hari lagi genk Jenderal Merah (Beye, luhut, hendro, ryamizard, moeldoko, gories, agus widjojo dkk) lengser dari penguasa rezim Jokowi jilid 1 (2014-2019) Semoga tidak ada lagi kabinet liberal-sekuler, tidak ada lagi penzaliman terhadap umat islam, tidak ada lagi fitnah
Konspirasi Global @GlobalKospirasi
Maknailah judul headline KOMPAS media corong elit cina radikal ini sebagai dukungan terhadap segala upaya labelisasi dan stigmasasi Islam Indonesia adalah teroris Utk kepentingan politik sektarian merugikan umat Islam, Kompas dan media antek Jenderal Merah selalu hadir pic.twitter.com/D24gjsyh4V
Expand pic
Shabudie @BShabudi
Tokoh sekaliber presiden PKS dan Ketum PBB pun jadi korban tipudaya opini genk jenderal merah, gimana rakyat tidak turut jadi korban penipuan mereka?
Irene @IreneViena
Media asing sibuk giring opini terkait invasi Turki ke Suriah Menuduh Turki mendukung Al Qaeda krn eksistensi Al Nusra faksi di Syria Free Amry Menuduh bantu ISIS krnaTurki serang Rezim Assad yg pro Syiah Tidak ada media asing mengungkap invasi sbg kepentingan domestik Turki
Irene @IreneViena
Al Qaeda (syiah radikal) sudah jadi rahasia umum rekayasa ciptaan Amerika Serikat pada era Bush (Republiken) ISIS (sunni radikal) terbukti ciptaan AS di era Obama - Hilary (Demokrat) Kedua organisasi teroris diciptakan sbg penggerak bisnis pentagon pasca keruntuhan komunisme
Irene @IreneViena
Ironisnya ... Krna keterbatasan pengetahuan aparat, jaringan terorisme yg ditangkap / jadi buronan di Indonesia sering dikait2kan dgn ISIS dan Al Qaeda tanpa memperhatikan manual petunjuk pemakaian dari masing2 organisasi terorisme itu Dampaknya? Irasional / tdk logis hihi
Irene @IreneViena
Secara praktis, ISIS lebih tepat jika digunakan sebagai framing opini terorisme di Indonesia Masalahnya, ISIS sdh mati sejak Maret 2018 dan telah terbukti tidak ada WNI terlibat ISIS Hanya 15 WNI yg terseret2 disebut ikut melawan ISIS Ada ratusan WNI pernah jadi tahanan ISIS twitter.com/IreneViena/sta…
Irene @IreneViena
3 alasan utama Turki invasi Suriah 1. Menghentikan aksi terorisme di Turki yg dilakukan atas perintah rezim Assad 2. Menghentikan jutaan WN Suriah terus menerus masuk turki sbg pengungsi 3. Isu Perbatasan kedua negara Tdk ada urusan dgn ISIS - Al Qaeda
Irene @IreneViena
Sebagai mayoritas, umat Islam wajib menolak framing isu/opini radikalis - teroris Islam krna secara logis terorisme di Indonesia hanya mungkin timbul dari kelompok minoritas tertindas Mereka mengaku Islam sah2 saja, tapi pengakuan itu tidak boleh dilegitimasi oleh pemerintah
Irene @IreneViena
Dukungan buta politisi pada framing isu - opini terorisme islam juga sah2 saja karena doktrin politisi itu tidak boleh menentang arus utama global (perang terhadap terorisme Islam) Tapi sangat memuakkan ketika ulama, cendikiawan, ilmuan, pakar, media dll ikut2an membodohi rakyat
Irene @IreneViena
Politisi boleh bohong tetapi tidak boleh salah Pakar, ulama, cendikiawan, media dst boleh sesekali melakukan kesalahan tapi tidak boleh berbohong Masalahnya, di Indonesia sekarang pakar, ulama, cendikiawan, media dll selalu berbohong dan membodohi publik
Irene @IreneViena
Pasca 1980 banyak diciptakan terorisme - radikalisme - konflik SARA dst oleh Ali Murtopo - Benny Murdani - CSIS sbg tool politik utk memarginalisasi umat Islam di seluruh aspek kehidupan bangsa Pasca Murtopo-Murdani, modus ini diteruskan oleh kader2nya (Genk Jend Merah) - CSIS
Irene @IreneViena
Cara praktis paling efektif mencegah Genk Jenderal Merah - CSIS jadi penguasa Indonesia, mematahkan strategi mereka memarginalisasi umat Islam dst adalah dengan penempatan Prabowo sebagai bagian dari penguasa rezim Prabowo sdh menjadi ikon pembela umat Islam sejak 1987
Irene @IreneViena
Cara termudah mengetahui siapa musuh umat Islam adalah dengan mencermati pendapat / sikap oknum-kelompok yg mati2an mencegah dan menghalangi Prabowo turut menjadi penguasa rezim Mereka yg anti Prabowo 90% adalah musuh Islam dan 10% adalah korban pembodohan/penyesatan opini
Irene @IreneViena
Genk Jenderal Merah bahkan menyebut Prabowo sebagai radikalis tulen Karena jasa besar Prabowo, Suharto dan Rezim ORBA berubah secara radikal: dari anti Islam menjadi pro Islam sejak 1987 sampai digulingkan Jend Merah-CSIS-Cukong-Asing melalui kemasan Gerakan Refomasi 98
Irene @IreneViena
Bagaimana Jokowi? Terlepas dari fakta Jokowi sejak awal dikader Genk Jenderal Merah-CSIS, namun rencana perubahan kebijakan rezim Jokowi 5 tahun ke depan dari anti Islam menjadi pro Islam, menempatkan Jokowi sbg sekutu rakyat dan umat Islam Kecuali perubahan itu batal terjadi
Load Remaining (8)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.