0

Masa depan anak ini masih sangat cerah, berharap klub Indonesia seperti PSM makasar mampu menempah striker muda ini menjadi striker haus gol, demi Timnas Indonesia kedepan.

gol inilah yang menjadi titik balik Ezra walian , menjadi seorang predator tangguh masa depan Timnas Indonesia.

PSM makasar yang memiliki Trio Belanda sangat membantu permainan Ezra Walian, karena mereka lahir dan besar di Negara yang sama yaitu Belanda dimana akan selalu suport perkembangan para pemain mudanya, entah mengapa mungkin karena itu sudah kultur mereka, mereka akan siap membantu munculnya talenta baru.

Ketika pemain sudah melewati masa keemasan mereka, mereka sudah sadar diri dan mereka akan siap membagi ilmu mereka dengan para pemain muda yang baru

Menginspirasi merekan sedangkan di Indonesia pemain muda dianggap sebagai saingan dan ini lah kenapa pemain muda kita tidak bisa muncul dipermukaan.

Apalagi tidak ada jaminan terhadap masa depan pelatih jika menurunkan para pemain muda demi mendapatkan jam terbang, dikarenakan terlalu beresiko terhadap masa depannya di klub

kalah 3 kali beruntun sudah ada kata-kata "OUT" di media sosial, kenapa pemain muda sangat sudah mendapatkan jam terbang di tim senior, sedangkan kompetisi untuk pemain cadangan tidak ada di negeri ini.

Kalau Indonesia tidak mau kehabisan stock striker di Timnas Indonesia harus banyak memberikan Jam terbang kepada striker Lokal bukan striker Asing. Karena untuk Striker Timnas adalah yang dipakai striker Lokal bukan Asing. Sehingga Kita harus menaturalisasi seorang striker Asing.

Sedangkan Formasi dilapangan, diliga 1 sangat jarang memainkan striker lokal dan Asing secara bersamaan sehingga harus memilih, tidak memungkinkan para striker lokal untuk bisa bermain di Jam penuh kecuali sebagai cadangan.

Semua Regulasi ada di Pihak Federasi, Semua Federasi yang mengaturnya jika ingin melihat Timnas Indonesia yang berprestasi

Comment

Login and hide ads.